PASUTRI SETTINGAN

PASUTRI SETTINGAN
CHAPTER 6 : PEMBALASAN LEBIH KEJAM


__ADS_3

Aku puas karena impas.


☘Gwen☘


πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’


Β 


Pas banget hari ini kuliahku diliburkan karena dosenku sedang ke luar negri.


Aku ingin mencari Mark untuk minta pertanggungjawaban atas kerusakan ponselku.


Kalau itu ponsel murahan aku bisa ikhlas.Berhubung itu ponsel lumayan mahal, aku akan berjuang demi keadilan hingga titik darah penghabisan.


Apalagi jika aku ingat betapa gigihnya aku menahan hawa nafsu kepingin beli buku-buku kesayanganku demi bisa menabung untuk membeli ponsel itu??


Mengendorse produk-produk yang enggak Gwen banget demi uang??


Berjualan baju-baju secara online ke Indonesia, membuka jastip pernak pernik dan produk elektronik.


Memangnya semudah membalikkan telapak tangan?


Lalu dengan senyum adoreable khas anak-anak lalu bilang "Kak Andy, belikan ponsel."


Hah ! Boro-boro di beliin.


Di suruh dapat nilai A semua mata kuliah kan aku bisa mampos.Karena itu hal yang mustahil bisa Gwen lakukan.


Β 


kok curhat???


Akupun sampai di sekitaran kantor Wanna B Entertainment. Kantornya tidak lumayan besar.Hanya saja lebih besar dari kantor firma hukum tempat Kak Andy bekerja.


Sebenarnya mustahil aku bisa dengan mudah bertemu Mark.


Idol seperti Mark pasti di jaga bodyguard dan asisten.


Tapi Kakak Ipar bilang dia kan idol yang karirnya hampir tamat dan sering di terpa rumor tidak kompak dengan para member??Mungkinkah dia di jaga seketat itu??


Aku duduk-duduk di bawah pohon di samping kantor itu, dan di sana ada tempat parkir mobil.


Aku mengamati keadaan sekeliling.Kali aja kan tu idol kebetulan lewat di sana.


Aku sudah mirip perampok yang mengintai calon korbannya.


aku ingat-ingat lagi wajah Mark.Tingginya sekitar 175cm an.Dia atletis sih kayaknya.

__ADS_1


Rambutnya potongan pendek terkesan messy berponi dan berwarna coklat tua.


Matanya sipit berkulit putih pucat dengan bibir tipis seksi berwarna pink.Dia juga memakai aksesoris anting-anting khas idol banget.


Saat aku mengingat wajah Mark, akupun melihat seorang pria berjalan seorang diri ke arah parkiran mobil.


Aku yakin 110% kalau itu benar-benar Mark.Tak kusia-siakan kesempatan bagus ini dan berlari ke arahnya.Aku buru-buru menarik lengannya ketika dia akan membuka pintu mobil.Dia terperanjat melihatku yang mendadak mucul di depannya.


"Hei masih ingat aku kan??" Senyumku sinis.


Dia mengernyitkan alis.Matanya yang sipit semakin mengecil.


"Apa kau sudah lupa dengan benda ini?" Aku menunjukkan ponselku yang sudah remuk almarhum ke arahnya.


Dia tersenyum sinis juga.


"Apa aku salah membanting ponselmu yang sedang merekam video tentang aku??Lihat sekarang, aku sedang tertimpa gosip murahan bersamamu ! Kau kan yang menyebarkan video itu???" Dia pun langsung tancap gas menuduh.


Biasa, ciri-ciri orang nyebelin ya kayak dia.Sudah salah tapi masih bisa ngeles dan balik marah.


Bukan main !


"Apa??Aku??Menyebarkan video??Itu live instagram ! Kau saja yang tiba-tiba masuk mobil orang tanpa izin seperti pencuri !"


Aku ini korban masih di tuduh juga !!


Ini yang aku tunggu-tunggu.


"Ganti rugi.Belikan aku ponsel yang baru!" Jawabku tegas.


"Kau mau memerasku??" Tuduhnya untuk yang kesekian kali.


"Ponselku rusak gara-gara ulahmu.Sudah semestinya kau mengganti ponselku yang sudah kau hancurkan !"


Mark ini ngeselin banget ya ??Sudah bersalah masih bisa ngeles seenak jidatnya!


"Aku tidak mau.Aku juga merasa di rugikan dengan peristiwa ini !" Mark menyugar rambut messy nya dan itu membuat dia semakin tampan !


No no no !


Dia itu pria gila yang sudah merusak ponselmu! Jangan tertipu dengan wajah tampannya !


"Ganti rugi tidak ?!!!!" Aku menarik lengannya dan mengguncang-guncangkannya.


Diapun terlihat tambah kesal dan tatapannya uda gak selow.


Dia tidak menghiraukanku dan melepas paksa tanganku yang menarik lengannya.

__ADS_1


Aku yang tak ingin dia kabur lagi berusaha mencegah dia pergi.


Aku menubruk tubuh Mark seperti Tom menubruk jerry saat kejar-kejaran.Kita berdua ambruk.Badanku menimpa badan Mark, hingga wajah kita berdekatan.Aku dengan sangat jelas melihat idol ini terkunci di bawah badanku sekarang dengan wajah yang sangat imut.


Aku langsung tersadar begitu mendapati ponsel Mark yang tersimpan di saku kemeja kotak-kotaknya meluncur pelan keluar dari saku.Aku yang mendadak punya ide gila untuk balas dendam langsung mengamankan ponsel milik Mark.


Dengan menyita ponsel milik Mark, aku yakin dia pasti berubah pikiran dan mau mengganti ponselku yang di rusaknya.


aku bangkit dari atas badan Mark dan segera mengamankan ponsel itu di dalam saku jaket ku yang ada persis di dada sebelah kanan.Ambil saja kalau bisa atau berita pelecehan seksual akan segera beredar luas.


Dia juga berdiri ingin mengambil kembali ponselnya, tapi Mark tidak akan berani.Kau akan kalah di tangan wanita seperti aku Mark Lee !


"Ganti rugi atau ponselmu akan bernasib sama seperti ponselku.Aku tau kau banyak uang.Tapi, apakah kau tidak menyimpan data di dalam sini?" Aku tersenyum licik ke arahnya.


Dia ingin mengambil sekali lagi.Ayo ! Ambil saja ! Ponsel sudah aman di dalam saku dalam jaket ku.Persis di dada.


Aku pun dengan pelan-pelan maju selangkah demi selangkah ke arahnya hingga ia pun ikut mundur juga selangkah demi selangkah sampai dia terpojok di samping mobil nya.


Kita pun saling bertatapan mata dengan jarak sangat dekat.Entah ekspresi nya itu takut atau sebal kepadaku, aku juga tidak tau.


"Aku tunggu itikad baikmu.Ok?"


Aku pun langsung menggunakan jurus langkah seribu dengan cepat.


Dia menendang ban mobilnya karena kesal dengan kelicikanku.


Tapi saking keras tendangannya dia malah kesakitan dan berjingkat memeganng kakinya yang sakit.Dia meringis kesakitan.


Aku yang masih sempat melihatnya terbahak puas.Dia ingin mengejarku tapi karena kakinya masih sakit, dia malah terjatuh.


Lagian ban mobil gak salah juga di tendang.


Rasain! Enak kan gimana rasanya kehilangan barang yang penting bagi kita???


Untuk merayakan kemenanganku melawan idol gila itu, aku berselfie dengan ponsel milik Mark.Musuhku tapi idol sejuta umat !!


Aku berselfie manis dengan pose 2 jari di ponselnya.Mark yang dari jauh melihat kelakuan jailku, masih maeringis kesakitan.


Bye bye Mark.Aku melambai-lambai dadah ke arahnya.


Rasakan Kau Mark !!!


Kalau saja kau mau di ajak bernegosiasi. Ponselmu tidak akan aku sita.


kalau begini impas kan????!!!!


πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’

__ADS_1


semoga terhiburn.saya masih amatiran....


__ADS_2