
Lari adalah solusi terbaik
๐ผperampokabalabal๐ผ
๐๐๐๐
Pria itu memang sungguh gak tau diri.Sudah membanting ponsel orang seenaknya malah dia main kabur.
Aku sudah berusaha mengejar pria itu tapi dia larinya cepat sekali dan hilang di balik tikungan.Aku yang capek mengejarnya pun cuma bisa nangis dengan nafas yang tersengal sengal.
Ponsel rusak bagiku lebih parah dari mendapat nilai C di kampus.
Ponsel itu adalah ladang uang jajan ku selama ini.Aku rela mengendorse skincare, kontak lens, bulu mata palsu anti galau, sampai jajangmyeon dan ramyeon super pedas level bunuh diri yang di jual temanku secara online.
Padahal semua benda yang aku sebutkan di atas sangat jauh dari kehidupanku sehari hari.Aku jarang berdandan dan tidak suka makanan pedas.
Apa aku harus pasrah terima kenyataan ini??Andai aku minta ganti rugi, mau ganti rugi kemana??
Aku tidak kenal dia lalu kepada siapa aku mengadu???
Andai saja aku tak berhenti ke minimarket tentu aku tidak akan sial seperti ini.Aku pun memasukkan ponsel remuk ke dalam saku mantel ku dengan perasaan remuk melebihi remuknya ponselku !
๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ
Sudah tiga hari ini aku hidup tanpa ponselku lagi.Aku takut bercerita ke kak Andy kalau aku korban kriminal orang gila hingga menyebabkan ponselku satu -satunya hancur tak bernyawa.
Dia itu pengacara, pasti dia akan membawa peristiwa ini ke jalur hukum.Yaa aku sih tidak masalah.
__ADS_1
Namun, mengingat statusku yang hanya Imigran dan cuma mahasiswi, aku tak berani berurusan dengan hukum.
Aku hanya bisa pasrah meratapi nasibku yang apes dan memulai untuk menabung lagi.Aku harus menahan nafsu, memeraskeringat agar bisa membeli ponsel itu lagi.
Minta uang kakak??Itu gak mungkin.Selain gak berani,kakakku juga baru saja membayar uang kuliahku !
Apa kabar instagram??
Apa kabar twitter??
Apa kabar followersku??
Apa yang lagi trending??
Apakah kalian sedang menghujatku di kolom komentar tentang laki laki gila yang kemarin menyusup ke mobilku dan kalian melihatnya???
Pertanyaan semacam ini terus memporak-porandakan otakku yang sedang mode gila.
Aku sebentar sebentar menggaruk rambut ku yang sebenarnya gak gatel.
Sampai kak Andy datang ke arahku yang sedang duduk di sofa ruang belakang.
Tingkahku yang aneh selama 3 hari ini mengundang perhatiannya.
Aku sebenernya sering menghindari obrolan dengannya saat keadaanku down.Dia bertanya nya standar aja, tapi nada bicaranya seperti mengahadapi lawan hukumnya di pengadilan.
Lebih mirip dengan introgasi.
__ADS_1
"Kenapa??Ada masalah dengan kuliahmu??" Pertanyaan standar rasa kasus besar.
Aku menghindari kontak dengan matanya.
"Ohh, enggak Kak.Kuliah lancar aman terkendali." Jawabku tersenyum setengah terpaksa.Memang kan kuliahku lancar aja .Aku gak bohong.??
Kalau dia nanyanya apa yang sedang kau pikirkan??nah itu lain lagi jawabannya.
"Kau sudah semester akhir, sebentar lagi dosen akan memberikanmu proyek penelitian untuk kelulusanmu nanti.Jadi kau harus fokus.Jangan main sosmed terus." Nada nasehat Kak Andy sudah seperti menuduh orang.
"Siap Kak !Hmmm Kakak Ipar kemana??Aku gak liat dari tadi?" jelas ini pertanyaan ngarang.
Aku tau kakak iparku sedang kerumah Ny.Lee tetangga kami untuk membahas pemanfaatan sampah rumah tangga.Sengaja aku mengalihkan pembicaraan.
"Dia sedang kerumah Ny.Lee."
Suara ponsel kak Andy pun menyelamatkan aku dari obrolan selanjutnya.Diapun pergi menerima telpon di ruang kerjanya.
Aku segera memanfaatkan momen ini untuk kabur ke kamar.Aku duduk di kursi belajarku.Hingga pandanganku beralih ke laptop yang ada di depanku.
Oh iyaa ! Aku hampir lupa.
Aku kan bisa buka medsos dengan laptop.Kenapa sih bodoh banget kamu Gwen !!
Peristiwa di bantingnya ponselku memang benar-benar merusak pikiranku, membuat nafsu makan menurun dan stok airmata hampir habis karena aku mewek dulu kalau mau tidur.
Aku menyalakan laptopku.Dari arah pintu kamarku, Kakak Iparku tiba-tiba nyelonong masuk tanpa permisi.Aku agak kaget tapi dikit.
__ADS_1
"Maafkan aku Gwen.Aku ada gosip hot !!"
๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ