PENGGANTI HATI

PENGGANTI HATI
Pengganti Hati


__ADS_3

"Assalamualaikum..."


Lulu dan Rafka masuk kerumah. Mereka langsung menuju kemeja makan.


"Waalaikumsalaam... Udah pulang sayang...?"


Sofie menjawab salam mereka dan tersenyum melihat Rafka yang juga hadir disana.


"Selamat siang tante..." sapa Rafka setelah melihat Sofie.


"Siang juga Rafka. Ayo duduk kita makan sama sama..." Ajak Sofie.


"Bund... Temani kak Rafka dulu ya. Aku mau ganti baju. Bentar ya kak..."


Setelah Rafka mengangguk Lulu berjalan kekamarnya. Cepat cepat ia membersihkan tubuhnya dikamar mandi. Mencari pakaian yang sopan namun kekinian.


"Ayo Rafka... Diambil makanannya..."


Sofie juga telah duduk diseberang meja dengan Rafka. Siang ini hanya ada Lulu dan Sofie juga mbok En untuk makan siang dirumah. Karna Gantara dan Meko masih sibuk mengurus kegiatannya masing masing.


"Ya tante... Maaf merepotkan."


Rafka tersenyum pada Sofie dan mbok En yang sudah lebih dulu menyendok makanan mereka.


Rafka menoleh kearah kamar Lulu. Gadis itu belum juga keluar.


Apa dia berendam dulu ya .. xixixi


Terlalu...


Rafka geli sendiri membayangkan Lulu berlama lama dalam kamar mandi. Sedang ia menunggu didepan makanan yang sudah menggugah seleranya.


"Udah den... Sini Mbok ambilin... Non Lulu palingan juga tidur.. lupa kali ada temannya nunggu disini."


Mbok En menyendok makanan kepiring Rafka. Ia sengaja menggoda Rafka yang sudah gelisah menunggu Lulu yang sudah lumayan lama.


"Aku udah bangun kok Mbok... Heheh."


Akhirnya dia keluar juga...


Rafka tersenyum melihat Lulu yang langsung duduk disebelahnya.

__ADS_1


"Maaf ya kak... Aku lama. Tadi macet..." Ujar Lulu bercanda.


"Kenapa ga pesan ojek aja?"


Ternyata Rafka membalas gurauan Lulu. Sofie dan Mbok En terkekeh mendengar percakapan mereka. Termasuk Lulu yang langsung tertawa.


Cantik ..


Dia sangat cantik...


"Ga kak... kan becek .. ga ada ojek..."


Akhirnya mereka semua tertawa. Mbok En sampai menepuk nepuk pahanya.


"Udah aah... Kalian makan dulu... Malah ngelawak... Balas balasan lagi.." Sofie masih tertawa.


"Makan sekarang Bund... Kalau makan dulu... Udah basi... " Jawab Lulu yang membuat semua berpikir keras.


"Kamu masih aja bercandain orang tua non... Ga baik..." Ucap Mbok En yang tak memikirkan perkataan Lulu tadi.


"Iya Mbok cantik... Wah... Ternyata udah masak ya..."


Lulu melihat kemakanan yang ia pesan pada Mbok En. Udang asam pedas makan favorit Lulu.


Rafka memperhatikan tingkah Lulu saat bersama keluarganya. Ia sangat ceria dan humoris. Membuat Rafka semakin ingin lebih mengenalnya. Dan dekat dengan Lulu.


Setelah selesai makan, Lulu mengajak Rafka untuk bersantai ditaman belakang rumah nya.


Rafka memperhatikan ada sebuah kolam renang yang berbentuk oval disana. Terlihat dari dasarnya kolam itu mempunyai dua sisi dangkal dan sisi dalam.


Disampingnya ada sebuah pondok kecil yang beratapkan tumbuhan rambat yang berbunga berwarna warni.


Bermacam jenis tanaman hias terdapat disamping kanan pondok kecil tersebut. Disamping kirinya terdapat air mancur dan kolam ikan dibawahnya.


Lulu membawa nya kesana. Mereka duduk diatas lantai papan yang sudah dialas karpet.


Rupanya ada atap transparan disana. Aku kira hanya tumbuhan saja... Xixixi...


Lulu melihat Rafka yang tersenyum melihat keatap pondok yang mereka duduki.


"Ada apa kak?" Tanya Lulu penasaran.

__ADS_1


"Ga... Tadi dari sana aku kira hanya ada tumbuhan rambat saja. Ternyata ada atap transparan nya." Jelas Rafka jujur.


"Oh... Aku kira apaan..." Lulu kembali duduk melihat sekelilingnya.


"Ga nyangka dibelakang rumah kamu asik begini..." Rafka terlihat kagum dengan penataan taman belakangnya.


"Ini Bunda yang mendesain, sebelum beliau akhirnya meninggal."


Rafka terkejut mendengar ucapan Lulu. Ia berpikir jika Sofie adalah Ibu kandung Lulu. Karna mereka juga terlihat sedikit mirip.


"Bunda Sofie... Masih saudara Almarhum Bunda kok kak... Aku sayang banget sama dia. Kebaikan dan kelembutan mereka sama."


Rafka langsung tersenyum mendengar penuturan Lulu. Tak disangka ternyata Lulu bisa menerima orang lain sebagai pengganti ibunya. Dan kehidupan mereka terlihat bahagia. Bahkan Meko juga sangat menghormati Sofie.


"Ada bermacam jalan kehidupan bagi tiap anak cucu adam Lu... Aku juga mengalami hal yang sama dengan mu. Mungkin kamu lebih beruntung..." Rafka menerawang jauh melihat kearah kolam renang.


"Maksud kamu?"


.


.


.


Bersambung



SELAMAT TAHUN BARU MASEHI.🥳🥳


Semoga rangkaian peristiwa ditahun 2021 ini menjadikan kita manusia yang tetap kuat dan sabar.


Author doakan kita semua diberikan kesehatan dan dilimpahi rezeki yang berkah.


Mari kita sama sama berdoa agar negri kita dapat pulih dari segala jenis virus yang dapat merugikan diri, keluarga, kerabat, teman bahkan negara.


Tetap berpikiran positif dan jernih...


Author sayang kalian semua... 😍😘😘😘😘😘


Sampai jumpa tahun depan... 😉

__ADS_1


SALAM CINTOOHH...


Calisa Ardi


__ADS_2