
Rapat Besar Para Pemilik akan segera di mulai!!
...••••••••••...
"Oi, pendek! Masih sehat Kau? Hehe..." Teriak Nara. Nara adalah sebutan untuk orang terkuat ke tiga.
"Ayo." Ucap Aglaea, Ia tidak peduli kepada Nara, dan memilih untuk berjalan masuk ke dalam Gedung itu.
"Ck, jangan sombong Kau pendek!" Decak kesal Nara, lalu Ia mengeluarkan bulatan hitam di tangannya, sekira ukuran kelereng, lalu menyentilkan bulatan itu ke arah Aglaea.
Swushh..."
Tak!" Bulatan itu dengan mudahnya terpental oleh telunjuk Weist.
"Kau!!" Gumam Weist marah.
"Sudah, Kita harus cepat masuk." Ucap Aglaea kepada Weist yang akan membalas serangan itu.
"Hihi, Kau takut?" Ujar Reg, yang tiba-tiba muncul dari dalam lingkaran hitam di depan Aglaea.
Lingkaran itu adalah bagian dari Anugerahnya, bisa di bilang seperti lubang cacing, jadi dengan mudah Nara berpindah tempat menggunakan Anugerahnya.
"Sudah cukup!!" Teriak Weist marah.
Tak!" Tinggal 1 senti lagi kepalan tinju Weist mengenai wajah Nara, namun tinjunya berhasil di tahan oleh Aglaea.
"Kenapa?" Tanya Weist kesal.
"Jangan tunjukkan kekuatanmu disini..." Ucap Aglaea seraya melepas tangannya, dan kembali berjalan tanpa menghiraukan Nara.
Setelah Aglaea pergi cukup jauh, Weist pun ikut menyusulnya. Sedangkan Nara, Ia sedari tadi tidak bergerak, seluruh tubuhnya menjadi kaku.
Bahkan sedari tadi ekspresi wajahnya tidak berubah, masih tetap dalam ekspresi penuh ketakutan, layaknya Ia baru melihat dewa kematian di depannya.
"Hahh...!?" Nara seketika terperangah kaget, Ia tidak ingat, tentang hal yang terjadi setelah Weist melayangkan tinjunya, yang Ia tahu sekarang, hanyalah di sekitar Gedung sudah sepi.
.
Di dalam Mansion, tepatnya di sebuah ruangan besar, para Pemilik besar sedang berkumpul melingkar di sebuah meja hijau, meja itu berukuran 25 meter, dengan jarak setiap kursi 5 meter.
Di sisi kanan Aglaea, tengah duduk Si Peringkat 5 atau sebutannya adalah Ails, lalu di sebelah Ails, ada Si Peringkat 1, atau sering di sebut Hiji.
Dan di sisi hiji, dengan duduk layaknya seorang raja, Ia menunjukan sikap sombong dan superior, bahkan kakinya Ia silangkan di atas meja itu, Si Peringkat 2 atau Ret.
__ADS_1
Braak!!" Seseorang membuka pintu paksa.
Ya, orang itu adalah Nara, Si Peringkat 3. Para Pemilik disini tidak ada yang mengetahui nama asli tiap orang.
"Oi, siapa Kau!!" Teriak Ret kepada Nara sambil menunjuknya.
"Hahh?! Apa maksudmu Kep*rat!! Cari mati?" Jawab Nara dengan umpatannya.
"Kau!!" Geram Ret, lalu Ia berdiri dari kursinya, namun tidak Nara hiraukan, Ia malah dengan santainya duduk tanpa memperhatikan Ret.
"Kau harus mati!!" Ujar Ret sambil muncul kobaran api di sekujur tubuhnya.
"Cukup!!!" Teriak Hiji memerintah Ret.
Sebenarnya Ret tidak menerima perintah dari Hiji, tapi karena Anugerah Hiji, Ret sekarang tidak bisa berkutik, Ia memadamkan apinya secara perlahan, lalu Ia duduk dengan wajah penuh ketakutan.
"Ck! Kali ini Kau selamat.." Ujar Ret sambil menatap sinis Nara.
"Karena semua sudah disini, Aku meminta orang luar untuk segera pergi dari sini." Ucap Hiji sambil menatap ke arah Weist.
Keberadaan Weist sekarang adalah keganjilan, karena seharusnya tidak ada yang boleh membawa orang luar ke tempat ini, dan hanya Aglaea yang membawa orang luar.
"Maaf, Dia adalah bagian dari topik pertemuan kali ini." Jawab Aglaea santai.
"Ya, Aku tahu. Makanya sekarang Aku akan memberikan Dia peringkat." Jawab Aglaea santai.
"Kalau begitu, lakukan!" Perintah Hiji, yang sudah mengerti dengan maksud ucapan Aglaea.
"Terima kasih." Jawab Aglaea, lalu Ia menatap merendahkan ke arah Nara.
Dan Nara tahu, bahwa sekarang Aglaea sedang menatap ke arahnya, Dia juga tahu, bahwa Aglaea berniat untuk mengambil kursi miliknya.
"Oh, Kau mau ini?" Ucap Nara santai.
"Ya, duduk dengan tenanglah Kau disitu." Jawab Aglaea memalingkan pandangannya.
"Hah!?"
Braak!!" Nara terjungkal ke belakang saat akan berdiri, lalu Ia memberontak dengan sekuat tenaga untuk bangkit.
"Sial! Apa ini!" Ujar Nara.
"Ju... Agla...." Belum selesai Nara bicara, Ia tiba-tiba lenyap, di lahap oleh cahaya putih yang pekat.
__ADS_1
Seharusnya Nara bisa saja untuk lepas dari serangan Aglaea, tapi karena Ia sedang bersama Weist, Nara jadi tidak bisa menggunakan Anugerahnya.
"Dengan ini kunyatakan Wilayah Nara telah jatuh..." Belum selesai Aglaea berbicara.
Braak!! "Apa maksudmu!!" Ujar Ret marah.
"Jika Kau berniat mengambil wilayah Nara, maka Kita akan bertarung disini!" Ancam Ret.
Karena Aglaea telah mengalah Nara, jadi otomatis wilayah Nara akan jatuh ke tangannya, dan jika wilayah Ju dan Nara di gabung, maka besarnya akan sama dengan Wilayah Ret.
Dan itu mengharuskan di antara keduanya untuk saling memperebutkan posisi, tentunya yang kalah akan kehilangan semua wilayahnya, dan Aglaea tidak mau repot karena hal itu.
"Aku tidak tertarik." Bantah Aglaea tenang.
"Hah?! Apa maksudmu!!" Ujar Ret tidak terima.
"Wilayah itu akan ku berikan kepada Ajudanku. Weist, mulai sekarang Kau Pemilik dengan peringkat ketiga, Nara." Ucap Aglaea tidak peduli dengan Ret.
"Baik Ratu, Saya permisi." Ucap Nara sopan, lalu Ia melangkah pergi ke arah kursi Nara yang masih tergeletak disana.
"Duduk!!" Tegas Hiji berkata kepada Ret.
Lagi-lagi Ret tidak berkutik di hadapan Hiji.
"Jadi ini maksudmu?" Tanya Hiji kepada Aglaea.
"Ya, tidak apa kan? Terlebih lagi, Dia yang telah melanggar perjanjian terlebih dulu." Ucap Aglaea tenang, lalu Ia mengambil dan menyeruput teh di depannya.
"Tidak masalah." Jawab Hiji, Ia juga tahu bahwa Nara memang sudah tidak layak berada di sini, tapi Yang Hiji tidak mengerti, kenapa Aglaea menyerahkan kursi yang lebih tinggi posisinya, kepada Ajudannya.
Tapi itu bukanlah topik utama dalam Rapat ini, Hiji tidak ambil pusing mengenai Aglaea. Dan bersamaan dengan Weist yang baru saja akan duduk.
Sreek!!" Hiji berdiri dari tempat duduknya.
"Rapat hari ini Kita mulai!" Ujar Hiji, lalu Ia menjentikkan jarinya, dan seketika ruangan di tempat itu berubah, mereka sekarang berada di gumpalan awan, tepatnya mereka terbang di atas bangunan itu.
...°°°°°°°°...
Visual Ju Aglaea, semua latar belakang tentangnya, Author masih sembunyikan.
(sumber: ig- kawaii.night)
__ADS_1
Jangan Lupa Like😚