Papa Untuk Mama

Papa Untuk Mama
makan siang di kantin


__ADS_3

siang hari nya tepat jam makan siang, Carla sudah membenahi meja kerja nya. ia berjalan menghampiri meja kerja Daniel dan bertanya kepadanya


" saya sudah mencatat semua jadwal bapak untuk bulan ini seperti yang bapak minta. apa masih ada yang lain lagi pak?"


Daniel beranjak dari tempat duduk nya berjalan menghampiri Carla dan berdiri di hadapan nya sembari menatap wajah Carla dengan tatapan yang sulit untuk di artikan. tanpa berbicara apa pun lagi ia menggenggam tangan kecil Carla.


" ayo.." ucap nya


" kemana?" tanya Carla bingung


" makan siang. ini udah jam makan siang." Jawab Daniel dengan suara lembut. lalu ia melangkahkan kakinya sembari masih menggenggam tangan Carla.


Namun Carla menolak ajakan Daniel dan menarik tangan nya hingga Daniel membalikkan badan nya dan berhenti melangkah.


"hari ini saya mau makan siang di kantin kantor. bapak duluan saja."


Carla megucapkan nya dengan lembut dan sopan selayak nya karyawan kepada atasan nya. ia berusaha menepis tangan Daniel hingga akhirnya tangan Carla terlepas dari genggaman tangan Daniel.


" baik lah.. silahkan."


Daniel mempersilahkan Carla keluar. akhirnya setelah mengucapkan kata permisi, Carla pun berjalan ke luar dari ruang kantor menuju kantin kantor untuk makan siang. sementara Daniel masih berdiri melihat langkah Carla.


...


setiba nya di kantin kantor, Carla langsung memesan makan untuk santap siang nya. ia lalu duduk di kursi makan yang berada di pojok dekat dengan kaca jendela yang menghadap ke jalan raya.


ia mulai menyantap makan siang nya sendiri walaupun di tempat itu ramai karyawan namun ia tak memiliki teman kantor karna setiap hari nya ia hanya bekerja untuk Daniel dan tidak meiliki waktu untuk berbaur dengan karyawan lain.


saat ia sedang fokus menyantap makan siang nya seorang wanita duduk di kursi yang berada di depan nya. wanita itu adalah Bella staff HRD, salah satu orang yang Carla kenal di kantor selain Daniel dan Asisten Roy.


" aku boleh duduk di sini?" tanya Bella yang sudah menaruh nampan berisi sepiring makanan dan gelas berisi orange juice milik nya.


" boleh kak.. silahkan" jawab Carla sembari tersenyum ramah.

__ADS_1


mereka menyantap makan siang mereka masing masing sembari di selingi dengan obrolan kecil mengenai pekerjan dan lain nya. saat sedang mengebrol Bella membicarakan sesuatu yang membuat Carla berhenti menyuap makanan nya.


" tadi pagi nona Hellen ngomong macem macem kan sama kamu?" tanya Bella


" loh.. kak Bell kenal nona Hellen?" tanya Carla


" ia. dia mantan pacar nya pak Daniel waktu SMA sampe kuliah" jawab Bella


" kok kak Bella bisa tau?" tanya Carla penasaran


" karna dulu aku kakak kelas Bella di SMA dan kebetulan juga aku jadi senior nya juga waktu kuliah" jawab Bella


Bella pun menceritakan bahwa ia sebenarnya tak sengaja mendengar semua percakapan antara Carla dan Hellen tadi pagi. ia bahkan memberi tau bahwa ia sudah melaporkan kejadian itu kepada asisten Roy.


Carla pun jadi teringat saat tadi Daniel yang tiba tiba menenangkan nya. ternyata yang di bisikkan oleh asisten Roy adalah tentang laporan kak Bella. batin nya.


" apa kamu punya hubungan selain bos dan karyawan dengan pak Daniel?"


mendengar pertanyaan Bella membuat Carla terbatuk batuk karna tersedak. ia segera meminum minuman nya. sangat jelas terlihat Carla sangat terkejut sekaligus gugup saat mendengar nya.


Bella yang mempunyai sikap yang sedikit dingin seperti asisten Roy itu hanya memperhatikan reaksi Carla. tanpa berkata apapun lagi. ia sudah mendapat jawaban hanya dengan melihat tingkah laku Carla saat ini. ia pun sedikit menyungging kan bibir nya tersenyum melihat gerak gerik Carla yang menurut nya terlihat lucu.


tak berselang lama saat mereka sedang melanjutkan makan siang nya. tiba tiba semua karyawan yang berada di kantin terlihat buru buru pergi meninggalkan kantin kantor walaupun ada juga yang belum menyelesaikan makan siang mereka. dan Bella tau apa alasan nya.


Carla memperhatikan semua karyawan yang tiba tiba meninggalkan kantin hanya Bella dan Carla yang tersisa di sana. ia nampak kebingungan padahal jam makan siang masih belum berakhir. ia pun melihat ke arah Bella hendak bertanya apa yang sedang terjadi.


Saat ia melihat Bella. Bella sedang melihat ke arah belakang Carla seperti sedang melihat sesuatu di sana. akhirnya Carla menoleh ke arah belakang. dan terlihat lah Daniel dan Asisten nya Roy berjalan yang sedang berjalan menghampiri mereka.


" dia bukan mau kesini kan?" batin Carla sembari membalikkan kembali badan nya.


Sesaat setelah batin Carla bergumam terdengarlah suara seorang pria yang sangat tidak asing di telinga Carla. suara yang terdengar begitu dingin dan arogan. siapa lagi kalau bukan suara Daniel.


" boleh saya duduk di sini?" tanya Daniel

__ADS_1


Carla membuang pandangan mata nya ke arah jendela setelah Bella mempersilahkan Daniel untuk duduk di sebelah Carla.


" lihat lah.. apa ini yang di sebut gak punya hubungan lain? bos arogan yang gak pernah menginjakkan kaki nya di kantin tiba tiba bersedia makan di sini pasti cuma buat makan siang bareng berdua. ah... aku harus pergi sekarang juga." batin Bella


" saya sudah selesai makan siang. saya permisi pak. Carla aku duluan" ucap Bella lalu ia beranjak dari tempat duduk nya dan meninggalkan kantin.


" ah.. saya juga sudah selesai. saya permisi duluan pak.." Carla beranjak dari tempat duduk nya dan hendak pergi meninggalkan kantin.


Namun belum sempat ia melangkahkan kaki nya. dengan cepat Daniel menarik tangan Carla hingga ia terduduk kembali di kursi nya. ia mengerutkan kedua alis nya dan melihat ke arah Daniel.


" apa yang bapak lakukan? bagaimana kalau ada karyawan yang lihat?" ucap Carla.


" gak akan ada yang lihat. semua karyawan sudah aku suruh kembali bekerja. jadi gak akan ada yang liat. bhkan CCTV di dalam ruangan ini pun udah aku suruh Roy matikan. kamu tenang aja." jelas Daniel


Carla mulai sedikit tenang dan membenarkan posisi duduk nya.


" apa itu enak?" tanya Daniel menunjuk ke makanan yang belum sempat di habiskan oleh Carla tadi.


" ya.. ini enak." jawab Carla


" suapi aku." suruh Daniel sembari mengarahkan wajah nya ke arah Carla.


" eh? ta-tapi bapak kan bukan anak kecil. kenapa harus di suapi." protes Carla.


" kenapa? kamu lagi menolak perintah bos kamu?"


Carla membulatkan mata nya mendengar perkataan Daniel. antara kesal dan bingung. apa ini juga tugas sekertaris? batin nya.


" baiklah saya ambilkan dulu makanan nya untuk bapak.." akhirnya Carla hanya bisa mematuhi perintah boa nya itu.


" kenapa harus ngambil lagi. lama.. yang itu aja." Daniel menunjuk makanan milik Carla.


" ta-tapi ini bekas saya pak.." ucap Carla

__ADS_1


" terus kenapa? cepet suapin aku. aaa..." suruh Daniel


__ADS_2