
Gimana mau romantis kayak sinetron samudra cinta kalau doi nya aja kayak setan????
πΌπΌπΌπΌ
Aku dan Yuri sudah berada di dalam counter pakaian dari brand ternama.Yuri membantuku memilihkan gaun pernikahan untuk pemberkatan nanti.
Aku yang setengah hati berbelanja dan enggak ngerti sama sekali tentang fashion nurut-nurut aja saat mbak-mbak penjaga counter pakaian memilihkan gaun yang cocok untukku.
Tapi gak ada satupun yang menarik perhatian ku.Semua gaun menurutku terlalu terbuka dan aku gak selera ama yang begituan .Hingga Yuri yang mungkin lelah sedikit protes.
"Ayolah Gwen,ini counter pakaian terbaik di Kota Seoul,masa tidak ada satupun gaun yang cocok?Sudah 10 gaun dan tidak ada yang menarik perhatianmu??." Yuri pun mengeluh dengan mempoutkan bibirnya.
Aku hanya memainkan tangan yang ku masukkan dalam saku jaket.Aku mengelilingi counter pakaian itu dan bingung harus pilih yang mana.
"Gwen,pernikahanmu tiga hari lagi.Sudah 2 jam kita disini.Belum lagi membeli cincin dan memesan bunga!" Nada Yuri agak meninggi.
*H*ehehhehe aku hanya terkekeh.
"Aku bingung,karena semua bagus-bagus."
Bohong banget kalau itu bagus.Aku tidak mengerti tentang fashion.
"Baiklah kalau begitu kau pasti punya impian kan pernikahanmu seperti apa???Ikuti saja impianmu." Yuri pun memberi saran,tangannya membolak balik kain yang di gantung di rak pakaian.
Aku diam sejenak.Pernah suatu hari saat aku mampir untuk beristirahat di sebuah taman,disana aku melihat ada sepasang calon pengantin yang sedang melakukan foto prewedding dan mereka memakai hanbok.
Aku juga ingin sekali-kali memakai hanbok.
"Yuri......" aku memanggilnya pelan.
Yuri pun menoleh ke arahku.
"Apakah aku bisa memakai hanbok untuk gaun pernikahanku??" tanyaku cengengesan dengan menggaruk tengkukku.
"Gwen!!!!kenapa tidak bilang daritadi???" Yuri memekik.
π°π»π°π»π°π»π°π»
Setelah mendapat hanbok yang aku inginkan,aku beralih ke toko perhiasan.
Setelah pegawai toko perhiasan tau kalau yang datang adalah calon istri Mark Lee,semua memperlakukan ku sangat spesial.Seperti aku ini adalah tambang emas yang sayang jika tidak di keruk emasnya.
Padahal beberapa minggu yang lalu aku nyaris di usir dari negara ini seperti gembel.
Mereka menyodorkan beberapa cincin couple dengan harga fantastis! Dan enggak masuk akal sih menurutku.
Emas putih dengan permata kecil di tengahnya ketika ku tengok harganya 30juta won!!!!
Seumur-umur aku gak pernah liat uang sebanyak 30juta won.Kalau aku beli cincin ini aku pasti akan melihat seberapa banyak 30juta won itu!!
Hmmm tapi itu gak mungkin,karena Mark telah membekaliku kartu sakti ajaib berwarna hitam.Jika di gesek di mesin,seketika barang yang aku inginkan akan jadi milikku.
"Jangan kau pikir dengan meminjamkan kartu ini padamu,kau bisa berbelanja sesuka hati.Aku bisa tau apa apa saja yang kau beli.Pernikahan kita berlangsung tertutup,beli yang di butuhkan saja!!!" pesan yang tentu saja di sampaikan Mark Lee ketika kami akan berbelanja TADI!!
"Itu seharga 30 juta won.Kalau Anda jadi mengambilnya aku akan memberi harga khusus untuk Anda" pegawai toko perhiasan itu tersenyum ramah padaku.
Aku pun mengamatinya dengan jeli.Apa istimewa nya cincin seharga 30juta???
Akupun mengambil ponsel dan bertanya kepada Mbah Google yang sama pintarnya dengan Mbah Mijan.Dan Google memberiku jawaban yang mengejutkan.
Aku bergidik ngeri.Banyak sekali.
__ADS_1
Aku segera meletakkan pelan-pelan ke atas etalase.Kalau aku jadi membeli ini,bisa kupastikan Mark akan membunuhku!!
"Bagaimana Gwen??Apa kau mau mengambil yang ini???" tanya Yuri penasaran.
"Ada tidak yang harganya 500.000 KRW???" Tanyaku dengan terkekeh dan pegawai toko perhiasan itu menatapku heran.
βββββ
Aku sudah selesai membeli cincin dan aku beralih memesan bunga untuk aku bawa ke upacara pernikahanku nanti.
Ya Tuhan,aku lelaaaahh sekali.Ini hanya pernikahan tertutup tapi kenapa seribet ini???
Aku mengerjakan semua sendiri,lalu apa yang di kerjakan Mark??
Aku yang menyedot coffe latte dengan sedotan di gelas plastik memandangi Yuri yang terlihat asyik menjelajah internet dengan ponselnya.
"Yuri,kenapa pria bre*gsek,ups! Maksudku Mark tidak ikut menyiapkan keperluan pernikahaA??aku lelahh." hampir saja aku keceplosan menyebut Mark bre*gsek.
Aku hanya mengeluh saja kenapa Mark tidak repot menyiapkan pernikahan ini.
"Dia juga sibuk hari ini.Dia ke kedutaan untuk mengurus surat-surat pernikahan dan menghubungi pihak gereja." jawabnya.
Setelah tenaga kami pulih kamipun pulang ke rumah Mark untuk menaruh barang-barang belanjaan disana.
Sekaligus untuk bertemu Mark,membicarakan lebih detail tentang pernikahan kami dan siapa saja yang akan di undang!
Aku lelah dan menghempaskan tubuhku di sofa.Aku ngantuk dan mataku hampir terpejam tapi tiba tiba suara Mark mengagetkanku.
"30juta???" Mark memekik.
Aku terpaksa membuka mata.Aku yang sangat lelah gak jadi merem dan itu membuat kepalaku pusing.
"Kenapa kau berteriak???" balasku dengan menguap.
hoammm.aku ngantuuukk,aku lelah.
inilah ekspresi calon istri Mark Lee yang membeli cincin seharga 30juta won!!
Fotoku terpampang nyata di laman twitter sedang mengamati cincin seharga 30juta tadi.
Pegawai toko perhiasan tadi ternyata diam-diam mencuri fotoku.
Menyebalkan.
"Katakan kalau gadis ini bukan kau.!" Mark dengan kasar merampas ponselnya dari tanganku.
"Itu memang aku." jawabku santai seraya menguap lagi.
"Kau membeli cincin seharga 30juta won??" mata Mark mendelik ke arahku dan melempar ponselnya di sofa.
"Aku tidak membelinya.Aku cuma melihat-lihat saja.Apa tidak boleh???" aku sebenarnya malas meladeni Mark yang suka membesar-besarkan masalah.
"Apa kau pikir ini lelucon???Ada lebih dari 1000 artikel tentangmu yang saat ini beredar di internet. se ri bu...!!!Dan asisten ku Yuri sedang mengahpusnya sekarang! Apa yang kau lakukan???" Mark mengomel tanpa henti.
"Makanya,jangan biarkan aku berkeliaran berbelanja sendiri.Apa dengan membekaliku kartu ajaib ini aku merasa senang???Meskipun ini pernikahan palsu apa aku tidak boleh seperti gadis-gadis di luar sana yang mempersiapkan pernikahan sesuai dengan impian mereka??Bahkan melihat lihat saja tidak boleh!!"
Aku mendengus kesal pada Mark.Bongkahan amarah di dada aku tahan sekuat tenaga agar tak meledak.Aku menaruh kasar kartu itu di meja.
"Ohh,jadi kau ingin jadi CINDERELLA???" tanya Mark mengejek
"Cinderella??" aku berdesis ingin segera mencakar wajah Mark dengan kukuku yang 2 minggu belum aku potong!!
"Kalau tidak,kenapa ada artikel seperti itu di internet??" Mark berkecak pinggang dengan mata melotot.
__ADS_1
"Apa menurutmu aku seperti Cinderella??Pangeran kuda putihku hobi marah-marah menuduh tanpa sebab,dan semua penggemarmu tak sabaran ingin melihat kesalahanku !! Cinderella macam apa yang selalu di benci??" suaraku tak kalah meninggi menyaingi suara mark dan aku juga berdiri berhadapan dengannya dengan tangan berkecak pinggang.
Mark langsung kicep melihat calon istri seperti aku ini bahkan bisa marah sambil ngerapp!!
"Kalau begitu,batalkan saja pernikahan ini.Batalkan saja!!!! Lebih baik aku di usir daripada menikah denganmu!" Aku sekali lagi berteriak dan telunjukku menunjuk
-nunjuk ke wajah Mark yang bengong.
"Apa yang tidak bisa di lakukan oleh selebriti sekelas Mark Lee??" aku berdecih kesal !!
Kalau saja Yuri tiba-tiba tidak masuk ke ruang tengah,tentu saja aku dan Mark masih berdebat dan berkelahi.
Aku dan Mark seketika terdiam melihat Yuri datang dengan membawa sebuah file dan sebuah kotak sepatu.
"Ada apa dengan kalian???" tanya yuri heran dengan kediaman ku dan Mark.
"Oh iya,ini daftar undangan yang hadir.Semuanya hanya 20 orang termasuk keluarga Gwen." kata Yuri membolak-balik file itu untuk mengeceknya.
"Ada nama kakakku dan kakak iparku???ada juga nama Leona kan??" tanyaku pada Yuri dengan melirik ke arah file itu seperti anak yang minta contekan teman sebangkunya.
"Iya disini ada Leona." jawab Yuri.
"Baiklah besok aku akan menghubunginya,untuk datang ke pernikahanku."
Walaupun dia teman yang kurang menyenangkan dan suka bergosip aku harus mengundangnya juga kan??
"Bilang pada temanmu yang bernama Leona itu,untuk jangan membawa ponsel,kamera atau alat perekam apapun ke dalam pernikahan kita.Kalau dia memposting tentang pernikahan kita di instagram,lihatlah apa yang terjadi padamu...!" Mark selalu saja mengancam.
Tapi apa kata Mark ada benarnya juga.Mark beberapa kali pernah memergoki aku dan Leona sedang bergosip.
Tentu saja peraturan ini bukan untuk Leona saja tapi juga untuk kakak iparku yang hobinya 11 12 dengan Leona.
"Oh iya,akun instagram mu akan di nonaktifkan sementara.Aku tidak mau kau bermain internet."
Sebenarnya Mark ini artis atau pemimpin Korea Utara????Aku lama-lama jadi Sebal.
"Nanti di pernikahan kita keluargamu juga datang kan??"
Aku berani menanyakan ini karena dari kemarin aku sama sekali belum pernah di pertemukan dengan orang tua atau keluarga Mark.
"Jangan menanyakan tentang keluargaku." Mark melotot ke arahku dan berlalu pergi meninggalkan ku di ruang tengah itu di temani Yuri yang sibuk memainkan ponselnya.Dengan telinga terpasang earphone dan asyik dengan dunianya sendiri.
Kuhempaskan lagi tubuhku di sofa.
Aku lelah
Aku benar-benar lelah.Sebel sama Mark.
Apa aku bisa bertahan hidup serumah selama 8 bulan bersamanya???
"Aaaaaahhhhhhh........!" Aku berteriak kesal dengan menendang-nendang kedua kakiku di udara....!!!
ββββββ
hai ***hai selamat malam........
untuk para readers dan author yang masih setia mendukung dan membaca cerita saya...makasih banget ya...
please like n komen ya...
untuk yang mau feedback an tinggalkan jejak di kolom komentar ya....???
thanks and see you next chapter.
__ADS_1
salam manis.....
author***...πΌπΌπΌ