PASUTRI SETTINGAN

PASUTRI SETTINGAN
CHAPTER 45 : KANG PHP!!!!


__ADS_3

***Jangan terlalu nyaman nyender ke seseorang. Kalau dia geser dikit, kamu yang kejengkang!!


πŸ‘°πŸ»suarahatiistrikawe***πŸ‘°πŸ»


πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’***


Gwen!Kau harus ingat tujuanmu menikah...hanya untuk melindungimu dari deportasi.


Aku mengulang-ulang kata itu dalam hati seperti sebuah mantra penangkal kutukan.


Aku harus tau posisiku sekarang adalah istri settingan Mark Lee.


Bahkan di surat perjanjian di sebutkan bahwa kami tidak boleh saling mencintai.


Aku rasa alasan itu sudah cukup untuk tidak menganggap semua ini serius.


Bahkan janji ku di hadapan Tuhan aku anggap permainan.Restu kakakku aku nodai.


Ayah, Bunda maafkan Gwen.


Aku merebahkan tubuhku di sofa tempat aku dan Mark biasa berkumpul.


Pernikahan Ini hanya 8 bulan dan setelah itu aku kembali hidup normal dan Mark, akan kembali untuk Hye Ri.


Bukankah itu suatu hal yang di impikan Mark selama ini???


Aku mengedarkan pandangan ke sekeliling.Dari pada aku memikirkan suami KW ku yang sedang happy-happy sama wanita yang di sukainya, lebih baik aku bersih-bersih rumah.


Aku segera mengambil alat pel dan mulai mengepel.Mengelap kaca yang besar dan tinggi sampe bening.


Menyiram rumput di halaman belakang dan memotong rumput yang sudah panjang.


Meskipun aku bukan istri sesungguhnya, aku harus melakukan sesuatu.


Yang pernah di katakan Mark benar kalau aku menumpang dirumahnya selama 8 bulan.Dan apakah waktu selama itu aku tak melakukan apa-apa???


Aku melihat banyak pot-pot kosong di sudut taman.


Aku punya ide!!!


🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Tak terasa hari mulai petang dan sebaiknya aku mengerjakan tugas kampusku.


Aku memutuskan untuk belajar di sofa lantai bawah.Jadi sewaktu-waktu Mark datang aku melihatnya.


Ponselku tiba tiba bergetar ada chat yang masuk.



Aku tersenyum senang dapat chat dari Mark Lee.Dia bilang jangan lupa untuk memasak makan malam.


Dan aku balas OK.


Entah kenapa aku sangat semangat tau Mark akan pulang.Itu berarti Mark gak akan lama-lama berpesta di rumah Hye Ri.


Aku segera meninggalkan tugasku sejenak yang setengah jalan.


Aku harus segera memasak Jjapchae sesuai permintaan Mark kemarin.


Saat aku mengiris tipis-tipis wortel berbentuk korek api, tak sengaja jariku terkena pisau.


Aku meringis menahan sakit dan menghentikan pendarahannya dengan memasukkan jari itu ke mulutku.


Aku merasa jariku tak sakit saat aku tau Mark akan pulang.Tak tau perasaan apa yang menggelayutiku,aku merasa sangat excited untuk memasak.


Aku mengambil plester di laci dapur dan membalut luka ku dengan plester itu.


Setelah berkutat agak lama di dapur dengan jjapchae dan jjigae akhirnya done juga.

__ADS_1


Aku melepas apron dan tersenyum senang seperti menang challange masak di acara Masterchef.


Oh iya aku harus memberitahu Mark, kalau masakanku sudah matang agar dia cepat pulang.



Tapi setelah beberapa lama aku mengirim chat itu, tak ada satupun jawaban dari Mark.


Cuma di read doang dan pesan ku yang terakhir bahkan centang 1.


Apa ponselnya di matiin ya??mungkin Mark sedang menyetir pulang.


Ah tidak mungkin !Mark tadi gak bawa mobil.


Positive thinking aja lah.Aku tunggu dia sembari mengerjakan tugasku menyusun artikel tentang profil Direktur Byun.co.ltd, Byun Hak Do.


🌸🌸🌸🌸


Jam menunjukkan jam 12 malam dan Mark belum pulang juga tentu masakan yang aku buat sudah dingin.Dan aku juga belum makan malam.


Aku menunggu Mark agar bisa makan bersama tapi Mark tak kunjung datang.


Padahal aku sudah repot-repot masak hingga tanganku terluka.


Kenapa dia gak pulang???


Apa ada sesuatu yang terjadi padanya??


Aku langsung khawatir.Aku takut Mark pulang naik kendaraan umum dan dia dipukuli preman lagi??


Pengalaman Mark di keroyok preman membuatku was-was.Aku harus telpon dia.


Aku menekan kontak Mark dan menelponnya.Ternyata tak ada jawaban.Aku telpon sekali lagi, masih sama.No call answered.


Sebenernya dia kemana sih??


Aku tiba-tiba heran dengan perubahan sikapku.


Bahkan aku tak peduli jika Mark tidur dimana saja.Di kolong jembatan, di emperan toko bahkan di rawa-rawa.


Aku telah banyak berubah menyikapi pernikahan yang penuh drama ini !


Apa aku berharap levelku naik??Dari tas KW yang hanya nyampe pasar di Pulau Batam menjadi tas Hermes yang di pajang di counter terkenal di Milan??


Apa aku mau seperti istri beneran seperti yang lain??Istri yang sesungguhnya??


No no no....!


Aku gak boleh kayak gitu!!!!


Setelah aku mengalami pergulatan batin yang cukup sengit aku harus sadar bahwa :


Satu! Aku hanya nikah settingan.


Dua! Jangka waktu pernikahan ada expirednya!


Tiga! Tidak boleh berhubungan fisik kecuali di depan publik.


Empat! Dilarang saling mencintai dan itu gak akan pernah terjadi.


Lima! Jika ada yang melanggar kontrak dan terbongkar di hadapan publik, aku harus bayar 100juta won!!


Mataku terbelalak mengingat surat perjanjian pernikahan konyol ku dengan Siluman Buaya!!


Ini hanya kontrak !!


Ini hanya sementara!!


Aku yang membuang jauh-jauh pikiran ku tentang Mark yang kenapa-napa, memutuskan untuk tidur dan masa bodoh!!

__ADS_1


Aku menghempaskan tubuh ku di ranjang dan mulai memejamkan mata.


Tapi suara getaran ponsel inventaris istri settingan mengacaukan tidurku.


Dan aku semakin membulatkan mata karena itu Mark yang menelpon.


"Hallo Mark,kau kemana saja??Kenapa tak pulang???" Tanpa basa-basi lagi aku melayangkan protes karena aku di php masalah makanan.


"Gwen, ini aku."


Aku membulatkan mata mendengar suara lembut familiar itu.


"Hye Ri...." Desisku lirih.


"Aku cuma ingin bilang bahwa Mark sedang mabuk dan dia tidur di rumahku."


Kata-kata Hye Ri sukses membuat aku terdiam sesaat.Aku meremas seprei gemes.


"Baiklah." Itulah jawabanku yang pasrah.Untuk apa aku harus geram dan sedih?


Rasanya hatiku sekarang berbunyi gemeretak seperti ranting pohon yang patah.


Sakit tapi enggak berdarah


🐊🐊🐊🐊🐊🐊


Siang ini setelah aku bersih-bersih rumah dan sarapan.Aku langsung melanjutkan tugasku yang tertunda.Aku hari ini tak datang ke kampus karena dosenku keluar negri lagi.


Mungkin dia berburu mantel musim dingin atau tas rancangan designer ternama.Aku sedikit mendengar rumor tentang dosenku itu kalau dia dan istrinya suka barang bermerk dan hidup hedon.


Baguslah, aku bisa fokus ngerjain tugas kalau libur.Dan omellet yang aku makan tadi pagi cukup untuk mengganjal perut sampai siang nanti.


Jangan tanya kemana jjapchae sama jjigae yang aku masak.Aku sudah membuangnya.Aku sekarang malas memikirkan suami KW ku itu.


Persetan dengan hidupnya aku sudah gak peduli lagi.


Aku memutar aplikasi recording di ponselku.Sekali lagi aku ingin mendengar wawancaraku dengan Direktur Byun.Dan mengevaluasinya lagi.


Ya Tuhan, ini gak maksimal.Kenapa sih aku g*blok banget kalau wawancara.Harusnya di semester akhir seperti sekarang ini, aku banyakin nonton tanyangan bermutu seperti Talk Show Kick Andy, Hitam Putih nya Mas Dedy Corbuzier atau Mata Najwa biar perbendaharaan kalimat dan pertanyaan bisa berbobot.Bukan pertanyaan garing kayak gini??


Kayaknya aku harus meminimalisir nonton drama Uttaran secara berulang-ulang di Youtube.Itu gak bagus !!!


Aku menggeleng dengan ritme cepat.Kayaknya aku butuh copas an dari Google deh mengenai Direktur Byun.


Aku mendengar suara Direktur Byun saat dia bertanya apa menurutku dia pria yang tak kekurangan apapun??


Aku berdecih, dia memang tak kekurangan apa-apa.Dia juga tampan.Gak kalah sama Siluman Buaya.


Pantas Hye Ri nampak menyukainya.


"Apa begitu Byun Hak Do hyung memperlakukanmu???"


Ini siang hari yang cerah tapi suara itu terdengar seperti geledek.


Eh ! Suami KW udah pulang???


🌸🌸🌸🌸🌸🌸


**Aku bingung...gimana selanjutnyaa???


kebanyakan ngerjain PR nya anak anak aku jadi blank.


maafkan untuk typo yang bertebaran dan kata yang semrawut...


sekali lagi aku masih amatir.


masih belajar dan butuh dukungan.


makanya....like n komen ya??dukung aku biar semangat lagi nulis dan halusinasi nyaπŸ€—

__ADS_1


yang feedback an....silahkan tinggalkan jejak di kolom komentar yaπŸ€—πŸ€—πŸ€—**


__ADS_2