PASUTRI SETTINGAN

PASUTRI SETTINGAN
CHAPTER 44 : PASSWORD !


__ADS_3

Kalau di tikung balas aja.Tabrak dari depan.


🌸Mahasiswikebeletnikah🌸


☘☘☘☘


Jam 19.00 malam waktu Seoul aku sudah sampai di depan pintu rumah Mark yang berteknologi tinggi.


Sebenarnya wawancaraku selesai pada jam 14.00 tapi karena sesuatu.Aku memilih tak langsung pulang.


Aku terlebih dulu mengambil laptop yang sudah aku servis dirumah Kak Andy.


Dan saat aku disana Kak Andy sibuk mengemas baju karena dia akan menyusul kak Na Yeon Hye ke Busan.Karena sebentar lagi Kakakku akan melahirkan.


Kak Andy bersedia mengantarku pulang ke rumah Mark.Tapi aku menolaknya dengan alasan aku harus menemui Mark di kantor Agensi.


Kakak gak mungkin mau mengantar karena beda arah.


Aku memindai wajahku lagi dan menekan nomer password pintu.


Aku sekarang tau password ini mengarah pada seseorang.


Aku masuk kerumah dan melepas sepatu kemudian berganti dengan sandal jepit swallow kesukaanku.


Seperti biasa rumah dalam keadaan sepi dan kosong.Aku tau Mark tidak ada dirumah.


Aku membuka kulkas dan mengambil sebotol air mineral dan menuangnya di gelas.


Aku melepas penat sebentar dengan duduk di sofa.Tanganku masih memegang gelas yang berisi air dingin.


Aku tau pria yang sedang memeluk seorang wanita di sisi lain Restoran Perancis itu Adalah Mark Lee.


Dan wanita yang di peluknya adalah Hye Ri.


Aku tak heran jika Mark memeluknya.Mark dari dulu sudah menyukai Hye Ri.Semenjak Mark kecil didorong seseorang di ayunan dan terjatuh,Hye Ri lah yang menolong Mark Saat Mark menangis.


Sangat wajar jika kondisi saat ini berbalik, Hye Ri yang sedang sedih juga dihibur Mark.


Tapi yang menjadi pertanyaan ku saat ini.


Kenapa Mark harus menikah denganku kalau kenyataannya yang di cintai adalah Hye Ri??


Kenapa Hye Ri menangis saat keluar dari ruangan Direktur Byun???


Aku meneguk air di gelas sampai tandas.Rasa penasaran membuat ku cepat haus.


Ada apa dengan mereka bertiga??Dan untuk apa Mark menyeretku ikut masuk ke dalam lingkaran ini??


"Kau sedang apa??" suara familiar membuatku tersentak.


Entah sejak kapan siluman buaya ujug ujug masuk rumah.


"Aku sedang minum." Jawabku sambil mengangkat gelas sebentar kemudian menaruhnya di meja.


"Mana makan malamku??" tanya nya setengah berteriak.


Aku menepuk jidat.Aku lupa peraturan terbaru yang di buat Siluman Buaya.!!


"Maafkan aku.Aku juga baru sampai dirumah.." Aku bener kan??Emang aku baru nyampe.Barusan aku ngelamun paling masih 15 menit.


Aku mengambil pita rambut dan mengincir rambutku.Aku gak mau masak kalau di risih in sama rambut.


Dengan gesit aku membuka kulkas dan memutar otak.Makanan apa yang akan aku buat dengan bahan makanan yang hampir habis di kulkas.


Mark bertopang dagu menunggu ku memasak.


"Kau lapar??" Tanyaku seraya mengiris wortel bentuk korek api.Aku gak mau membentuknya jadi kelopak bunga.Itu akan menyita banyak waktu.


"Tentu saja, aku seharian latihan koreografi..." Balasnya malas.


Latihan koreografi?? Apa bener??Bukannya dia pelukan sama Hye Ri di restoran tadi??Aku memergoki kamu ya Mark ??


Tapi bisa aja kan dia abis dari restoran itu trus ke tempat latihan??


Hatiku mendebat secara pribadi.


"Kenapa lama sekali??" Protes Mark dengan mengerucutkan bibirnya.


Dia terlihat lucu dan memang kayak kelaperan banget.


15 menit kemudian makanan yang aku buat sudah jadi.Semangkuk porsi besar jajangmyeon terhidang di meja makan.

__ADS_1


Aku juga mengambil teh omija yang aku seduh untuk dihidangkan juga.


Tanpa ragu-ragu lagi, Mark langsung mengambil sumpit.Mengaduk-aduk sebentar mie nya dan memakannya.


"Utu panas...." Aku memperingatkannya kalau jajangmyeon yang dia makan baru beberapa detik di angkat dari kompor.


Mark menyeruput mie nya dan mengerjap ngerjapkan mata.


"Hmmmm....." Hanya itu tanggapan Mark saat makan masakan buatanku.Dan dia semangat memakannya lagi.


"Enak??" Akupun penasaran dengan mimik muka Mark yang sedang memakan masakanku.


Mark yang masih menyeruput mie mendongak sebentar untuk menatapku.


"Biasa saja, jajangmyeon di kantin agensi lebih enak.Aku makan karena aku benar-benar lapar.Saat perut kosong tak peduli ini enak atau tidak." Mark bisa banget ngeles.Aku cuma menanggapi dengan cengiran tingkah laku Mark yang suka alesan.


"MakanlaA." aku mengambil ransel di meja dan akan meninggalkannya makan sendirian.


"Gwen, apa kau tak ikut makan??" Tanya Mark menghentikan langkahku.


Aku kembali duduk berhadapan dengannya.


Mark menyumpitkan mie dan memberikannya padaku.Aku menerima dan menyeruputnya.


Jajangmyeon buatanku enak, gak ada yang aneh rasanya.


"Sebenarnya aku sudah kenyang." Kataku datar.Aku masih kepikiran Kejadian Mark meluk Hye Ri.


"Kau makan dimana??" Tanya Mark masih sibuk dengan makanan di depannya.


"Aku tadi makan bersama Direktur Byun..." jawabku santai.Aku yakin Mark gak akan bereaksi apa-apa soal ini.


Mark tiba tiba berhenti makan.Dan menatap ku tajam.


"untuU apa kau makan bersama dia??" Tanya nya tak sabaran.


"Dosenku memberi tugas untuk mewawncarai Direktur Byun, bukan keinginanku sendirA." aku jujur.Memang benar kan kalau ini tugas kampus??


"Seharusnya kau bilang padaku kalau ingin bertemu dia." Katanya melanjutkan makan yang sempat tertunda gara gara aku menyebut nama ByunHak Do.


"Untuk apa meminta ijin padamu?Kau juga kemana-mana tak pernah minta ijin padaku." Aku berkilah, memang selama menikah kita jarang mengurusi privasi masing-masing.


"Baiklah, mulai sekarang kita harus sepakat.Jika ingin pergi harus bilang."


"Aku setuju." Aku menimpali.


"Kita harus menjalankan drama ini dengan baik kan??Sampai pernikahan kita selesai??" Tanyaku dengan nada lembut cenderung rendah.


Mark menatapku sebentar.Kemudian tersenyum dan melanjutkan makan lagi.


"Besok aku ingin makan japchae..." Kata Mark.


Nah gitu dong Mark kamu request biar aku gak memutar otak kalau kamu udah lapar.


"Baiklah, besok aku akan belanja dulu karena sayuran ku sudah habis." Aku jadi ingat stok sayurku yang tinggal paprika ama daging doang.


Mark pun mengangguk lagi.


🌸🌸🌸🌸🌸


Pagi ini bertepatan hari minggu.Setelah kita sarapan sandwich, aku bersiap-siap ke supermarket terdekat untuk berbelanja sayuran.


Kalau Mark sudah makan begini, aku jadi tenang.Seperti perasaan tenang seorang Ibu ketika anaknya sudah makan.


"Kau mau kemana??" Tanya Mark saat aku bersiap-siap untuk pergi.


"Aku akan berbelanja." Jawabku singkat seraya memakai topi baret warna marun kesukaanku.


Dari sekian banyak asesoris wanita yang ada,aku hanya suka topi.Itupun topi model baret gini.


Rambut yang bergelombang juga aku urai.


"Aku akan mengantarmu, tunggu aku." Mark buru-buru naik ke atas mengambil sesuatu di kamarnya dan aku menunggunya di depan pintu rumah.


Aku jadi senyum senyum sendiri entah hal baik apa yang merasuki Mark hingga dia berubah jadi baik dan mau repot-repot mengantarku.


"Ayo naik." Mark mempersilakan aku naik.


"Baiklah." Aku dengan senang hati bersedia di bonceng Mark dengan sepedanya.


Aku kagum sama suami KW ku ini.Meskipun dia idol terkenal dan punya banyak harta dia gak gengsi naik sepeda dan mau mengantarku.

__ADS_1


Jarak supermarket dengan rumah memang tak terlalu jauh, hanya 200m dari halte.


"Berpegangan padaku.Kalau kau jatuh aku tak mau menolongmu." Suara Mark membuyarkan kekagumanku padanya.


"Iyaaa !" Sahutku setengah mengeluh.


Tak berapa lama aku sudah mendorong trolly belanjaan dan Mark memilih-milih sayuran dan produk yang dia beli.


"Detergen masih ada??" Tanyanya dengan mengambil sebotol besar pewangi pakaian.


"Tinggal sedikit." Jawabku dengan muka cemberut.


Dia pun mengambil satu kotak detergen isi 1000gr.


Jangan-jangan setelah ini dia gak cuma nyuruh aku masak tapi juga nyuruh aku nyuci pakaiannya.


Aku mendorong trolly lagi mengekori langkah Mark.


Dan saat berada di rak sayuran tiba-tiba sapaan lembut terdengar.


"Hai Mark."


"Hye Ri...." Balas Mark setengah terkejut tiba-tiba ada Hye Ri disana.


Hye Ri pun tanpa canggung menggandeng lengan Mark.Tapi aku bisa membedakan ini gandengan mesra atau cuma teman.


Aku rasa ini gandengan mesra.


"Kau berbelanja juga??" Tanya Mark tersenyum girang mendapati gadis yang di sukainya berada disini.


"Iya,hari ini ibuku ulang tahun dan kami akan merayakannya dirumahku." Hye Ri masih bergelayut manja di lengan Mark.


Aku tiba-tiba jadi jengah melihat keakraban mereka yang mendadak jadi aneh.


Hye Ri yang setau ku tak pernah berbuat begini sekarang berubah 180%.Bahkan dia tak menyapaku seakan menganggap aku tak ada.


Aku berdehem untuk mengode mereka.


"Ahh, ada kau juga Gwen?" Akhirnya dia nyadar dan menyapaku.


Aku tersenyum manis mengangguk.


Ya tentu saja aku ada.Aku adalah istri Mark Lee.Wajar lah kalau pasutri kemana-mana barengan??


"Aku akan melanjutkan belanjaku ya." Mark pun melangkah pergi untuk berbelanja lagi.


Dan aku tiba-tiba jadi senang karena perhatian Mark gak terfokus sama Hye Ri seorang.


"Mark, bisakah kau ikut denganku untuk merayakan ulang tahun Ibuku??Ibuku sangat ingin bertemu denganmu." Perkataan Hye Ri membuat Mark menghentikan langkahnya.


Dan membuat jantungku berdegub kencang.Aku berharap Mark akan menolak ajakan Hye Ri dan memilih untuk menikmati japchae buatanku.Karena aku sedang semangat karena Mark yang memintanya.


Mark seperti sudah membuat keputusan.


"Ini kartu kreditku.Gunakan untuk membayar di kasir.Aku akan mengahdiri ulang tahun Bibi.Kau bisa pulang sendiri kan???"


Jadi ini keputusan Mark???Aku menerima sodoran kartu kredit berwarna hitam darinya


"Baiklah " Kataku lirih.


Aku masih terpaku di tempatku saat mereka berdua pergi.


Aku merasa hubungan Mark dengan Hye Ri sudah tak seperti dulu lagi.Aku tau suami KW ku mencintai Hye Ri.


Aku hanya istri palsu kan???Hubungan kita palsu.Janji kita di hadapan Tuhan juga palsu.


Ada sedikit retakan di hatiku bersamaan dengan rasa penasaran ku tentang Hye Ri yang terjawab.


Mark mengingat hari ulang tahun hye ri sebagai password pintu rumahnya.Mungkin Mark berharap suatu saat pintu hati Hye Ri akan terbuka untuk Mark.


Dan aku merasakan, pintu itu udah terbuka lebar sekarang.


🌸🌸🌸🌸🌸


amburadul tulisan author gaes..


soalnya barengan ama belajar bahasa juga jadi gak maksimal mengahalunya.


makasih ya untuk para readers dan author yang mendukung....


selamat siang selamat aktifitas semuanya...

__ADS_1


__ADS_2