Papa Untuk Mama

Papa Untuk Mama
kekesalan Daniel


__ADS_3

" silahkan tuan.. ada yang bisa saya bantu."


Ucap seorang pegawai wanita yang cukup cantik yang menyambut Daniel dan Carla di pintu masuk butik.


" ya.. tolong pilihkan beberapa baju setelan wanita yang cocok untuk ke kantor." ucap Daniel tanpa melihat ke arah pegawai wanita yang sedang melayani nya


" wanita? ukuran apa pak?" tanya pegawai


" kamu tanya dia." jawab Daniel sambil menunjuk ke arah Carla yang sedang duduk di kursi tunggu.


" hmmh? kenapa dia nunjuk nunjuk aku?" batin nya bingung karna ia tak mendengar percakapan antara Daniel dan pegawai butik tadi.


Sang pegawai butik pun menghampiri Carla.


" ada apa mbak?" tanya Carla saat pegawai butik audah berada di hadapan nya.


" nona.. ukuran baju dan bawahan nona apa? biar saya carikan yang cocok untuk nona." tanya pegawai butik


" loh kok saya? saya gak mau beli baju mbak. yang mau beli bapak yang sebelah sana." jawab Carla sembari melihat ke arah Daniel.


" iya. kata tuan itu beliau mau membelikan nya untuk nona." ucap pegawai butik


" hah? maaf mbak tolong tunggu sebentar."


Carla yang masih belum mengerti pun. segera menghampiri Daniel yang sedang duduk di soffa yang tersedia di butik.


" pak Daniel.. kenapa bapak mau membelikan saya baju, saya tidak perlu pak." ucap Carla yang sudah berdiri di samping Daniel


" kenapa? saya cuma mau kasih kamu hadiah. apa tidak boleh." tanya Daniel


" maaf pak bukan nya saya mau menolak hadiah dari bapak. saya rasa itu tidak perlu. lagi pula saya tidak cukup dekat dengan bapak sampai saya harus menerima hadiah dari bapak." jawab Carla


" apa perlu dekat dulu untuk bisa memberi seseorang hadiah?" tanya Daniel sambil beranjak dari tempat duduk nya dan berdiri berhadapan dengan Carla


" tentu saja." jawab Carla


Lalu tiba tiba dengan cepat Daniel meraih pinggang Carla dan menarik nya hingga merapat dengan tubuh Daniel.


" ba-bapak.. apa yang bapak lakukan?" Tanya Carla antara bingung dan terkejut dengan apa yang sedang di lakukan oleh Daniel


" bukan kah sekarang kita sudah dekat." jawab Daniel


" ma-maksud saya bukan dekat yang seperti ini." ucap Carla sambil berusaha melepaskan tangan Daniel di pinggang nya.

__ADS_1


" lalu dekat yang seperti apa? kita bahkan sudah tidur bareng kan? apa itu belum cukup dekat?"


Mendengar perkataan Daniel, dengan cepat Carla menutup mulut Daniel dengan kedua tangan nya.


" ba-bapak. jangan bicara kaya gitu. kalau ada yang dengar pasti bisa langsung salah paham." ucap Carla lalu menurunkan tangan nya kembali


" salah paham apa? kita kan memang sudah tidur bareng." ucap Daniel


" ba-bapak tolong lepaskan saya dulu. saya tidak nyaman dengan posisi seperti ini." ucap Carla


Daniel pun melepaskan tangan nya dari pinggang Carla. dan Carla langsung berjalan mundur beberapa langkat dari dari Daniel.


" pokok nya bapak tidak perlu membelikan atau memberi saya hadiah.." ucap Carla.


Pegawai lain yang melihat Daniel dan Carla di dalam butik mulai membicarakan mereka.


" hey laki laki itu kaya nya gak asing ya. aku kaya sering liat dia tapi di mana ya." ucap salah satu pegawai ke pegawai lain di sebelah nya.


" hey. dia bukan nya Daniel Raditya pengusaha terkenal itu. pemilik perusahaan D-V group.. tapi siapa perempuan di sebelah nya sperti nya dia hanya karyawan biasa." ucap pegawai lain nya


" mungkin dia cuma sekertaris pribadi nya. kalian tau lah. sekertaris jaman sekarang kan sering bertingkah. paling dia lagi menggoda tuan Daniel. lihat gaya nya kampungan gitu mana mungkin orang seperti tuan Daniel akan tergoda. gak tau malu." sambung pegawai tadi


Carla yang mendengar percakapan mereka mulai merasa tidak nyaman. dan memutuskan untuk keluar dari butik. melewati tiga pegawai yang tadi membicarakan nya.


Daniel pun mengikuti Carla keluar dari butik namun ia berhenti sejenak di hadapan para pegawai butik yang tadi membicarakan nya dan Carla


" kalian mau tau dia siapa? dia calon istri saya. sekarang calon istri saya kesal karna perkataan kalian. berdoa lah saya tidak akan membawa keluarga kalian ikut susah karna kelakuan kalian." ucap Daniel lalu kembali berjalan keluar butik.


" apa? tuan.. tuan.. tolong maafkan kami.. kami tidak tau.." ucap salah satu pegawai


Namun Daniel tidak menghiraukan ucapan mereka dan tetap berjalan keluar dari butik.


" loh tuan tidak jadi belanja di dalam?" tanya Roy saat melihat Daniel keluar dengan tangan kosong setelah Carla.


Roy pun membuka kan pintu mobil untuk Daniel.


" kamu lihat mereka?" ucap Daniel sambil menunjuk ke tiga pegawai butik tadi dengan isyarat mata nya


"ya tuan. apa terjadi sesuatu?" tanya Roy


" beri mereka pelajaran. keluarkan mereka dari tempat kerja nya dan buat mereka tidak bisa di terima bekerja di tempat mana pun." perintah Daniel lalu ia pun masuk ke dalam mobil nya


" baik tuan. saya mengerti " jawab Roy

__ADS_1


Roy lalu berjalan memutar dan masuk ke mobil di kursi kemudi nya. stelah itu mereka pun pergi meninggalkan butik.


...


" terima kasih pak.. sudah mengantar saya. kak Roy terima kasih.. hati hati di jalan.." ucap Carla setelah itu ia turun dari mobil Daniel dan masuk ke dalam rumah nya.


" kakak? apa apaan panggilan itu. apa kalian sudah se akrab itu?" tanya Daniel kesal


" tidak tuan. mungkin nona Carla tidak tau harus memanggil saya apa. jadi nona Carla memanggil saya kakak. karna usia saya lebih tua dari nya" jawab Roy


" oh ayolah tuan jangan jadi ke kanak kanakkan setelah jatuh cinta. nona Carla hanya sopan santun aja.. bukan karna kami akrab.." batin nya


" jangan jangan kamu punya perasaan sama Carla." ucap Daniel sambil menendang kursi Roy


" hey tuan itu nama nya keterlaluan." batin Roy yang menahan kesal atas tingkah laku tuan nya


" apa? kenapa kamu gak jawab? kamu benar benar punya perasaan sama Carla hah?" tanya Daniel sudah mulai emosi tidak jelas


" tentu saja tidak tuan. saya hanya menghormati nona Carla seperti saya kepada tuan. mana mungkin saya mau bersaing dengan tuan." jawab Roy yang masih konsentrasi mengemudikan mobil Daniel


" baguslah kalau kamu sadar. Carla ibu dari anak anak ku. gak ada yang pantas untuk bersaing dengan ku." ucap Daniel


" ya ya tuan yang lagi jadi bucin selalu benar." batin Roy


...


sementara itu di depan pintu rumah Carla..


" kalian bodyguard yang di perintahkan tuan Daniel ya.." tanya Carla kepada Bagas Dan Billy yang sedang berdiri di depan pintu rumah nya


" betul nona. saya bagas dan ini Billy." jawab Bagas


" kenapa kalian berdiri saja di luar? mari masuk.. saya buatkan minuman.." ucap Carla


" tidak nona.. terima kasih banyak.. tapi kami sudah di tugas kan oleh tuan Daniel untuk menjaga keamanan di rumah nona.." sambung Bagas


" bisa kena hukum kita kalau sampai ketauan tuan Daniel kita masuk ke rumah nona Carla." batin nya


" baiklah kalau begitu. kalian sudah boleh pulang. saya masuk dulu. terima kasih sudah menjaga rumah dan terutama terima kasih sudah menjaga kedua anak anak saya."


Carla pun mengerti dengan perkataan Bagas dan akhirnya ia pun masuk ke dalam rumah nya.


" baik nona." jawab Bagas.

__ADS_1


__ADS_2