
Setali tiga uang..uang habis ponsel ambyarrr!!!
πΌπΌπΌπΌπΌ
Leona berhasil menangkap basah aku yang ingin menghindar darinya.Dengan senyum yang aku paksakan,aku berkata:
"Maafkan aku Leona,aku ada kelas"
Leona pun tambah tersenyum lebar mengandung pemanis sintetis.
Sengaja aku beralasan begitu padahal kan aku gak ada kelas.Dosenku sedang travelling belanja hedon keluar negri.
"Eittsss Gwen,jangan coba-coba kabur! Aku tau dosenmu sedang keluar negri kan??Sesama anak rantau di larang cuek.Kalau kau sakit, teman rantaulah yang akan mengurusmu!" katanya berkilah.
Yakin kamu anak rantau yang penuh solidaritas??Aku ingat ya Leona,saat aku sakit dan kakakku sedang dirumah mertuanya, aku pernah menyuruhmu membelikan aku makanan.Tapi kau bilang kau sibuk lah nyuci lah masak lah.Alah, padahal dia cuma rebahan di apartemen.Gitu solidaritas??
Saat dia sakit aku repot bawa dia ke dokter dan kasih dia makan.Padahal uang ku juga di rampas.
C**ome on Gwen, forget it!Ikhlas lebih baik.Owkeehh.!!
"Iyaaa ada apasih?Aku gak punya utang ya sama kamu..." aku mempoutkan bibirku ke arahnya manyun-manyun.
"Ayo kita ke cafe" Ajaknya sumringah dengan menggeret lenganku mengikuti langkahnya ke cafetaria kampus.
Malang tak dapat ku tolak mujur tak dapat kuraih.Aku ladenin aja temenku yang ini.Kali aja sekarang dia berubah setelah 2 bulan aku tidak bertemu dengannya.
Ini pasti ada apa-apanya.
Leona bukan tipe orang yang royal dengan teman.Kenapa dia tiba-tiba mau menraktirku di cafe??Berarti dia punya uang dong
.Asumsiku kalau dia mau ngutang terpatahkan sekarang.Terus dia mau apa dong sampai kayak gini kalau gak ada udang di balik tempura.Eh apasi??
Leona sering bilang kalau dia tidak pelit.Jadi anak rantau jauh ortu harus hemat.Hemat dan pelit itu beda ya Leona, aku tau!!
Kamipun duduk di sudut cafetaria kampus.Dia memesan menu jjaeb jaebbi. Sejenis traktiran murahan.Sudah kuduga anak rantau pelit nraktir aku ginian.
"Ada apa sih kamu sampai menyeret aku kesini??Pasti ada-ada deh." Aku langsung to the point.
Dari tadi aku muak dengan tingkahnya yang seperti ulat bulu di sertai senyum manis sintesis.
"Hehehee,kamu tau aja" Dia malah terkekeh.
"Ayo dah,bilang aja" Aku menusukkan garpu ke sosis bersaus manis warna merah tomat di depanku dan langsung aku makan.
"Kau berpacaran dengan Mark kan???"
Aku langsung tersedak mendengar tuduhannya.Untung aku masih gigit sedikit tu sosis,kalau aku masukin mulut semuanya,bisa masuk UGD langsung!!
Akupun meneguk air mineral kemasan botol.
"Kau tidak apa-apa?" Klise banget pertanyaan Leona, gak liat aku baru aja kesedak!!
__ADS_1
"Pengen tau aja apa tau banget??" Aku sengaja ngulur waktu.
Dia ngangguk-ngangguk dengan ritme cepat.
"Ayolah Gwen" Dia memohon.
Gak nyangka banget ya dia repot-repot "menyuap" dengan jajanan murah untuk info HOAX kayak gini???
Sekalian ajalah aku kerjain Si Ember pelit ini.
"Iyaaa,aku pacaran sama Mark??
Hahahaa siapa juga yang pacaran Ama Mark?? Nehi banget lahh !!
"Gwen,kamu kok bisa sih pacaran ama Mark?Kenalin aku ke Mark dong" Leona merengek-rengek seperti bocah manja dan menarik narik lenganku di atas meja.
"Yeee, jangan dong.Entar kamu ngrebut Mark dari aku,gak mau kan di sebut pelakor??"
Aku semakin bahagia aja ngerjain dia yang mukanya tiba-tiba manyun dan melepaskan tangannya dari lenganku.
"Alahh,kamu bohong.Kalau emang kalian pacaran.Coba sekarang telpon dia."
Diapun menantang aku,minta pembuktian.
"Dia sibuk,kalau dia gak hubungin aku.Aku gak boleh hubungin dia." Aku ngeles kayak bajai.
"Eleh,kamu bohong!" Dia yang awalnya cemberut tiba-tiba mulutnya nganga.
"Mark" bisiknya masih dengan tatapan itu.
Lalu ada yang menyenggol bahuku.Aku tengok sumber keanehan sikap leona.
Haa???ternyata Mark kesini,dengan memakai jaket dan hoodie yang dipakainya.Leona masih paham kalau itu Mark.
"Ayo ikut aku." Mark langsung menarik tanganku untuk ikut bersamanya.
Aku senang sih,dia mau ganti ponselku kan??Yes yeeessss!!!
πΌπΌπΌπΌπΌ
Mark membawaku ke atap gedung Universitas.
"Bagaimana???Setuju untuk mengganti ponselku???"
Aku langsung to the point dan Mark hanya menatapku.
Kita saling berhadapan.Berjarak 2meter.
Aku membayangkan kita seperti hero-hero di game online yang siap bertarung.
"Mana ponselku??"
__ADS_1
"Ada padaku." Jawabku tenang dengan dengan menepuk saku celana jeans ku.
Selangkah demi selangkah dia mendekat.Aku yang hanya mematung melihat tatapan matanya yang teduh dan rambut coklat tua tertiup semilir angin.
Dia terlihat very handsome.Entah kapan terakhir kali aku melihat pria lokal setampan ini.
Mataku mengerjap ketika dia mendekapku.
Wait wait!!Apa ini??Bodoh banget aku.
Harusnya kan aku tadi menghindar.Hanya karena terlena dengan wajah tampan dan tatapan mata laser aku bisa blank begini!
"Hei kau mau apa??!" Entah apa yang dia lakukan, akupun meronta-ronta.Ogah banget di peluk dia.
Diapun melepaskan aku dengan kasar.Aku yang dari tadi terlena seketika badanku limbung dan aku terjatuh.Pantat ku sakiitt bangett!!
Aku berdiri dengan menggosok-gosok pantatku yang sakit dan meringis menahan sakit.
Dia tadi ternyata mengambil ponselnya di sakuku dan aku tidak merasakannya.Apa setrum di wajah Mark begitu kuat sehingga aku bisa hilang kesadaran.
"Bilang saja kalau mau aku bisa mengambilkan nya untukmu.Jangan mengambil kesempatan dengan memelukku.." aku mengibas-ngibaskan tanganku di lengan.Jijik gitu,abis di peluk Mark!
"Kau mau aku ganti rugi kan???" Katanya dengan memainkan ponsel di tangannya.
"Tentu saja,setelah itu aku anggap masalah kita selesai!!" Aku bersedekap dengan sedikit melirik ke arahnya.
PRAKKKKKK !!!!!
Aku berjingkat mendengar suara itu dan lebih kaget lagi dengan apa yang di lakukannya.Mulutku ternganga.
"Impas!" katanya yang tetep dengan gaya stay cool.
"Apa yang kau lakukan??Kau gila ya???!!" Aku berteriak.Dengan tatapan gak selow.
Mark bener-bener dah gak waras.Dia malah membanting ponselnya sendiri persis seperti dia membanting ponselku!!
Seketika jiwa kere ku bergejolak.Itu ponsel keluaran terbaru dan limited edition.Iya aku tau dia punya banyak uang.Apa dia hobi merusak barang???
Aku memungut ponselnya yang hancur dan sudah almarhum dengan kedua tanganku.
"Ponselmu hancur dan ponselku sendiri sudah aku hancurkan,impas kan??Jadi aku anggap masalah kita sudah selesai!!"
Dia pergi begitu saja meninggalkan aku tanpa rasa bersalah.
Nah lo.Kalau sudah begini artinya dia enggak mengganti ponsel ku dong???
Lah,gimana sih ??
MAAAARRRKKKKKK.....!!!!!!!
ππππ
__ADS_1
Gajebo bener acakadul kata katanya ! heheeh