
Kalau chat pacar enggak di bales ya samperin.
๐ธRapperLebay๐ธ
๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ
Kenapa lagi nih si siluman buaya ngechat ngechat segala??Engak tau aku lagi sibuk anter Kakak ke klinik kandungan???
Puas tuh ku balessss????
Mark ngechat: aku di kampusmu sekarang... dan aku bales: "aku lagi gak di kampus" .Ehh dia malah kirim foto selfie.Ya aku bales lah kirim emot kembarannya !!
Aku males kalau dia ngechat mendadak ngajak ketemuan kayak gini.Kan uda aku bilang aku gak bisa gercep kalau sewaktu-waktu di butuhin.
"Ada apa Gwen?" Suara kakak iparku memecah kefokusanku pada layar ponsel.Dia mungkin penasaran.Kenapa ekspresi ku saat menatap layar ponsel yang berisi pesan Mark jadi nyengir-nyengir gak jelas.
"Ahh tidak Kak, aku hanya membaca webcomics dan ceritanya seru sekali." Kataku berbohong.Aku hanya tidak ingin Kakak melihat chat ku bersama artis idolanya.
"Cerita tentang apa?" Kakak iparku malah penasaran dan mengintip layar ponselku.
Aku buru-buru memencet aplikasi webcomics dan menunjukannya pada Kakakku yang kepoan ini.
"Ini cerita tentang gadis jelek yang tiba-tiba berubah jadi cantik karena make up !"
"Ohh,cerita ini.Harusnya gwen,cerita di webcomics itu bisa jadi contoh untukmu.Kau bisa mulai berdandan dari sekarang.Apa kau tidak risih dengan penampilanmu yang seperti ini??" Kakakku pun menatap ku dari atas ke bawah.
"Apalagi sekarang kau kekasih Mark Lee.Pantas fans Mark sangat histeris ketika tau kau yang jadi kekasih Mark.Mereka berkomentar pedas padamu karena mereka pikir kau memang tak pantas untuk artis idolanya."
Nyinyiran dari Kakak Ipar terasa mak jleb bangettt sampai ke dasar ulu hati.
Aku nunjukin webcomics ini untuk berkamuflase dari pesan yang dikirim Mark padaku.Bukan untuk menerima hinaan dari Kakak Iparku.Webcomisc ini malah jadi boomerang untukku dan Kakak Iparku sengaja bilang begitu karena dia mewakili fans Mark.
Kakak Ipar gak mikirin perasaanku apa ya??Ya aku akui aku memang jarang berdandan dan model bajuku gak jauh-jauh dari kemeja longgar dan celana jeans yang warnanya pudar.
Mungkin karena saat usiaku mengaharuskan diriku untuk belajar merawat diri seperti gadis kebanyakan, Bunda yang harusnya bisa mengajari aku berdandan pergi untuk selama-lamanya.Aku menunduk dan air mataku ingin jatuh saat aku teringat Bunda.
Aku salah deh nganterin Kakak Ipar periksa??Tapi aku sayang sama keponakanku.
__ADS_1
๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ
Siluman buaya ngechat lagi saat aku pas berada di depan pintu rumah.Aku dan Kakak baru aja sampai.
Hadeehh ni orang kalau gak narsis kenapa si??
Dia nunggu aku di taman komplek.Dia ngechat kalau dia lagi ada di taman dan pengen main ayunan.
Demi apa Mark Lee pengen main ayunan??
Aku yang sudah di ambang pintu gak jadi masuk dan hanya Kakak Ipar yang masuk kerumah.
Mark duduk di ayunan saat aku sudah sampai di taman komplek perumahan yang sepi.Kaki Mark berayun-ayun dengan kedua tangan memegang tali ayunan.
Dia sudah persis anak-anak, padahal menurut Wikipedia, dia sudah berusia 30 tahun.
"Kenapa tiba-tiba kesini??" Setelah sampai di dekat Mark aku langsung bertanya.Yaa buat apa kan basa-basi dulu atau bilang annyeong haseoo.Hubungan kami dari awal memang sudah buruk kan??
"Daripada kau cuma berdiri lebih baik dorong ayunannya, aku ingin bermain."
"Aku tidak mau !" Aku menolak tegas perintah nya.
"Kau cuma pacar pura-pura.Ini bukan bagian dari PekepekerjaanAku berkata lagi sambil memasukkan kedua tangan ke saku jaket.
Aku ogah ndorong Mark di ayunan!
"Kalau kau tidak mau mendorongku, lakukan pekerjaan sebagai pacar saja."
Mark tersenyum menyeringai seperti menyimpan maksud.
"Memangnya tugas pacar bohongan itu apa??"
"Selama berpacaran, kita kan belum pernah ciuman, berpelukan atau yang lebih dari itu.Bagaimana kalau kita lakukan sekarang??"
Tampang Mark sekarang sudah seperti f*ckboi!! Dia tersenyum manis dengan menunjukkan semua giginya, ini menjijikkan!
"Baiklah !" Daripada aku harus melakukan tugas sebagai pacar settingan.Lebih baik aku jadi pengasuh anak saja.
__ADS_1
Aku mendorong ayunan Mark pelan-pelan.Sepertinya dia tampak senang.
Entah senang yang seperti apa.Senang karena bisa menjahiliku atau senang karena memang dia pengen main ayunan.
"Ayoo,lebih cepat lagi.Mana tenagamu??Dasar wanita lemah." Diapun mengejekku karena doronganku yang kurang kuat tadi.
Aku mendorongnya pelan karena takut dia terjatuh.Bukan karena aku lemah, tapi kalau dia ingin aku mendorongnya dengan kuat akan aku lakukan.
Dia gak ingat kalau beberapa waktu lalu aku menghajar tiga preman sekaligus.
"Ohh, kau ingin yang lebih kuat??" Aku sepertinya punya ide untuk membalas sikap jahilnya itu.
Aku dengan kuat mendorongnya beberapa kali hingga ayunan itu berayun lebih tinggi dan lebih cepat dari yang tadi.
"Bagaimana??Menyenangkan bukan??" Aku berteriak diiringi tawa riang.Aku suka mengerjainya.
"Hentikan cepat !!" Dia seperti ketakutan dan aku berhenti mendorongnya lagi.
Dan ketika ritme ayunan berubah agak pelan dan semakin rendah, kaki panjangnya langsung menapak tanah dan dia hampir jatuh.
"Kenapa buru-buru berhenti??Ayunan ini bisa berhenti sendiri." Aku pun menahan badannya yang hampir terjatuh.
"Kau gila ! Kalau aku jatuh dan cedera bagaimana??" Dia memprotes dengan wajah seperti orang yang sedang ketakutan.
apa dia beneran takut????
Nafas mark terengah-engah dan wajahnya agak pucat.Ahh beneran dia takut kalau kayak gini.
Gimana dong???Apa aku uda keterlaluan ngerjain dia??Tapi kan ini gak sebanding dengan perlakuan dia padaku.Yang memerintah kesana kemari.Menyeretku kedalam masalahnya.
๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ
hai hai readers dan author....
silent reader..selamat malam....
tetap semangat ya dalam berkarya...
please like n komen ya gaes....
__ADS_1
thanks...and see you next chapter.....๐ค๐ค