
***Aku berpikir ini sudah berakhir.Nyatanya ini awal dari segalanya.
πΈGWENπΈ***
ππππππ
Hari ini di hari senin yang dingin dan berangin-angin.Aku ada di kampus.Di jadwalku,aku kuliah dari jam 08.00 sampai jam 15.00.
Ada jeda sekitar 2 jam untuk istirahat.Tapi aku tidak mau pulang.Aku akan menunggu di kampus saja sampai kelas berikutnya.
Aku duduk di salah satu taman di samping gedung kampusku.Kalau ada ponsel aku bisa main game untuk mengusir kebosananku.
Apalah daya,ponsel gak ada.Idol gila itu sepertinya mau mengganti ponselku yang rusak tapi tidak tulus.
Ah sudahlah,anggap saja hidup di jaman Mahabarata!
Kurasakan angin dingin menyusup ke leherku.Ini angin pergantian musim dingin.Untungnya aku bawa syal tadi.Aku memasangkan syal warna peach ke leherku.Aku ingat syal ini hadiah natal kak Andy untukku.
aku segera masuk ke gedung kampus saja karena di luar tambah dingin!!!
Aku melangkah memasuki lobi kampus dan menaiki tangga menuju lantai berikutnya.
Entah kenapa semua pasang mata tertuju kepadaku.
Ingin ku bilang why?? Waeyooo?
semua mata tertuju padamu.....
Seperti slogan salah satu acara kontes kecantikan,tapi no no no!! Ini gak keliatan kayak gitu.Tatapan mereka sinis di lanjutkan dengan bisik-bisik.
ada yang salah dengan aku....???
Diam-diam aku melihat penampilanku.Ya aku akui aku tidak berdandan dan ala kadarnya.Model baju gak jauh-jauh dari kemeja kotak-kotak,T-shirt dan celana jeans sobek.Sepatu juga kalau gak boots ya sneakers.
So,apa yang begitu menyita perhatian mereka???
Bukankah gosip tentang aku dan Mark sudah mereda?????
Aku hanya bisa menelan ludah melihat mereka yang menatapku tajam.Seolah-olah aku sudah melakukan kesalahan yang tak termaafkan!
Bodo amat dah.Mau mandangin aku kayak gimana juga terserah kalian.Memang beginilah akuuuuuuuu!
Gweeeeeennnnnn
Terdengar suara horor yang memanggilku.Nadanya cempreng riang dan aku tau siapa pemilik suara khas seperti itu.
Aku semakin mempercepat langkahku.
No!! Aku gak mau ketemu dia.Aku gak punya uang.
Dia yang gak mau kehilangan jejakku langsung berlari dan memotong jalanku.
__ADS_1
"Mau kemana Gwen??" Dia mengahadangku seperti begal.Astagaaa !
"Leonaaa." Aku tersenyum miris setelah tertangkap basah.
"Ayo ikut aku." Dia pun menarik lenganku tanpa berkata apa-apa lagi.
Akupun cuma pasrah ikut kemana dia pergi.Ya Tuhan aku cuma imigran yang ingin hidup tenang di negara baru.Kenapa aku bertemu dengan makhluk aneh-aneh lagi!??
πΈπΈπΈπΈ
Leona menyuruh aku duduk di kursi taman.Tanpa bicara aku menurutinya.Dia pun seperti tersenyum puas aku menuruti hawa nafsunya.
Diapun celingukan setelah di rasa keadaan mendukung keninginannya dia duduk di sebelahku.
Dia ini sebenernya ada apa sih??Aku masang wajah jutek.
"Ya ampun Gwen,hargai dong perjuangan teman seperantauan.Aku jauh-jauh datang kesini cuma buat ketemu kamu lo." Katanya dengan wajah cemberut.
"Ngabarin dulu kek."
Kan aku bisa kabur dari dia atau nyusun alesan yang pas.
"Ini aku juga dapet beritanya baru aja.Hott..." Mulut Leona pun melecur kayak kue cucur.Glowing-glowing berminyak kebanyakan lip gloss.
Berita hot???Kenapa sih hidupku gak jauh-jauh dari penggemar fanatik artis??Gak kakak ipar gak Leona aku rasa mereka dari planet yang sama.
Aku sebenarnya gak tertarik untuk menggosip.
"Oke."
Leona mengeluarkan ponsel dari saku mantelnya.Ya ampun,anak rantau ponselnya baru.
Oh apa dia sengaja ya mau pamer dengan dalih mau nggosip.Gini amat ya kalau lagi kere,baperan..!
"Anak rantau ponselnya baru nih." Aku menggodanya sinis.
"Iya dong..." dia pun mengetik-ngetik keyboard google.Seperti membuka situs.
"Kalau gaya hidupmu kayak gitu gak bisa beli ponsel percumaaa." Aku pun menyindir gaya hidupnya yang keterlaluan dan pelit.Dia juga sering meminta bantuan teman seperantauan untuk memenuhi keinginannya,sedangkan dia kikir sekali.
"Ini,apa berita ini benar?" Dia menyodorkan ponsel barunya kepadaku.
Aku menerimanya dengan ekspresi nyengir.
Aku melihat ponselnya.Ini portal gosip nomer satu di Korea.Dia selalu merilis foto-foto scandal artis Korea,tapi ntah akurat apa enggak.
Aku lihat serius foto-foto itu dan menggeser slide nya.
Ini kayak aku kenal.Ini kan idol somplak itu??Tapi wanita di sampingnya ini aku juga kenal.Dari baju banjunya dan rambutnya sih itu aku.
Foto ini di ambil dengan kamera penguntit professional dan bisa di zoom ratusan kali.
__ADS_1
"Cobaa slide terakhir."
Aku menggeser foto itu.
Di sana terpampang nyata.Ada foto Mark dan fotoku.Di atap gedung universitas dan kami saling memandang,dia memelukku.
Aku menghela nafas kasar.Ini kan waktu Mark merebut ponselnya yang aku sita.
Aku menggeser slide demi slide lagi.Ada lebih dari 10 foto.
Foto saat di parkiran Wanna B Entertainment.Saat aku menubruk Mark seperti Tom menubruk Jerry.Padahal foto itu kan kenyataannya gak seperti ini,foto ini real seperti orang yang tengah pacaran!!
Dan yang terakhir foto saat aku berdiri di depan layar LCD di depan counter fashion ternama.Saat aku dan Mark saling memandang,terlihat real seperti sepasang kekasih.
Aku gemetar.
Foto ini semua nyaris sempurna.Seperti orang yang sedang kasmaran.Padahal kejadian sebenarnya berbanding terbalik dengan foto-foto yang sekarang viral di internet.
Aku segera menyadari,tatapan mereka semua mungkin karena skandal ini,dan di unggah sekitar sejam yang lalu.
"Gwen!" Leona mengagetkan aku,mataku mengerjap.
"Maafkan aku ya kemarin aku sempat tak percaya kalau kalian berpacaran.Sekarang aku percaya." Dia pun dengan cepat mengambil ponselnya dari tanganku dan mengelapnya.Kemudian meniupnya.Seolah tanganku berkuman.
Aku lesu dengan tangan terkepal di kepala.
Kepalaku mendadak pusing dan kakiku gemetar.Gosip ini seperti mengahantam dadaku berkali-kali.Ini lebih dahsyat dari yang kemarin.
Mereka sengaja menguntit aku dan Mark beberapa hari ini untuk mencari bukti tentang hubungan ku dengannya.
Dan lagi-lagi di setiap keadaan aku selalu bertemu dengannya.Seperti takdir yang tak bisa aku hindari.
Mereka gak peduli kabar itu benar atau tidak.Hanya dengan bukti foto seperti sepasang kekasih mereka dengan mudah menyusun artikel dan menggiring opini publik ke arah pacaran...!
Aku hanya imigran aku ingin hidup tenang.Aku takut berbuat kesalahan agar aku tak di deportasi.
Sementara kuliahku juga belum lulus.
Ya Tuhan,apa yang harus aku lakukan???
Tak kuhiraukan lagi teman musimanku itu.Aku melangakah gontai menjauh darinya.Entah apa aku bisa masuk kelas untuk materi selanjutnya??
Gweennn !
Ku abaikan suara Leona yang terus saja memanggilku.
πΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏ
**baru up..
kata kata acakadul bangett ntah kenapa gak maksimal...
__ADS_1
maaf..maaf**.....