PENGGANTI HATI

PENGGANTI HATI
Menikmati Moments


__ADS_3

Siang ini begitu istimewa, Lulu dan Meko menemukan kembali keluarga nya yang lama hilang.


Gadis manis itu selalu memeluk Sofie, ia seakan tak ingin terpisah dari ibu sambungnya. Tangan lembut yang selalu membelai kepala nya, seakan enggan ia lepaskan.


"Aku boleh panggil bunda sama ibu Sofie?" Lulu tak sabar menanti jawaban Sofie.


"Kamu anakku... Jadi terserah apa panggilan mu sayang... Asalkan itu sopan dan membuat mu bahagia .."


Sofie mengecup berkali kali kening Lulu. Ia seperti baru mendapat anak bayi yang tak mau lepas dari nya. Walaupun sebentar.


"Makasi bunda... Aku jadi sayang bunda Sofie sama seperti bunda Ayudia. Aku akan jadi anak yang baik..."


"Bagus .. itu yang bunda harapkan. Karena ada seseorang yang menunggu kehadiran Kalian suatu saat nanti di surga .."


"Iya... Kita akan bersama sama di sana.. "


Lulu kembali masuk dalam pelukan Sofie. Ia seperti anak bayi yang tak mau lepas dengan ibunya.


"Kita jadi dilupain yang didepan Yah .."


Meko menggoda Lulu dengan candaannya. Semua ikut tertawa melihat tingkah Lulu yang konyol. Ia langsung memeluk Gantara dari belakang.


"Masih lama ya Yah?" Tanya Lulu mendekati Gantara.


"Ga.. sebentar lagi akan sampai" jaeab Ayah tersenyum padanya.


"Kamu sudah ga sabar ya dek?" Meko mengelus kepala Lulu.

__ADS_1


"Iya... Aku sangat bersemangat hari ini." Ia kembali ketempat duduknya.


"Sabar sayang... Sebentar lagi kita akan sampai." Sofie membelai lengan Lulu.


Tak berapa lama mereka sampai dipantai yang telah mereka rencana kan.


Suasana panas dibibir pantai sangat terasa ditubuh, namun angin kencang lumayan menyejukkan tubuh mereka.


"Ayah .. aku mau ke sana sebentar.." Meko berjalan ketempat orang berjualan kelapa muda.


Mereka duduk dipondok pondok yang telah tersedia ditepi pantai. Suasana siang ini begitu panas. Kulit bisa terbakar jika berjalan dibawah sinar matahari.


"Ternyata panas juga ya bund..."


Lulu memegang kipas angin kecil berwarna kuning. Sesekali ia arahkan ke depan Sofie.


Lulu menggeser duduknya kearah Sofie. Melihat ombak laut yang seakan bergoyang goyang di hamparan yang luas.


"Ayo ayah foto kalian..."


Bak fotographer Gantara mengarahkan kamera ke depan Lulu dan Sofie yang sedang duduk berdekatan.


"Ganti gaya dong .."


Lulu mengeluarkan bakatnya yang terpendam bergaya bak model diatas panggung. Sontak Sofie mengikuti persia apa yang diajarkan Lulu.


"Wah wah... Ada model disini ya Yah?"

__ADS_1


Meko datang bersama tukang kelapa membawa kelapa muda yang sudah diracik sehingga menimbulkan rasa enak yang hakiki.


"Hmmm .. enak sekali... Segaaar" Lulu kembali menyedot air kelapa dengan sedotan besar yang disediakan penjualnya.


"Kelapanya tadi dibakar lho.. enak kan.? Kata si abangnya bisa buat kesehatan juga " jelas Meko.


"Kelapa memang untuk kesehatan Meko... Mengatasi dehidrasi. Sangat bagus untuk tubuh. Stamina bertambah, minuman enak yang menyehatkan." Imbuh Gantara berlagak model iklan di televisi.


"Ayah ada ada saja..."


Lulu tertawa melihat tingkah Gantara yang tak pernah ia lihat lagi semenjak kepergian Ayudia. Kini ayah mereka terasa telah kembali dan lepas dari kesedihan.


Lulu melihat semua anggota keluarga nya. Berkata dalam hati.


Aku sangat menyayangi kalian semua. Semoga kita tak terpisah lagi dan tak ada masalah yang datang dalam keluarga kita.


"Kenapa sayang?" Sofie membelai rambut Lulu yang ditiup angin.


"Ga apa apa bund.... Hanya menikmati moment"


Lulu tersenyum menatap ibu sambungnya. Berharap semua akan baik baik saja.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2