
" Carla kamu di mana?"
Daniel sudah masuk dan mencari keberadaan Carla, karna kondisi ruangan yang gelap akhirnya ia menyalakan senter di ponsel nya.
" hikss.. hikss.. saya di bath up pak." ucap Carla sambil masih menangis
Akhirnya Daniel melihat keberadaan Carla yang sedang duduk memeluk kaki nya dan menyembunyikan wajah nya di lutut nya.
"Ca-carla.. kamu tidak apa apa? " ucap Daniel sedikit gugup karna Carla saat itu masih dalah keadaan tanpa busana apapun..
Daniel segera mencari handuk. setelah ia menemukan handuk nya, ia lansung memberikan kepada Carla.
" pakailah handuk ini. setelah itu pegang tangan ku.. aku akan menuntun kamu keluar." ucap Daniel sambil mengulurkan tangan nya yang memegang handuk
" tapi saya tidak bisa melihat tangan bapak di mana.?"
Daniel pun mengarahkan senter ke arah tangan nya. akhirnya Carla bisa melihat nya. ia langsung memakai handuk nya dan menggenggam tangan Daniel.
Namun saat ia hendak beranjak dari bath up kaki nya tidak sengaja tersandung sisi bath up dan terjatuh menabrak Daniel. hingga Daniel pun ikut terjatuh ke belakang dengan posisi duduk dan Carla memeluk nya.
" aaah.. " teriak Carla saat ia terjatuh
Daniel refleks mengarah kan ponsel nya ke arah Carla.
" kamu tidak apa apa?" tanya Daniel
Namun betapa terkejut nya Daniel melihat pemandangan di hadapan nya, karna handuk yang di kenakan Carla sudah terlepas. Carla pun sama terkejut nya dengan Daniel.
" aaaah... " teriak Carla lagi saat ia tau bahwa ia sedang dalam keadaan tanpa busana di depan Daniel.
Carla pun langsung memundurkan tubuh nya dan mengambil handuk yang sudah terjatuh dan memakai nya kembali. Daniel mengarahkan ponsel nya ke arah lain agar Carla tidak terlihat lagi oleh nya.
glupp.. Daniel hanya menelan saliva nya saat itu. bagaimana pun Daniel adalah laki laki normal. melihat wanita tak memakai pakaian apapun di hadapan nya tentu saja adik di bawah nya jadi terbangun.
Namun Daniel tetap berusaha menenangkan pikiran nya. dan beranjak dari duduk nya setelah terjatuh tadi.
" ka-kamu sudah pakai handuk nya lagi?" tanya Daniel yang masih berusaha untuk tidak gugup
" su-sudah pak.." jawab Carla yang sama gugup nya dengan Daniel
" pegang tangan ku."
Daniel kembali mengulurkan tangan nya dan menyoroti nya dengan senter ponsel nya. setelah itu ia menuntun Carla berjalan keluar dari kamar mandi..
__ADS_1
...
setelah keluar dari kamar mandi Carla tetap menggenggam tangan Daniel karna saat itu lampu masih belum menyala dan ia masih takut karna seluruh ruangan gelap.
" kamu pakai dulu baju nya. aku akan keluar mengecek saklar listrik nya." ucap Daniel
" tidak pak... jangan keluar.. saya takut. di sini sangat gelap." ucap Carla sambil memperkuat genggaman tangan nya ke tangan Daniel.
" kalau saya tidak mengecek listrik nya. bagaimana lampu nya akan menyala. di villa ini tidak ada pekerja. aku tidak bisa menyuruh siapapun untuk menyalakan listrik kembali." sambung Daniel
" biarkan saja lampu nya tidak menyala.. kan ada senter dari handphone bapak." ucap Carla
" baiklah. sekarang lepaskan lah tangan mu dulu. dan pakai baju nya." ucap Daniel
" tidak. saya tidak mau melepaskan tangan bapak. nanti bapak meninggalkan saya keluar." jawab Carla
" lalu kalau saya tidak keluar saya harus diam di sini semalaman?" tanya Daniel
" ba- bapak tidur di sini saja. saya tidak apa apa. tapi bapak hanya boleh tidur jangan berfikir macam macam." jawab Carla
" hmh? perempuan ini benar benar.... apa dia tidak tau dari tadi pikiran ku sudah melayang kemana mana. dan sekarang dia menahan ku disini untuk tidur bersama? apa dia ingin menyiksa ku." batin Daniel
" pak.. kenapa bapak diam saja." ucap Carla
" tapi saya belum mengambil baju nya dari lemari." ucap Carla
" huh. biar aku yang ambil kan." jawab Daniel
Namun Carla masih saja menggenggam tangan Daniel. akhirnya setelah membuang nafas Daniel mengambil baju di lemari pakaian nya sambil menuntun tangan Carla.
" saya mau ambil baju dulu." ucap Daniel saat mereka sudah berada di depan lemari pakaian.
" iya." Carla hanya menjawab tanpa melepaskan tangan nya.
" hey bagaimana cara nya saya ambil baju buat kamu kalau kamu masih memegang tangan saya." ucap Daniel.
" oh.. iya saya lupa." jawab Carla sambil melepaskan genggaman tangan nya di tangan Daniel
Daniel mengambil satu kemeja panjang untuk Carla dan memberikan nya. setelah itu Carla langsung memakai kemeja yang di berikan oleh Daniel.
beberapa menit kemudian Carla sudah selesai mengenakan kemeja nya. dan kembali meraih tangan Daniel yang sedang memegang ponsel.
" udah selesai? " tanya Daniel
__ADS_1
" sudah pak. saya ngantuk pak. saya mau langsung tidur." jawab Carla
" baiklah.. ayo." ucap Daniel dan menuntun Carla menuju tempat tidur.
" tidur lah." sambung nya setelah mereka berada di sambing tempat tidur
" bapak tidak tidur?" tanya Carla sambil menaiki tempat tidur namun masih menggenggam tangan Daniel
" kamu mau aku tidur di tempat tidur yang sama dengan kamu?" Daniel balik bertanya
" iya.. ini kan juga tempat tidur bapak. apa bapak keberatan saya3⅜ tidur di tempat tidur yang sma dengan bapak? oh... benar juga bapak kan atasan saya. kenapa saya lancang sekali mengatur ngatur bapak. kalau gtu bapak tidur di tempat tidur, saya tidur di lantai tapi biarkan saya tetap memegang tangan bapak sampai saya tidur. saya mohon." jawab Carla
" ck " Daniel mulai kesal karna mendengar perkataan yang di ucapkan Carla
Daniel naik ke tempat tidur dan langsung menindih tubuh Carla.
" ba-bapak mau apa?" tanya Carla sedikit gugup dan takut
" apa kamu tau dari tadi aku sedang menahan sesuatu? jangankan tidur aku bahkan bisa melakukan hal lain sama kamu di tempat tidur ini. jadi jangan pernah membahas tentang atasan atau bawahan kalu kita sendang berada di luar urusan kantor. mengerti?" ucap Daniel
" ba-baik pak." jawab Carla
Setelah itu Daniel menjatuhkan tubuh nya ke tempat tidur di samping Carla.
" tidur lah. jangan hawatir saya tidak akan melakukan nya kalau kamu menuruti perkataan saya tadi." ucap Daniel lalu kembali menggenggam tangan Carla
" ba-baik pak." jawab Carla
Akhirnya Carla dan Daniel pun tidur sambil menggenggam tangan satu sama lain.
....
Cahaya matahari pagi menyinari Carla dan Daniel dari jendela membangunkan Daniel dari tidur lelap nya.
" emmph.." Daniel membuka mata nya dan menoleh ke arah samping.
Ia tertegun dan lalu tersenyum melihat wajah Carla yang masih tertidur lelap sambil memeluk dan menempel di bahu nya. ia membelai wajah Carla dan merapikan rambut yang menghalangi wajah nya. lalu cupp.. ia mendaratkan bibir nya di kening Carla dengan lembut. lalu kembali mengusap wajah Carla
Setelah puas memandangi wajah Carla, Daniel melepaskan pelukan Carla lalu beranjak dari tempat tidur dan pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuh nya. sementara itu Carla masih tertidur.
Tak berselang lama, Carla terbangun mendengar suara gemercik air dari dalam kamar mandi. ia lalu duduk.
" semalam pak Daniel tetap menemani ku tidur dan tidak melakukan apapun.. ternyata dia bisa jadi pria gantle juga. " batin Carla sambil tersenyum.
__ADS_1
Setelah itu Carla beranjak dari tempat tidur merapikan kembali tempat tidur nya lalu keluar dari dalam Kamar.