
"Action...!!"
Suasana semakin panas diruangan itu. Nadhifa dengan lihainya berakting bersama Jack. Pria yang ia anggap segala gala nya baginya sekarang.
Beberapa pegawai Jack sampai melakukan hal hal yang tak pantas dilihat dengan mata. Bagaimana tidak? Ia menyaksikan pergumulan dua anak manusia bersamaan dengan suara yang saling mendesah dan mengerang. Hingga bisa membangkitkan hasrat dan nafsu setiap orang yang mendengarnya bahkan melihatnya seperti ini.
Air liur mereka seakan menetes setiap pelayanan yang Nadhifa berikan pada Jack. Mereka iri dan ingin menggantikan posisi Jack disana.
85 menit akhirnya berakhir, Nadhifa terkulai lemas tak berdaya. Beberapa pegawai membawanya kembali kekamar yang Jack siapkan spesial untuk Nadhifa.
"Tinggalkan aku sendiri..."
Kedua pegawai itupun menutup pintu kamar Nadhifa tanpa mendapat kan tips apapun.
"Aku mencintaimu Jack .."
Senyuman mengambang dibibirnya. Ia menarik selimut dan memejamkan matanya. Mengusir lelah dan letih saat beradu akting dengan seorang master seperti Jack.
__ADS_1
"Boss .. kami juga ingin berada diposisimu .." salah satu pegawainya mendekati Jack setelah mengantarkan Nadhifa kekamar.
"Hahaha... Kau menginginkannya .. buat punya mu perkasa seperti milik ku ini. Maka wanita akan tergila gila padamu dengan sendirinya... Hahahaha...."
Semua orang tertawa mendengar jawaban Jack. Dan mereka saling melihat miliknya masing masing. Merasa omongan boss nya sangat benar. Dan akhirnya juga ikut tertawa.
"Kerja bagus... Kita akan mendapatkan untung besar nantinya. Kalian tunggu saja... Sesuatu sedang menanti karya kita ..."
Banyak diantara remaja sekarang yang tak bisa menahan diri mengikuti trend jaman sekarang. Bahkan diantara mereka bersedia dengan suka rela memperlihatkan hal yang seharusnya mereka jaga dengan baik.
Kejahatan yang baru baru ini Sedang marak dikalangan remaja dan anak anak adalah Grooming.
Dilansir dari National Society for the Prevention of Cruelty to Children (NSPCC) menyatakan bahwa Grooming sebagai upaya yang dilakukan oleh seseorang untuk membangun hubungan, kepercayaan, dan hubungan emosional dengan seorang anak atau remaja sehingga mereka dapat memanipulasi, mengeksploitasi, dan melecehkan mereka.
Grooming biasanya dilakukan melalui beberapa tahap. Pertama, pelaku akan mengidentifikasi atau menargetkan orang yang dapat dijadikan sebagai target dan mulai mengumpulkan informasi terkait ketertarikan dan kelemahan target.
Ketika informasi sudah terkumpul, pelaku mencari cara agar dapat berhubungan dengan target untuk selanjutnya memanipulasinya agar dapat memenuhi kebutuhan emosi maupun fisiknya.
__ADS_1
Korban grooming umumnya dianggap hanya anak kecil atau dibawah umur. Tetapi, menurut Sinnamon dalam penelitiannya berjudul “The Psychology of Adult Sexual Grooming. The Psychology of Criminal and Antisocial Behavior” mengatakan bahwa grooming juga dapat terjadi pada orang dewasa dimana mereka yang memiliki kebutuhan dan keinginan yang ingin dipenuhi menjadi rentan untuk dieksploitasi.
Kemajuan teknologi menambah kemungkinan grooming yang dapat terjadi pada siapa saja (online sexual grooming). Kemudahan berhubungan secara daring membuat korban menjadi tidak menaruh rasa curiga terhadap pelaku.
Seperti awal pertemuan antara Jack dan Nadhifa melalui sosial media. Jack mengetahui bahwa seorang gadis ini sedang mengalami dilema dan pencarian jati dirinya.
Maka dengan mudah ia mendekati, mulai menyapa, bertanya kabar, menjadi tempat curhat lalu berteman. Kemudian Jack mengajak Nadhifa untuk bertemu.
Walaupun Jack sudah 35 tahun. Ia masih terlihat sangat tampan dan gagah. Itu membuat Nadhifa berpaling dari perasaan nya yang mencintai sesama jenis.
Jack dengan mudah dan lihainya memberikan perhatian khusus pada Nadhifa. Dan saat gadis itu lengah maka hal yang ditakuti semua orang tua didunia ini terjadi. Nadhifa hanya menjadi pemuas nafsunya dan ladang uang bagi Jack.
Nadhifa tidak sadar, ia bisa saja dibuang oleh Jack saat ia tak membutuhkan nya lagi.
.
.
__ADS_1
.