
***Please,don't be sad girl Gwen.Becoz,Patah hati,Luka hati,Sakit hati enggak di tanggung BPJS KESEHATAN.
🌸ISTRISETTINGAN🌸***
🌿🌿🌿
Aku duduk bersila di lantai ruang tengah dengan senderan ke sofa.Di meja sudah ada setumpuk buku,jurnal,dan laptop yang menyala.
Dosen mengabari kalau seminggu ke depan kuliah di liburkan karena gedung kampus sedang di renovasi.
Semua tugas dikirim lewat email dan di kumpulkan melalui email juga.
Sebenarnya aku tidak suka mengerjakan tugas.Aku mahasiswi yang suka jam kosong,aku tak munafik.
Otakku sangat pas-pasan.Untung saja kampus di Korea tidak ada skripsi untuk mahasiswa internasional.Jadi,aman tak harus menyiapkan judul skripsi.
Mungkin aku harus banyak bersyukur dengan tugas yang di berikan dosen,karena pikiranku hanya untuk mengerjakan tugas.Bukan buat mikirin suami KW.
Tapi,sesibuk apapun aku mengerjakan tugas kampus,pikiranku tak lepas dari Mark.
Aku sudah berjanji pada diriku sendiri,tak akan serius dengan pernikahan ini.
Disisi lain,aku sangat berdosa mempermainkan pernikahan.Menyakiti hati ibu mertua,dan yang lebih parah aku membohongj semua orang.
Kak Andy berulang kali menasehatiku untuk selalu baik kepada suamiku itu.Karena Mark juga perhatian dengan keluargaku.
Aku bingung......
Aku ingin pernikahan ini seperti pernikahan yang lain.Namun,aku takut terluka.
Mark tidak pernah menyukaiku.Dia hanya mencintai Hye Ri.
Semalam Mark tidak pulang kerumah.Dia di Rumah Sakit menjaga gadis pujaannya.
Kira-kira apa yang mereka lakukan sekarang??
Tanpa aku.
Apa Mark sudah makan??Apa dia sekarang lelah??
Aku berteriak histeris seperti orang kesurupan untuk melampiaskan kacaunya perasaanku saat ini.
Gini amat memulai hari.
Aku mengambil ponsel dan membuka youtube.Aku pengen dengerin music.
Entah kenapa aku suka lagu tahun 2000an milik DEWA19.
Aku putar di playlist.Ok,aku lumayan rileks sekarang.
Aku bisa membuatmu jatuh cinta kepadaku meski kau tak cinta....kepadaku.
Beri sedikit waktu,biar cinta datang karena telah terbiasaaaa
Mak jleb banget lagu Risalah Hati ini ya??
Persis seperti kondisiku saat ini.
Memangnya bisa ya,Mark jatuh cinta sama aku walaupun awalnya dia gak cinta??
Mana mungkin??Aku berdecih tak percaya.
Menurut cerita yang aku dengar dari Yuri saat kami berdua berbelanja kebutuhan pernikahan...
flashback on!
"Aku tak menyangka,begitu cepat hati Mark berubah" Yuri yang tak lain asisten Mark dan temannya sejak SMP pun buka suara tentang masa lalu Mark.
Aku yang awalnya sedang kesal karena Mark tidak membantu mempersiapkan pernikahan jadi tertarik dengan cerita Yuri.
"Berubah??Apa maksudmu??"
__ADS_1
Aku pasang kuping lebar-lebar mendengarkan omongan yang akan Yuri katakan dengan bahasa Korea dan harus aku translate dengan tepat.
"Iyaa,Mark dari dulu kan mengejar-ngejar Hye Ri seperti anak anjing.Kemana Hye Ri pergi dia ikut.."
Yuri saja mengibaratkan Mark seperti anjing yang patuh pada majikannya.Daripada orang yang diam-diam menyukai perlakuan Mark ke Hye Ri udah level parah dong??
"Anak anjing??" balasku tak percaya.
Yuri mengangguk.
"Itu benar,apalagi saat Hye Ri mengejar Byun Sunbae untuk berkuliah ke Harvard,Mark nyaris gila.Hingga aku yang menjaganya karena Bibi takut Mark akan bunuh diri"
Aku terperanjat mendengarkan penuturan Yuri.
"Makanya aku heran kenapa dia terlibat skandal denganmu hingga kalian menikah.Cinta Mark luar biasa,dia mampu menyimpan rasa sendirian selama 18 tahun."
Yuri menyeruput milk boba nya.
"Ayo kita mencari sepatu" Yuri pun menarik tanganku lagi untuk membeli perlengkapan yang lain.
flasback end!
Dadaku terasa bergemuruh.
18 tahun memendam rasa cinta untuk Hye Ri bukan perkara gampang.Apalagi wanita itu malah menyukai Direktur Byun.
Aku sekarang merasa bahwa akulah orang ketiga di antara mereka.Apa aku???
Lagian kan pernikahan ini sudah berjalan 2 bulan.
Butuh waktu 6 bulan lagi maka pernikahan ini akan berakhir dan Mark akan bahagia.
🌿🌿🌿🌿
Jam 14.00 aku sudah ada di kereta dengan membawa paperbag berisi makanan.
Aku teringat Mark,dan ingin membawakan dia makanan.
Aku tidak mau dia ikutan sakit juga.Menjaga orang yang dicintai juga butuh tenaga kan???
Selain elit Rumah Sakit ini juga sangat menjaga privasi para pasiennya.
Makanya siluman buaya membawa Hye Ri kesini.
Mungkin memghindar dari pantauan paparazi dan akun-akun gosip.
Aku sudah sampai di depan pintu ruangan Hye Ri.Aku mengetuknya tapi tak kunjung di bukakan pintu.
Aku putuskan untuk membukanya pelan-pelan.
Tak kudapati mereka berdua di ruangan ini.
Apa Hye Ri sudah sembuh dan di bolehin pulang??
Kondisi kamar masih berantakan.Di sofa ada selimut yang dibiarkan begitu saja.Ada sepatu Mark juga.
Kira-kira kemana mereka berdua??
Ku letakkan paperbag berisi makanan di meja.Aku juga melipat selimut dan jaket milik Mark.
Sepatu juga aku letakkan rapi disisi sofa.
Kemana ya mereka???
Aku keluar dari ruangan dan ingin menjelajah Rumah Sakit elit ini.Yang aku dengar sih di tengah bangunan Rumah sakit ini ada taman bunga yang bagus.
Suara langkah sepatu sneakers ku berdecit di lantai koridor.Aku mengeratkan tas ranselku dengan pandangan menjelajah setiap inci rumah sakit hingga aku sampai juga ke taman bunga di tengah-tengah bangunan.
Mataku seketika mendapat pencerahan ketika bunga-bunga lavender warna ungu bermekaran membentuk lingkaran di taman.
Aku memang butuh pemandangan menenangkan seperti ini walaupun nanti kalau sampai rumah bakalan galau lagi.
Untuk beberapa saat,aku melupakan suami dan orang yang dicintainya.
__ADS_1
Hingga pandanganku bertumbuk dengan pemandangan yang lebih fantastis dari bunga-bunga yang ada disini.
Mark berjongkok di sisi Mark dan Hye Ri duduk di kursi roda.
Mereka berdua memandangi taman bunga dengan sesekali tertawa kecil.
Dan yang lebih membuat ku kayak kena hantaman benda tumpul,
Kedua tangan mereka saling menggenggam.
Mark tidak pernah sebahagia itu jika bersamaku.Dia pernah tersenyum tapi tidak sama seperti dia bersama Hye Ri.
Yang ada dia hanya memerintah,menyuruh ini itu dan berebut makanan saat honeymoon di Milan.
Honeymoon??Aku tersenyum miris.Itu bukan honeymoon.Itu cuma doorprize dan sayang kalau tidak di ambil.
Aku mengendap-endap ingin mendekat ke arah mereka.Aku ingin tau apa yang dibicarakan.
Aku telah sampai beberapa meter dari mereka duduk.Aku menunduk untuk mencapai tempat nguping yang terdekat dengan selamat.Di samping rerimbunan bunga.
"Mark,aku ingat dulu kau suka menangis jika Woo Jin yang berbadan gendut dulu suka merebut kotak makan siangmu" Hye Ri terdengar tertawa kecil dengan menutup mulutnya dengan tangan.
"Kau masih ingat??" balas Mark terkekeh.
"Tentu saja,dan selama di sekolah aku yang selalu melindungimu dari Woo Jin" Tawa Hye Ri pecah seketika mengingat kenangan saat di sekolah.
"Aku dulu pendiam,maafkan aku ya..dulu aku tidak bisa melindungimu saat sekolah ketika Nara dan komplotannya selalu membullymu.Mereka selalu menjambak rambutmu ketika Nara melihatmu bersama Kak Byun."
"Aku tak menyesali itu,yang penting kau merasa aman jika di sekolah.Apalagi kau sekarang menjadi idol terkenal dan sangat percaya diri.Tak kusangka sekarang kau menjelma menjadi pria yang sangat tampan." Hye Ri menggenggam tangan Mark lebih erat dan menatap wajah Mark dalam-dalam.
"Terima kasih karena kau aku bisa melawan rasa ketidak percayaan diriku.Apa kak Byun masih sering menghubungimu???"
Hye Ri menggelengkan kepalanya pelan.
"Aku tidak mau membicarakan dia lagi"
"Maafkan aku.." ucap Mark lirih.
"Akhir-akhir ini aku seperti asing denganmu,saat kau menikahi gadis imigran itu apa kau tak memikirkan perasaanku??Apa kau sudah lupa janjimu padaku??"
Mark seperti terperangah mendengar pertanyaan dari gadis pujaannya ini.
"Jangan merasa......"
"Apa kau mencintainya??"
Mark hanya terdiam,kata-kata nya di potong oleh Hye Ri.
Mark berdiri dari jongkoknya.
"Ayo kita masuk,udara di luar bisa membuatmu kedinginan"
Mark tampak tak mau menjawab pertanyaan serius Hye Ri.Dan aku sangat menunggu-nunggu pertanyaan seperti ini akan di jawab apa oleh Mark.
Hye Ri kemudian memeluk Mark.Kedua tangannya di lingkarkan di pinggang suami KW ku itu.
Dia terisak menangis.
"Mark,aku menyesal....Kenapa aku tidak pernah menyadari rasa cintamu untukku"
Mark membalas memeluk Hye Ri.
"Aku sudah menikah sekarang....Aku tidak tau apa yang akan terjadi nanti.Yang pasti janjiku padamu akan aku tepati...." Belaian tangan Mark begitu lembut mengelus rambut hitam panjang milik Hye Ri.
Hye Ri semakin melesakkan wajahnya di pinggang Mark.
Kemudian terdengar suara retakan dari dalam hatiku.
*Kretek
Kretek
Kreeeteeek........
__ADS_1
🌿🌿🌿🌿🌿🌿*