
" hmh kemana dia?"
Ucapan Daniel saat melihat tempat tidur nya telah kembali rapih dan tidak ada Carla di sana. Daniel pun bergegas mengenakan pakaian nya dan langsung keluar setelah nya.
" Carla.. Carla.. kamu di mana?" teriak Daniel sambil berjalan mengitari Villa milik nya.
tak lama setelah Daniel mencari akhirnya Daniel berhasil menemukan Carla yang sedang sibuk memasak di dapur sambil berbicara dengan seseorang melalui sambungan telpon yang tersambung ke ear phone di telinga nya.
" waah.. ternyata dia sangat cocok menggunakan kemeja ku. dia terlihat seksi memakai nya.." batin Daniel
Daniel berdiri di sudut ruang makan sambil menyandar ke dinding dengan tangan menyilang di dada nya. ia menatap lekat ke arah Carla yang masih belum menyadari keberadaan Daniel di sana dan masih sibuk memasak sambil mengobrol dengan seseorang di sebran telpon.
" ngobrol sama siapa dia" batin nya
" iya sayang iya... " ucap Carla kepada seseorang yang sedang ia telpon
Daniel pun tersentak mendengar Carla memanggil sayang kepada orang yang sedang ia telpon.
" kamu lagi apa?" Daniel sambil menghampiri Carla dan membuat nya terkejut.
" sayang mama tutup dulu ya. " ucap Carla berbisik ke orang yang berada di sebrang telpon dan langsung mematikan panggilan telpon nya.
" bapak sudah selesai mandi? saya lagi bikin sarapan. bapak duduk dulu, sebentar lagi saya selesai." sambung nya
" kamu lagi telponan sama siapa? keliatan nya mesra banget." tanya Daniel dengan wajah datar.
" oh.. saya tadi telpon anak saya pak.." jawab Carla
" oh.. ternyata Farrel dan Frilly.." batin Daniel sambil tersenyum puas mendengar jawaban Carla membuat Carla bingung saat meliaht nya.
" hmh? bapak mau saya buatkan kopi dulu? " tanya Carla
" tidak perlu saya tidak suka minum kopi." jawab Farrel yang sudah duduk di kursi meja makan
" hmh? bukan nya tiap pagi bapak selalu minta di buatkan kopi ke asisten Roy?" tanya Carla
" itu sih biar aku bisa berduaan aja sama kamu bodoh." batin Daniel
" ah.. maksud saya sekarang saya sedang tidak ingin minum kopi." sambung nya
" oh begitu. baiklah. masakan nya sudah matang saya siapkan dulu sebentar." ucap Carla lalu bergegas menyajikan makanan yang sudah ia masak untuk nya dan Daniel.
...
sementara itu di rumah Carla...
" hoaaam... loh.. kamu kok udah di sini jangan jangan kamu gak pulang semalam?" ucap Tasya yang baru keluar dari kamar Frilly setelah bangun tidur.
" tuan Daniel memerintahkan saya untuk menjaga tuan muda dan nona muda sampai mereka bangun tidur" jawab Roy yang sejak malam tidak pulang dan tidur di ruang tamu.
Tiba tiba Tasya merasa aneh dengan tatapan Roy kepada nya yang seperti menahan tawa melihat dirinya. ia pun melihat ke arah bawah.
dan ternyata ia baru sadar bahwa semalam ia mengganti pakaian nya sebelum ia tidur menggunakan daster pendek milik Carla dan sekarang sedang terangkat oleh tangan nya sendiri karna ia keluar kamar sambil menggaruk garuk perut nya..
__ADS_1
" aaah... liat apa kamu? liat ke belakang sana" teriak Tasya dengan wajah yang sudah mulai me merah karna malu.
Tasya langsung berlari masuk kembali ke dalam kamar Frilly sambil teriak..
" hah.. menggemaskan sekali.." batin Roy sambil tertawa kecil melihat tingkah laku Tasya.
...
Waktu menunjukkan pukul 09 pagi..
Farrel dan Frilly sudah bangun dari tidur nya dan keluar dari kamar mereka menghampiri asisten Roy..
" om belum pulang?" tanya Farrel
" iya.. tuan Daniel berpesan untuk menunggu tuan muda dan nona muda bangun dulu baru berangkat menjemput tuan Daniel dan nona Carla." jawab Roy
" kalau gitu om sarapan di sini aja.. kak Farrel jago masak loh.. malah masakan buatan kakak jauh lebih enak di banding buatan mama Carla " ucap Frilly
" benarkah? waah tuan muda benar benar versi kecil nya tuan Daniel ya. tuan Daniel juga jago memasak.." balas Roy
" benarkah? bukan nya papa Daniel orang kaya.. kenapa dia harus masak? harus nya kan punya koki pribadi atau setidak nya ART di rumah nya." ucap Farrel
" tentu saja tuan Daniel punya koki pribadi dan ART di rumah. tapi dulu waktu kuliah tuan Daniel tinggal sendiri. jadi untuk makan sehari hari ia mengurus nya sendiri." jawab Roy
" kalian lagi ngomongin apa?" Tasya kembali keluar setelah mandi dan mengganti pakaian nya dengan pakaian normal
Roy pun tersenyum melihat Tasya dengan malu malu berjalan menghampiri mereka di ruang tamu.
" apa senyum senyum?" ketus Tasya kepada Roy namun Roy hanya menanggapi nya dengan terus tersenyum
" iya.." jawab Farrel
" oh sebenarnya saya juga sangat ingin mencoba masakan tuan muda Farrel. tapi saya sudah harus menjemput tuan Daniel." ucap Roy
" yaudah buruan sana pergi. kalau kamu ikut sarapan di sini nanti yang ada makanan nya jadi ngga enak." sambung Tasya kepada Roy
" bibi.. bibi gak boleh gitu. om Roy orang baik tau." ucap Frilly dan membuat Roy tersenyum puas mendengar ucapan nona muda nya
" baiklah kalau begitu saya pamit dulu. sementara Bagas dan Billy (bodyguard Daniel) tetap di sini untuk menjaga tuan dan nona muda sampai nona Carla kembali." sambung Roy
" hey... ada aku di sini kenapa harus pakai bodyguard segala." ucap Tasya
" ini perintah tuan Daniel nona. kalau begitu saya permisi." jawab Roy lalu bergegas pergi keluar rumah untuk menjemput Daniel dan Carla.
" dadah om Roy.. hati hati ya.." ucap Frilly sambil melambaikan tangan nya..
....
sementara itu di tempat Villa Daniel..
" Carla.. kamu sudah selesai? aku mau ambil handphone di dalam." ucap Daniel sambil mengetuk pintu kamar di mana Carla berada
" sudah pak. bapak masuk aja." jawab Carla dari dalam kamar
__ADS_1
Daniel pun membuka pintu dan masuk ke dalam kamar untuk mengambil handphone nya.
Daniel berjalan mengambil handphone yang berada di meja nakas samping tempat tidur. sambil berjalan ia melihat sekilas ke arah Carla yang sedang merapihkan rambut nya di depan cermin rias.
" kamu tidak pakai make up?" tanya Daniel sambil melihat ke arah Carla
" tidak pak. saya tidak pernah membawa peralatan make up di tas saya." jawab Carla
" mulai sekarang jangan pakai make up lagi." ucap Daniel
" apa? kenapa pak? apa dandanan saya aneh saat pakai make up?" tanya Carla sambil menoleh ke arah Daniel
" tidak. kamu lebih cantik kalau tanpa make up. cukup pakai make up kalau mau ke acara resmi seperti kemarin saja." jawab Daniel
blusshh..
Carla langsung memalingkan wajah nya kembali ke arah cermin di depan nya karna merasa malu dan senang mendengar ucapan Daniel.. Daniel yang melihat reaksi Carla yang salah tingkah itu pun langsung tersenyum.
" kalau sudah selesai ayo kita ke depan sambil menunggu Roy datang." ajak Daniel
" bapak duluan. sebentar lagi saya menyusul." ucap Carla
Daniel mengangguk lalu berjalan ke luar dari kamar.
" uh.. apa apaan bapak kutub itu. bisa bisa nya memuji perempuan dengan wajah datar kaya gitu.. issh menyebalkan sekali.." batin Carla.
Tak berselang lama Carla pun bergegas keluar menyusul Daniel..
...
Akhir nya Roy tiba setelah Sekitar satu jam Carla dan Daniel menunggu ke datangan nya.
" maaf tuan.. apa tuan menunggu lama?" tanya Roy yang sudah berada di hadapan Daniel di ruang tamu
" tidak.. ayo kita langsung berangkat." Roy mempersilah kan Daniel dan Carla berjalan terlebih dahulu lalu ia mengikuti dari belakang.
....
" sekarang kita kemana tuan?" tanya Roy sambil terus fokus menyetir
" kamu tau butik yang bagus? kita pergi kesana sekarang." jawab Roy
" baik tuan.. " sambung Roy
" hey.. kenapa gak nganterin aku pulang dulu." batin Carla
beberapa menit kemudian Mereka sampai di butik I-G. Roy langaung turun dan membukakan pintu mobil untuk Daniel dan seperti biasa Carla langsung turun tanpa menunggu di bukakan pintu juga oleh asisten Roy.
" pak.. sebaik nya saya pulang saja.. saya bisa naik taksi dari sini." ucap Carla. setelah turun dari mobil Daniel
" kenapa pulang. saya sengaja ajak kamu kesini." ucap Daniel
" tapi untuk apa pak?" tanya Carla bingung " huh pasti mau di suruh jadi tukang bawa belanjaan nih." batin nya
__ADS_1
" ikut aja." jawab Daniel sambil berjalan memasuki butik
Akhirnya mau tak mau Carla menuruti perintah Daniel. ia berjalan mengikuti Danil dari belakang..