Papa Untuk Mama

Papa Untuk Mama
panggil aku, "papa"


__ADS_3

Sore itu tepat nya pukul 01.00 siang, seseorang mengetuk pintu rumah Carla yang saat itu hanya ada Farrel dan Frilly karna Carla masih bekerja.


" tunggu ini rumah siapa? kenapa kau membawa ku kesini?" tanya Daniel kepada Roy


" ini rumah Farrel dan Frilly tuan.. kemarin saya meminta bawahan saya untuk mencari tau alamat mereka." jawab Roy


Tak beberapa lama kemudian terdengar suara anak kecil yang tak lain adalah Farrel yang berbicara dari dalam rumah nya di balik pintu.


" siapa? "


" ini kami.. om Roy dan Tuan Daniel.." ucap Roy


Farrel pun membuka kan pintu untuk mereka. saat pintu sudah terbuka dan Farrel sudah di luar tanpa menunggu aba aba lagi, Daniel langsung memeluk putra kecil nya itu lalu menitikan air mata.


" om.. om kenapa? " tanya Farrel bingung


" kak.. kok om meluk kakak.. " ucap Frilly saat ia akhirnya ikut keluar mengikuti Farrel


Akhirnya Daniel juga memeluk Frilly bersama dengan Farrel..


" tapi kenapa kita pelukan om? apa om lagi sedih? mama sering meluk kami kalau sedang sedih.." tanya Frilly


Daniel lalu melepaskan pelukan nya dan mencium kening Farrel dan Frilly bergantian.


" nak.. aku adalah ayah kalian.. ayah kandung Farrel dan Frilly." ucap Daniel


" apa? jadi maksud om hasil tes DNA nya sudah keluar? dan om adalah ayah kami?" tanya Farrel.


" benar tuan kecil.. kalian adalah putra dan putri tuan Daniel." sambung Roy


Setelah mendengar penjelasan dari asisten Roy tiba tiba saja Farrel yang biasa nya sangat jarang menangis bahkan hampir tidak pernah itupun mulai menangis.


" hiks.. jadi.. om.. ayah kami? aku dan adik ku masih.. punya ayah? hiks..." tanya Farrel di sela sela tangis nya


" ya sayang.. aku ayah kalian. dan mulai sekarang kalian panggil aku papa ya.." jawab Daniel lalu memeluk Farrel dan Frilly kembali


" papa.." ucap Farrel dan Frilly bersamaan..


Mereka menangis penuh haru saat itu bahkan asisten Roy pun ikut meneteskan air mata menyaksikan pemandangan yang begitu mengharukan itu.


" nak di mana mama kalian?" tanya Daniel sambil melepaskan pelukan nya


" mama masih kerja.. dia pulang jam 5 sore." jawab Farrel

__ADS_1


" kalau gitu gimana kalau kita jalan jalan dulu sambil nunggu mama kalian pulang. papa udah janji kan kemarin mau ajak kalian makan ice cream." ucap Daniel


" Frilly mau pah.." sahut Frilly dengan suara riang nya membuat Daniel tersenyum


" tapi. apa papa bisa menunggu kami.. kami perlu ganti baju dulu." tanya Farrel


" tentu saja. papa akan tunggu kalian.." jawab Daniel


" kalau begitu silahkan masuk dulu.." sambung Farrel sambil sedikit menggeser badan nya untuk mempersilahkan Daniel dan Roy masuk.


merekapun masuk ke dalam rumah.


" silahkan duduk.. papa sama om Roy mau minum apa? biar saya ambilin?" ucap Farrel


" tidak usah. kalian ganti baju saja gih. biar papa tunggu kalian di sini" jawab Daniel


" baiklah. Farrel permisi ganti baju dulu." sambung Farrel lalu di angguki oleh Daniel yang sudah duduk di ruang tamu


Sambil menunggu Farrel dan Frilly bersiap siap. Daniel melihat lihat sekitar ruangan dalam rumah kedua anak nya itu.


" kasihan sekali anak anak ku.. mereka harus tinggal di tempat sekecil ini sejak ia lahir.." ucap Daniel


" tapi mereka tumbuh dengan baik tuan. saya yakin ibu mereka membesarkan mereka dengan baik. bukti nya tuan lihat sendiri tuan muda kecil Farrel sudah bisa melakukan hal hal yang seharus nya tidak bisa di lakukan anak se usia nya." sambung Roy


" astaga tuan.. apa dari kemarin tuan tidak memperhatikan apa yang dilakukan anak anak tuan. padahal itu sudah sangat terlihat dengan jelas. anak kecil mana yang bisa membajak jaringan perusahaan milik tuan. bahkan orang dewasa sekalipun akan kesulitan melakukan nya. " batin Roy


" maksud saya seperti tadi.. tuan muda Farrel bahkan tau cara menyambut tamu.. berarti ajaran ibu mereka sangat baik tuan.." ucap Roy


" hmh? bukan kah itu hal yang biasa?" tanya Daniel dengan wajah datar nya


" oh astaga tolong lah orang tua baru ini. kenapa dia sangat bodoh dalam hal seperti ini?" batin Roy


" kenapa? apa ada yang salah dengan ucapan ku?" tanya Daniel kembali


" ah.. haha tidak tuan.." jawab Roy


tak beberapa lama kemudian Farrel dan Frilly sudah selesai bersiap dan keluar dari kamar mereka.


" kita udah siap pah.. ayo kita berangkat.." ucap Frilly sambil berlari ke arah Daniel


" hey jaga sikap kamu. mana ada perempuan yang lari lari kaya gitu.." sambung Farrel yang berjalan di belakang Frilly..


" tidak apa apa.. kalian kan masih anak anak. itu kan hal yang normal untuk anak anak. nah ayo kita berangkat.. ayo Roy" ucap Daniel

__ADS_1


" mari tuan " jawab Roy


..


Merekapun menghabiskan waktu bersama.. makan ice cream dan jalan jalan berkeliling kota..


hingga tak terasa waktu sudah mulai sore. jam menunjukkan pukul 04. sore. Farrel mengajak ayah nya untuk segera pulang karna ia tak mau pulang terlambat sebelum sang ibu yaitu Carla pulang dari bekerja.


Akhirnya Daniel menuruti kemauan putra kecil nya itu dan mengantarkan mereka pulang sampai ke rumah..


...


" papa pulang dulu ya sayang.. nanti papa akan sering datang dan ajak kalian jalan jalan lagi." ucap Daniel


" apa papa tidak mau tinggal di sini saja?" Tanya Frilly dengan polosnya


" maaf sayang.. papa belum bisa tinggal bersama kalian." jawab Daniel sambil mengelus elus pipi Frilly dengan lembut


" kenapa? apa papa gak sayang sama kita? padahal Frilly mau tinggal sama papa dan mama" ucap Frilly sambil menunjukkan wajah sedih nya


Melihat itu, Daniel langsung memeluk kedua putra putri kecil nya itu karna merasa sedih.


Namun tak lama saat Daniel masih memeluk kedua putra putri nya. Carla pulang. dan betapa terkejut nya dia saat menyaksikan seseorang yang belum ia lihat wajah nya itu memeluk kedua anak nya.


" Farrel Frilly.."


Ia langsung menarik Farrel dan Frilly dari pelukan Daniel. Dan seketika ia terkejut karna orang yang memeluk Anak nya adalah Daniel. Begitupun dengan Daniel.


" pak.. pak.. Daniel.. kenapa bapak ada di sini? dan kenapa bapak bisa memeluk anak anak saya? "


Namun karna pengakuan Carla yang mengatakan bahwa Farrel adalah anak nya itu pun membuat Daniel merasa senang. Karna wanita di malam 6 tahun lalu itu adalah Carla.


" Farrel.. Frilly.. kalian masuk dulu yah.."


Ucap Carla sambil sedikit mendorong Farrel dan Frilly masuk ke dalam rumah. dan segera menutup pintu.


" pak.. ada apa sebenarnya kenapa bapak bisa ada di rumah saya sampai memeluk anak anak saya?" tanya Carla


Setelah sedikit tersenyum melihat Carla di sana ia pun menjawab..


" tidak ada apa apa.. tadi saya tidak sengaja bertemu Farrel jatuh di jalan. jadi saya mengantarkan mereka pulang ke rumah. dan ternyata mereka anak anak kamu?" ucap Daniel


" ya.. mereka anak anak saya.. tapi kenapa bapak memeluk mereka tadi?" tanya Carla lagi.

__ADS_1


" entahlah.. mungkin karna mereka merindukan ayah mereka jadi mereka memeluk saya." jawab Daniel sambil tersenyum


__ADS_2