Pengantin Milik Raja

Pengantin Milik Raja
episode 57 Fakta Baru dari Bulan untuk Raja


__ADS_3

Aksi Jenny yang meminta Bulan untuk meninggalkan Raja di depan banyak orang membuat sang artis bagai tersambar petir terdahsyat di dunia. Ia sungguh tak percaya dan tak pernah menduga mendengar apa yang dikatakan ibunya pada wanita yang kini mengandung buah hatinya bersama Bulan.


Raja yang kala itu kebetulan ada di sudut ruang pesta terkejut bukan kepalang. Langkahnya yang tadinya akan melakukan pemotretan bersama rekan satu tim reality shownya mendadak terhenti begitu saja. Hati Raja bagai tersayat belati tertajam di dunia, ibunya … ibu yang melahirkannya, tega membuat hidup Raja yang tadinya sempurna, jadi kacau balau begini.


Mata Raja terus tertuju pada reaksi Bulan yang hanya diam saja. Artis ternama itu jelas tahu kenapa istrinya memilih diam membisu ketika mertuanya memperlakukannya dengan sangat buruk. Hal itu sengaja Bulan lakukan demi melindungi popularitasnya sebagai artis papan atas di negara ini.


Jika Bulan mau, istrinya itu pasti sudah mengatakan bahwa dirinya adalah istri dari artis ternama yang menikahinya secara diam-diam. Namun, Bulan tak buka suara sepatah katapun dan hanya berdiam diri saja menerima segala macam hinaan serta cacian dari mertua bersama rekan-rekannya yang ada di hotel ini. Tempat sama di mana Raja berada dan mulai syuting acara reality shownya.


Sepertinya, Jenny tidak tahu kalau putranya juga ada di hotel ini. Jika ia tahu, mana berani ia merendahkan dan menghina Bulan dihadapan banyak orang bahkan sampai bertindak kasar pada menantunya sendiri.


“Ma … teganya kau!” geram Raja dan ia hendak menemui Bulan untuk membuat perhitungan dengan ibunya sendiri.


Namun, langkah Raja langsung dihentikan asistennya yang merentangkan kedua tangannya menghalangi langkah Raja.


“Jangan Tuan, jangan bertindak gegabah!” serunya mencoba meredakan amarah Raja.


“Minggir, Ben! Jangan halangi langkahku!”tandas Raja, dan mata merahnya menatap marah ibunya dari kejauhan.


“Tidak, Tuan, saya tidak akan minggir! Silahkan bunuh saya jika anda ingin pergi ke sana dengan cara seperti ini. Kita pikirkan cara lain Tuan, jangan buat pengorbanan Nona Bulan sia-sia!” Ben berlutut dihadapan Raja dan apa yang ia ucapkan barusan telah membuat Raja semakin tertegun.

__ADS_1


Saat ini sang artis ternama ini benar-benar emosi dan ia sama sekali tak bisa mengntrolnya. Tindakan ibunya sudah melewati batas dana sangat tidak pantas dilakukan oleh seorang ibu manapun di dunia ini.


“Kau ingin aku ikut seperti Bulan? Berdiam diri saja dan cuma bisa melihat sementara harga diri istriku di sana diinjak-injak oleh para emak-emak nggak jelas itu?” bentak Raja hampir berteriak. Untung semua orang tak begitu peduli pada bentakan Raja karena mereka terlalu fokus pada Bulan dan mertuanya.


“Bukan begitu Tuan, saat ini nona Bulan mencoba mati-matian melindungi popularitas anda agar tetap terjaga …


“Persetan dengan popularitasku Ben, untuk apa aku tenar tapi Bulan menderita karena aku? Jangan halangi aku! Aku sama sekali tak peduli karirku hancur asalkan aku bisa bahagia bersama Bulan,” bentaknya lagi semakin marah.


“Nona Bulan tidak menderita karena Tuan, tapi ia sengsara karena ulah Nyonya besar yang masih belum mau menerimanya sebagai menantu. Dengarkan saya, Tuan muda ….” Ben membeberkan rencananya untuk menyelesaikan masalah ini.


Seketika, amarah Raja mereda setelah asisten kepercayaannya menjabarkan rencana masuk akalnya. “Kau yakin itu yang terbaik?”tanyanya menatap penuh harap asisten kepercayaannya.


“Saya yakin itulah yang juga diinginkan nona Bulan, Tuan. Dia tahu yang terbaik untuk suaminya. Cinta nona Bulan pada anda begitu besar meskipun Nona tak pernah mengatakannya. Kalian berdua sepertinya memang sudah jodoh dari lahir. Tolong … jangan sia-siakan pengorbanannya, Tuan. Saya sudah menyelidiki, Nona Bulan sudah menjadi penggemar fanatik Anda sejak 3 tahun lalu dengan memakai akun samaran dan Anda selalu memambalas setiap DM-nya tanpa sadar,” terang Ben memberikan kabar bahagia untuk Raja soal kebenaran istrinya sendiri.


“Nanti akan saya beritahu akunnya yang mana Tuan, sekarang kita harus melindungi mereka. Saya yang akan mengurus nona Kiran, dan Tuan melindungi nonan Bulan.”


Pandangan mata Raja langsung terarah pada bahaya yang sebentar lagi menimpa Bulan karena ibunya bersiap melempar kue pesta ke tempat istrinya dan Kiran berdiri. Tanpa pikir panjang, Raja melepas jaket hitamnya yang akan ia gunakan untuk pemotretan lalu langsung melesat cepat mendekat ke arah Bulan sambil menutupi kepalanya dengan jas hitam tersebut. Hal serupa juga dilakukan Ben yang berlari ke arah Kiran. Kedua pria tampan itu sama-sama melindungi wanita mereka masing-masing.


Bruk!

__ADS_1


Sebuah kue besar menimpa punggung Raja dan potongan kue-kue tersebut terlempar ke segala arah termasuk mengenai kepala Ben yang kebetulan sudah berlindung di balik jas hitamnya.


“Kau tidak apa-apa, Sayang?” tanya Raja mencemaskan keadaan Bulan di bawah jas hitam yang sengaja ia rentangkan di atas kepalanya dan kepala istrinya.


Kedatangan Raja yang tiba-tiba saja muncul di depan Bulan membuat wanita cantik itu terperangah antara percaya dan tidak percaya. Ia sungguh tidak tahu bagaimana bisa suaminya yang seorang artis ternama mendadak ada di sini dan bahkan melindunginya dari kue yang terlempar kearahnya, tapi kini malah menimpa punggung Raja.


Mata kedua pasangan suami istri itu saling memandang satu sama lain dengan perasaan masing-masing. Satunya memandang dengan perasaan lega tak terkira karena ia datang tepat waktu dan bisa melindungi istrinya. Satunya lagi masih was-was dan bingung dengan kehadiran suaminya di sini. Artinya, Raja pasti tahu apa yang terjadi padanya dan juga yang dilakukan ibunya alias mertua Bulan.


“Ra-Raja … kau … di sini?” Bulan gugup, ia bahkan menyentuh wajah suaminya untuk memastikan apakah artis tenar ini benar-benar Raja ataukah hanya khayalannya semata. Ternyata benar, pria yang membuatnya terkesan dan mulai merasakan apa itu cinta, sungguh ada didepannya.


Semua orang bingung dengan kehadiran seseorang tak dikenal tiba-tiba berdiri di depan Bulan sambil menutupi kepala mereka dengan jas seolah sengaja bersembunyi dibawahnya. Ben yang melakukan hal sama pada Kiran langsung mengingatkan tuannya untuk segera pergi dari sini sebelum orang-orang sadar kehadirannya dan pastinya bakal menghebohkan dunia jagad maya jika ada yang tahu kalau Raja, sang artis idola para kaum hawa, ada di pesta ini.


“Tuan muda, ayo pergi. Jangan biarkan mereka melihat wajah Anda?” ujar Ben dan Raja mengiyakan tanpa bicara.


Kedua laki-laki itu membawa wanita yang mereka lindungi dari balik jas hitam mereka masing-masing untuk segera pergi dari hotel dan pesta ini. Sebenarnya, Raja tak ingin membiarkan kejadian buruk yang menimpa istrinya berlalu begitu saja. Ia sungguh geram menyaksikan ibunya sendiri memperlakukan Bulan seperti sampah yang perlu dibuang dan dibersihkan.


Namun atas saran Ben, ia terpaksa menahan semua emosinya dan tetap menyembunyikan dirinya dari banyaknya tatapan mata orang demi melindungi Bulan dan menghormati pengorbanannya.


“Kau aman bersamaku, Sayang. Kita akan pergi … pergi ke tempat jauh di mana … takkan ada siapapun yang bisa menyakitimu lagi,” bisik Raja dengan suara nada bergetar sedangkan Bulan masih shock menatap suaminya yang memeluk pinggangnya erat-erat.

__ADS_1


BERSAMBUNG


***


__ADS_2