Pengantin Milik Raja

Pengantin Milik Raja
episode 41 Pernikahan Raja dan Bulan


__ADS_3

Pernyataan Bulan yang menyatakan bahwa pernikahan antara Raja dan dirinya harus disembunyikan dari semua khalayak, membuat sang artis sontak tersentak. Ia tak menduga, Bulan bisa mengambil keputusan seperti itu hanya demi melindungi popularitas Raja sebagai artis ternama.


Konsekuensi bagi seorang artis top sekelas Raja, memang sangat berat. Sedikit saja melakukan kesalahan, bisa mengurangi image seorang public figur di jagad dunia hiburan. Apalagi, Raja adalah seorang musisi yang dikenal sangat baik tanpa cacat sedikitpun. Ia jauh dari segala tudingan gosip miring sehingga semua orang menyukai Raja. Para fans garis kerasnya juga bejibun tak terhitung jumlahnya dan semakin terus bertambah setiap harinya.


Tentu saja, Bulan tak ingin menghancurkan karir Raja hanya karena kehadirannya dalam hidup sang artis. Meski sebenarnya, Raja sudah siap menanggung resiko atas perbuatannya sendiri, termasuk kehilangan fans. Padahal apa yang terjadi pada Bulan, bukan sepenuhnya salah Raja.


Walaupun pernikahan ini terpaksa harus keduanya lakukan, Bulan tetap menghormati privasi Raja dan berniat tak ikut campur urusan dunia keartisan calon suaminya. Bagi Bulan, anaknya memiliki seorang ayah dan ibu lengkap, itu sudah lebih dari cukup untuk gadis malang itu.


"Apa yang kau katakan, Bulan? Kenapa pernikahan kita harus disembunyikan? Biarkan saja semua orang tahu? Tak perlu ditutup-tutupi!" cetus Raja tidak setuju dengan pendapat Bulan mengenai ide Bulan untuk menyembunyikan pernikahan.


"Apa makasudmu Raja! malah bagus kalau tidak ada yang tahu soal pernikahanmu ini!" bentak ibu Raja.


"Mama diem aja! Ini urusan Raja, tolong jangan ikut campur!" Raja jadi sewot.


"Anak ini ...." Jenny hendak mengomel, tapi di larang oleh suaminya.


"Raja benar, Ma. Jangan ikut campur urusan Raja, Kita lihat dan terima saja apa keputusan putra kita karena ini adalah hidupnya," tandas Steve sehingga membuat istrinya terdiam meski wajahnya cemberut akut.

__ADS_1


Menurut Steve, putranya itu benar. Ini masalah kehidupan Raja, tak seharusnya orang tua ikut campur terlalu dalam segala urusan anaknya. Bagi ayah Raja ini, putranya mau menikah saja ia sudah sangat senang. Artinya dugaannya kalau Raja adalah seorang G ternyata salah besar. Ia tak begitu mempermasalahkan dengan siapa putranya itu menikah, yang pentiang Raja bahagia. Sungguh ayah yang pengertian sekali.


Semua orang tahu, dampak apa yang akan terjadi jika sampai pernikahan Raja dengan Bulan terekspose. Akibatnya bisa fatal karena para fans garis kerasnya Raja itu sangat menakutkan dan bucin akut banget pada sang artis. Bisa jadi mereka tidak terima jika artis idola mengagumkan seperti Raja menikah dengan gadis biasa yang nggak jelas asal-usulnya seperti Bulan.


Tak menuntut kemungkinan, Bulan juga akan diserang dan dihujat netizen. Bahkan bagian terburuknya adalah pamor Raja bakal meredup. Itulah hal yang paling tidak diinginkan Bulan sehingga ia meminta pernikahan ini disembunyikan.


"Tuan Raja, sejujurnya ... aku tidak menginginkan pernikahan ini." Bulan mulai menjelaskan pemikirannya. "Kita sama-sama tahu tidak ada cinta diantara kita. Tapi aku tidak mau egois dan akupun merasa kalau anak ini membutuhkan kita berdua. Tapi yang kubutuhkan adalah ketenangan. Bila keluargaku saja tak menganggapku ada, bagaimana mungkin para fansmu merestuimu hidup berdampingan dengan wanita rendahan sepertiku? Oke, jangan pikirkan aku. Tapi pikirkan anak ini?" Bulan menyentuh perutnya sendiri.


"Anak ini juga pasti akan kena imbasnya karena telah hidup dirahimku. Akan lebih baik kalau tidak ada yang tahu tentang pernikahan kita. Permintaanku ini bukan demi kebaikanmu ataupun nama baik keluargamu saja tuan Raja, tapi ini demi kebaikanku dan juga kebaikan anak ini, kelak." Bulan meyakinkan Raja. Ia akui, keputusannya ini memang berat dan sedikit menyakitkan, tapi Bulan percaya, inilah yang terbaik.


"Sudah kubilang, aku tak minta lebih dari ini." Bulan sengaja memotong ucapan Raja karena keputusannya sudah bulat dan tidak ingin di ganggu gugat. "Kau mau mengakui anak ini sebagai anakmu, itu sudah lebih dari cukup untukku. Artinya, status anak ini kelak akan jelas dan bisa mendapatkan kehidupan layak. Jangan sampai apa yang terjadi padaku, terjadi juga pada anak ini. Aku menghargai privasimu sebagai artis ternama, tuan Raja. Jadi tolong ... hargai privasiku juga." Mata Bulan menatap lurus wajah Raja sambil berkata-kata.


"Aku tidak tahu, harus berkata apalagi. Yang jelas aku akan berusaha melakukan yang terbaik untukmu dan untuk calon anak kita." Raja memeluk Bulan dihadapan banyak orang sehingga tangis Bulan langsung pecah.


Perkataan Bulan memang benar, tapi entah mengapa hati Raja tetap keberatan jika pernikahan mereka disembunyikan. Itu sama saja dengan bila diluar rumah, Raja berstutus sebagai pria lajang yang digandrungi banyak fans. Namun, jika di dalam rumah, maka statusnya Raja adalah pria beristri sekaligus calon ayah.


Keputusan sudah dibuat, nenek Raja menyetujui persyaratan Bulan untuk menyembunyikan pernikahan ini. Sedangkan untuk Jenny, tidak ada alasan bagi ibu Raja untuk menentang pernikahan putranya dengan gadis yang tidak ia suka. Sebab, ayah dan nenek Raja mendukung pernikahan ini.

__ADS_1


Sebagai seorang ibu, tetap saja Jenny menginginkan Raja menikahi putri dari keluarga baik-baik yang setara dengan Raja. Bukan dengan Bulan karena gadis itu tidak jelas asal usulnya. Sayangnya, ibu Raja kalah suara sehingga terima atau tidak terima, pernikahan Bulan dan Raja akan segera digelar di detik ini juga.


Penghulu sudah didatangkan beserta para saksi yang bakal menjadi saksi pernikahan Raja dan Bulan selain pihak keluarga Raja. Berkas-berkas yang dibutuhkan dalam proses pernikahan juga sudah siap.


Kedua mempelai pengantin duduk berdampingan untuk memulai acara pernikahan. Mempelai pengantin pria dan pengantin wanita duduk dengan khidmad mendengarkan arahan dan petunjuk dari sang penghulu meski sesekali Raja mencuri pandang Bulan yang sejak tadi menundukkan wajahnya. Padahal Bulan terlihat sangat cantik malam ini.


Ijab kabulpun dilangsungkan dan malam ini juga, Bulan sudah menjadi pengantin Raja setelah penghulu dan para saksi lainnya menyatakan kata 'sah' dengan lantang. Semuanya mendoakan pasangan pengantin baru itu agar hidup bahagia dan samawa. Akhirnya, mereka berdua telah resmi menyandang gelar sebagai pasangan suami istri alias pengantin baru.


Setelah acara pernikahan selesai, Bulan di bawa ke kamar Raja dan yang membimbingnya, siapa lagi kalau bukan ibu Raja alias ibu mertua Bulan. Meski kini Bulan sudah menjadi menantunya, api kebencian masih saja tersulut di hati mertua Bulan ini.


"Heh Bulan, denger ya ... mungkin kau berhasil mengambil hati anakku, suamiku, bahkan ibu mertuaku. Tapi jangan harap kau bisa mengambil hatiku dengan mudah. Kita lihat saja, sampai berapa lama kau betah berada di sini sebagai istri anakku," bisik ibu Raja solah itu adalah peringatan keras untuk Bulan.


"Nyonya, aku sama sekali tidak keberatan anda membenci saya karena saya sadar dan tahu diri. Saya hanya minta ... jangan benci cucu anda karena dia sama sekali tidak bersalah," ujar Bulan dan mertuanya itu langsung buang muka meninggalkan Bulan berdiri didepan kamar pengantinnya.


BERSAMBUNG


***

__ADS_1


__ADS_2