Papa Untuk Mama

Papa Untuk Mama
Permintaan Riska


__ADS_3

" Tasya di mana Farrel dan Frilly? kenapa mereka gak ada di sini." tanya Carla


" mereka.. mereka di bawa pergi.." jawab Tasya terbata dan mulai menangis.


" apa? siapa yang membawa anak anak ku? apa kamu tau siapa orang nya?"


" mereka di bawa sama 2 orang wanita. salah satu nya mengaku adalah ibu tuan Daniel." jawab Tasya


" apa?" Carla membelalakkan mata tak percaya dengan apa yang dia dengar. begitu pun dengan Daniel dan Roy.


" Daniel.. kenapa ibu mu menculik anak anak ku?" tanya Carla yang mulai terlihat emosi sembari memukul mukul dada Daniel.


Daniel menarik Carla ke dalam pelukan nya. lalu ia memerintah kan Roy untuk menyelidiki di mana keberadaan sang ibu saat ini.


" kamu tenang ya. Farrel dan Frilly pasti baik baik aja. aku jamin itu." ucap Daniel menenangkan Carla.


" bagaimana kamu tau apa mereka akan baik baik aja atau ngga. gimana kalau sampai terjadi sesuatu sama mereka" teriak Carla sembari mendorong tubuh Daniel dari pelukan nya


" karna mereka adalah anak anak ku dan juga cucu ibu ku." gumam Daniel dengan suara kecil namun terdengar oleh Carla.


" apa? apa maksud kamu? mereka anak anak ku gak ada hubungan apa pun dengan ibu kamu." Carla kembali berteriak.


Akhirnya Daniel menceritakan dan menjelaskan semua kebenaran yang selama ini ia sembunyikan dari Carla. ia mengakui bahwa laki laki yang telah meniduri Carla 6 tahun lalu adalah Daniel. Namun Carla tak mempercayai ucapan Daniel begitu saja. hingga akhirnya Daniel memberitahu bahwa ia juga telah melakukan tes DNA bersama Farrel dan Frilly. hasilnya membenarkan bahwa Farrel dan Frilly adalah anak kandung nya.


" apa? ini gak mungkin. kenapa ada kebetulan seperti ini." Carla berbicara sendiri sembari menutup mulut dengan kedua tangan nya


Ia begitu terkejut mengetahui kenyataan bahwa Daniel adalah ayah kandung dari kedua anak anak nya. pantas saja selama ini Daniel selalu memperlakukan mereka dengan sangat baik. batin nya.


" kalau gitu cepat suruh ibu mu mengembalikan Farrel dan Frilly.." pinta Carla.


" iya kamu tenang ya. aku akan melakukan nya. sekarang ayo aku antar kalian pulang." jawab Daniel


" gak perlu. kami bisa pulang sendiri." Carla menolak ajakan Daniel dengan tegas.

__ADS_1


" nona. tolong pikirkan keadaan sahabat nona. kalian tidak mungkin pulang dengan keadaan sahabat nona seperti ini." sambung Roy mencoba membujuk Carla


" baik lah. kamu bisa jalan kan Sya?" ucap Carla memastikan kondisi Tasya


Tasya hanya mengangguk. namun saat ia bangun dari duduk nya, badan nya terhuyung lalu terduduk kembali.


" seperti nya kepala Tasya terbentur gara gara penculik brengs*k itu. dia pasti pusing sekarang." Ucap Carla


" aku ga apa apa kok" sahut Tasya


Melihat kondisi fisik Tasya Roy secara mendadak menggendong ala bridal tubuh Tasya untuk membawa nya ke mobil Daniel. Tasya terdiam menatap wajah Roy yang berada sangat dekat dengan nya. wajah nya memerah entah apa yang ia rasakan saat itu.


" mari tuan" Roy pun mempersilahkan Daniel untuk jalan terlebih dahulu.


" ayo." Daniel hendak menggenggam tangan Carla untuk berjalan bersama nya namun dengan cepat Carla menepis tangan Daniel lalu berjalan mendahului nya.


Daniel hanya diam tak berkata apa apa. ia hanya berjalan mengikuti Carla menuju ke mobil nya.


ke esokan pagi nya di ruangan kantor Daniel. Carla sudah tiba dan tengah menunggu kedatangan Daniel. Tak beberapa lama kemudian akhir nya Daniel di ikuti Roy di belkang nya tiba di ruangan.


" bagaimana? apa kamu sudah menemukan Farrel dan Frilly?" tanya Carla sembari menghampiri Daniel


Daniel terdiam sejenak lalu berdiri di dekat meja kerja nya


" kenapa diam aja? tolong jawab aku. asisten Roy apa kalian berhasil menemukan keberadaan anak anak ku?" Carla terus bertanya dengan perasaan nya yang masih cemas menunggu jawaban Daniel


" Roy keluar lah dulu. aku ingin berbicara dengan Carla berdua." suruh Daniel dan Roy pun keluar dari ruangan Daniel


" aku udah menemukan mereka."


Akhirnya Daniel menjawab pertanyaan Carla dengan raut wajah yang terlihat seperti menyesal.


" syukur lah.. lalu.. di mana mereka sekarang? apa kalian langsung mengantarkan mereka ke rumah ku?" perasaan Carla sedikit lega mendengar jawaban Daniel

__ADS_1


" tapi ibu ku tidak mau melepaskan mereka." sambung Daniel.


" apa? kenapa?" Carla terkejut apa yang di kata kan Daniel perasaan nya kembali cemas.


" ibu ku mau melepaskan mereka asalkan aku mau memenuhi permintaan nya" jawab Daniel


" ibu kamu minta apa?" rasa penasaran yang begitu besar muncul di benak Carla


" dia mau mau melepaskn Farrel dan Frilly asalkan... aku mau menikah dengan Hellen." dengan tatapan kosong Daniel memberitahu Carla.


Carla terdiam menatap kosong wajah Daniel. perasaan nya berkecamuk. entah apa yang terjadi. Carla merasakan sedikit ketidak relaan mendengar syarat yang harus di penuhi Daniel. namun di sisi lain ia pun ingin kedua putra putri nya segera kembali kepelukan nya.


" apa kamu menolak permintaan ibu mu?" tanya Carla sembari menatap wajah Daniel


Daniel melihat ke arah Carla. namun ia tak mengatakan apapun. Carla menyimpulkan sendiri bahwa Daniel benar menolak untuk mau menikah dengan Hellen.


" kenapa kamu menolak permintaan nya?" Carla bertanya dengan perasaan yang makin tak menentu


" apa kamu mau aku menikah dengan Hellen? kamu mau melepaskan aku begitu aja? mereka juga anak anak ku. aku ayah mereka. yang harus aku nikahi itu kamu ibu dari anak anak ku bukan Hellen. dan asal kamu tau, alasan aku ingin menikahi kamu bukan hanya karna kamu adalah ibu dari anak anak ku tapi karna aku juga mencintai kamu."


Daniel berbicara dengan suara keras. terlihat dengan jelas ketulusan di mata Daniel saat ia mengatakan alasan ia menolak permintaan dari sang ibu. Carla merasa bersalah, terharu sekaligus bingung atas ucapan Daniel.


Perasaan Carla makin berkecamuk hingga tanpa sadar ia meneteskan air mata. namun pada akhir nya Carla harus membuat keputusan.


" aku tau ini akan terdengar egois dan jahat tapi aku mohon.. turuti lah permintaan ibu kamu. aku mau anak anak aku kembali.. selama ini aku sanggup mengurus mereka walaupun tanpa bantuan siapa pun. dan aku yakin ke depan nya aku akan tetap sanggup merawat mereka sendiri seperti biasa nya. aku mohon Daniel.. ini demi Farrel dan Frilly."


Dengan air mata yang mengalir di pipi nya. Carla akhir nya memutuskan untuk menyerah terhadap perasaan nya dan Daniel demi anak anak mereka. ia terus memohon kepada Daniel agar mau melakukan permintaan dari ibu nya.


Sorot mata Daniel begitu kosong menatap wajah Carla. ia tak menyangka bahwa Carla akan menyerah begitu saja karna ancaman dari sang ibu. hati nya begitu pedih dan kecewa. walaupun ia mengerti semua yang Carla lakukan adalah demi kebaikan putra dan putri mereka. Namun Daniel masih berharap Carla akan bertahan terlebih setelah ia mengetahui kebenaran bahwa Daniel adalah ayah kandung dari kedua anak mereka.


" kenapa kamu mudah sekali menyerah? kamu gak memikirkan perasaan ku yang tulus mencintai kamu? apa kamu pikir aku gak akan sakit mendengar keputusan kamu tadi?."


Daniel melontarkan kekecewaan nya terhadap Carla. hingga tanpa ia sadari air mata nya menetes begitu saja. seolah hati nya benar benar hancur dan sakit saat itu. untuk pertama kali nya saat itu Daniel menundukkan kepala nya tak ingin terlihat menyedihkan di hadapan Carla yang begitu ia cintai.

__ADS_1


__ADS_2