Papa Untuk Mama

Papa Untuk Mama
Hari baru


__ADS_3

Setelah menyelesailan rencananya untuk melamar Carla, Daniel memutuskan untuk mengajak Carla keluar dari restourant tempat mereka makan. Carla hanya mengangguk, mengiyakan ajakan Daniel.


Saat keduanya tengah berjalan menuju keluar restourant, pengunjung di sana tampak memperhatikan Carla. Bahkan ada beberapa pengunjung wanita di sana saling berbisik dengan masing masing pasangan mereka. " Beruntungnya wanita itu, bisa di lamar dengan sangat romantis oleh pacar nya. Aku jadi iri." Begitulah salah satu bisikan mereka yang terdengar oleh Carla.


Carla menyembunyikan wajahnya di tangan kanan Daniel yang sedang ia genggam saat itu. Ia merasa malu, sekaligus bangga bisa jadi wanita yang beruntung bisa merasakan kebahagiaan yang di damba dambakan oleh kebanyakan wanita.


Sedangkan Daniel hanya tersenyum melihat reaksi lucu Carla seraya mengusap lembut rambut Carla di sampingnya.


" kenapa? " Tanya Daniel


" hmh? gak apa apa. Ayo cepat kita keluar." Jawab Carla


Dengan cepat Carla berjalan mendahului Daniel karna tak sanggup menahan malu nya saat itu.


" kenapa aku bisa lupa kalau di restourant ini bukan hanya kami berdua." Gerutu Carla dalam hatinya.


Ia terus berjalan cepat sambil menundukkan kepala tak ingin melihat wajah orang orang yang sedang menatap nya.


...


" Kita pulang sekarang?"


Daniel bertanya setelah mereka akhirnya sampai di dalam mobil Daniel.


" iya." Carla menjawab dengan wajah masih bersemu merah. Ia memalingkan wajah nya ke samping kaca mobil. Ia tak sanggup memperlihatkan wajahnya kepada Daniel.


Saat Carla sedang memalingkan wajahnya, tiba tiba Daniel mendekat. Sangat dekat hingga ia bisa mendengar suara hembusan nafas Daniel yang berada tepat di hadapannya. Spontan Carla memundurkan kepalanya.


Mata Carla terus tertuju pada wajah Daniel hingga Daniel balik melihat ke arah Carla dengan raut wajah yang tak bisa di artikan. Wajah Carla yang sudah memerah sejak tadi kini makin memerah. Jantung nya berdetak kencang, nafasnya memburu tak beraturan karna gugup melihat Daniel yang terus menatap lekat matanya.


" pffthh" Tiba tiba Daniel tertawa kecil membuat Carla bingung dan makin malu dan gugup.


Setelah tertawa, Daniel meraih sabuk pengaman yang belum di pasang oleh Carla lalu ia kembali duduk dengan benar sambil tertawa. Mengetahui itu, tentu saja Carla jadi merasa canggung bukan main.


" kamu mempermainkan aku." Gerutu Carla


" ahahaha maaf, aku gak bermaksud seperti tadi. Salah sendiri reaksi kamu barusan sangat lucu. Aku jadi tidak tahan untuk menggoda kamu." Ucap Daniel sambil terus tertawa


" hiss.. Berhentilah tertawa."


Carla memanyunkan bibir nya lalu ia menutup wajahnya dengan kedua tangan nya karna saking malunya.


Merasa sudah lelah menertawakan tingkah lucu Carla. Daniel akhirnya menghentikan tawanya lalu menoleh ke arah Carla. Perlahan ia meraih tangan Carla yang sedang menutupi wajahnya sembari sedikit mendekat ke arah Carla.


" Apa kamu berpikir aku akan melakukan sesuatu tadi?" Ledek Daniel sambil menarik tangan Carla pelan pelan dari wajahnya.


" Daniel..." Carla sedikit berteriak dan memukul pelan lengan Daniel.


" ahaha iya iya. Aku gak bercanda lagi." Ucap Daniel


" Aaah kamu menggemaskan sekali.. " Tambahnya sambil memeluk Carla dengan sangat erat karna gemas.

__ADS_1


....


" Mama pulang." Ucap Carla sedikit berteriak setelah membuka pintu rumah nya dan melangkah masuk bersama Daniel di belakang nya.


Seperti biasa, Frilly terlebih dahulu berlari mendahului Farrel yang hanya berjalan dengan santai ke arah Carla.


" Mama.." Sambut Frilly sambil memeluk Carla.


" kalian sudah makan malam?" Tanya Carla


" udah mah.. Tadi om Roy datang sambil bawa makanan untuk makan malam." Jawab Frilly


" oh? Makasih asisten Roy." Ucap Carla sambil tersenyum ke arah Roy yang berdiri di belakang Farrel dan Frilly.


Seperti yang sudah di rencanakan oleh Daniel dan frilly kemarin, Roy sejak tadi sore sudah menggantikan Carla untuk menjaga Farrel dan Frilly. Setelah Carla pergi bersama Daniel.


" Ehem.. Bisa gak sih kamu jangan senyum senyum sama laki laki lain." Protes Daniel


" papa.. Jangan kekanak kanakan. Mama melakukannya kan cuma sebatas sopan santun aja. Masa gitu aja papa cemburu."


Daniel membelalakan matanya mendengar ucapan putranya itu.


" Siapa bilang papa cemburu? papa gak cemburu tuh." Kilah Daniel berusaha menutup nutupi kegugupannya setelah mendapat celetukan dari Farrel.


" Ya.. Ya.. Papa gak cemburu." Ujar Farrel. "Jadi, mama menerima lamaran papa Daniel?" tambahnya


" Menurut kalian gimana?" Tanya Daniel sambil tangannya merangkul Carla yang berdiri di sampingnya.


" bagus deh. Papa gak mengecewakan." Ujar Farrel


...


Malam makin larut, Kini Carla dan Daniel tengah merebahkan tubuh mereka di tempat tidur di samping kiri dan kanan kedua buah hati mereka yang sudah terlelap tidur.


" Kamu gak pulang?" Tanya Carla dengan suara pelan


" Kamu ngusir aku?" balas Daniel


" Bukan gitu. Ini kan sudah malam, takutnya berbahaya kalau pulang terlalu larut" Ucap Carla


Daniel tersenyum kemudian berkata " gimana kalau aku menginap di sini?"


" hey, jangan terlalu sering menginap di rumah ku, Gak baik, kita kan belum menikah. Takutnya ada yang salah paham." Tegas Carla


" bercanda kok. Bentar lagi aku pulang ya. Aku masih ingin lihat anak anak ku tidur." Ucao Daniel seraya mengusap lembut rambut Frilly yang tidur di sampingnya.


" baiklah." balas Carla.


...


" Aku pulang dulu yah. Besok aku akan menjemput kamu berkangkat kerja." Ucap Daniel

__ADS_1


" tidak, tidak. Tidak usah menjemput, aku berangkat sendri aja ya." Jawab Carla


Daniel terdiam sejenak, setelah beberapa saat ia pun kembali berkata " Tapi besok siang aku dinas di luar kota selama 3 hari. Jadi aku gak bisa mengantar kamu pulang dan bertemu kamu selama 3 hari. Biarkan aku bertemu kamu dulu pagi hari nya sambil berangkat kerja."


Carla tersenyum melihat Daniel yang menggerutu seperti anak kecil.


" baiklah baiklah. Sampai ketemu besok."


Akhirnya Carla menyetujui Daniel untuk menjemputnya untuk berangkat bekerja bersama esok hari. Daniel yang tadinya sudah menunjukkan wajah masamnya itu pun kembali tersenyum puas mendengar jawaban Carla.


Karna malam sudah semakin larut Daniel memutuskan untuk segera pulang. Setelah berpamitan kepada Carla, ia lalu mengecup dahi Carla dengan lembut. Lalu masuk ke dalam mobil nya.


" hati hati di jalan.." Ucap Carla yang langsung di angguki oleh Daniel.


Setelah itu, Carla dan Daniel saling melambaikan tangan ke arah satu sama lain. Hingga akhirnya mobil yang di kendarai oleh Roy itu pun melaju, meninggalkan kediaman Carla.


...


Ke esokan harinya..


Suara bel rumah Carla berbunyi. Frilly berlari ke arah pintu lalu berteriak.


" siapa?"


Dari balik pintu seorang pria yang tak lain adalah Daniel menjawab " ini papa, sayang"


Frilly buru buru membuka pintu untuk sang ayah. Setelah pintu terbuka, Frilly melompat ke arah Daniel untuk memeluknya.


" papa.." Ucapnya dengan wajah riang khas anak kecil


" Mama Carla mana?" Tanya Daniel


Belum Frilly menjawab, Carla sudah muncul dari arah kamarnya menghampiri Daniel dan Frilly dengan pakaian rapih sudah siap untuk berangkat bekerja.


" Pagi.." Sapa Carla


" Pagi sayang.." Balas Daniel sambil tersenyum cerah, secerah pagi itu. Carla sedikit terkejut tatkala mendengar Daniel memanggil nya dengan kata sayang padanya. "Kamu sudah siap?" tambah Daniel yang langsung di angguki oleh Carla.


" Baiklah. Ayo kita berangkat sekarang. Aku sudah menyuruh Billy dan Boby untuk datang kesini menjaga anak anak. Sebentar lagi mereka sampai." Ucap Daniel dan kembali hanya di balas anggukan oleh Carla.


" Sayang mama berangkat dulu ya.." Ucap Carla kepada Farrel dan Frilly. Tak lupa ia memberikan kecupan hangat di dahi kedua buah hatinya itu.


Begitu pun dengan Daniel, ia berpamitan dan mengecup dahi Farrel dan Frilly setelah berpamitan.


" Hati hati mama papa.." Ucap Frilly dan Farrel.


Daniel dan Carla berjalan menuju mobil yang pintu nya sudah di bukakan oleh asisten Daniel siapa lagi jika bukan Roy. Mereka langsung masuk ke dalam mobil. Setelah itu mobil pun mulai melaju keluar dari halaman rumah Carla.


...


Di dalam mobil, Carla nampak canggung. Karna ini adalah hari pertama ia duduk di samping Daniel untuk berangkat bekerja bersama setelah mereka resmi menjalin hubungan kekasih.

__ADS_1


__ADS_2