PENGGANTI HATI

PENGGANTI HATI
Notifikasi


__ADS_3

Mereka telah kembali kerumah, membawa beberapa bungkus bakso untuk asisten dirumah nya. Mereka menerima dengan senyuman.


"Bunda .. ayah... Mas Meko... Aku kekamar ya..."


Setelah pamit Lulu masuk kekamarnya. Ia merapikan buku buku yang sudah terpakai lagi saat awal sekolah.


Aku harus beli perlengkapan sekolah.. ini sudah mulai habis. Aku hubungi Nadifa saja. .


Panggilan terhubung terdengar suara menyahuti sapaan Lulu.


"Nadifa..." Sapa Lulu


"Lulu... Aku kangen.." teriak nya manja.


"Lebay .. temani aku beli perlengkapan sekolah ya.." ajak Lulu.


"Maaf Lu.. aku ga bisa?" Jawab Nadifa dengan nada sedih.


"Kenapa?" Tanya Lulu gusar


"Karna ini sudah malam... xixixi..." goda Nadifa dari seberang.


"Ya ampun.. Nadifa .. aku mintanya buat besok pagi sayang .." Lulu juga ikut terkekeh dengan candaan Nadifa.


"Iya deh ... Besok kita berangkat jam berapa?" Tanya Nadifa semangat.


"Mmm... Pukul sepuluh aja. Sekalian makan siang ditempat Favorit kita.. udah lama ga kesana.." jawab Lulu.


"Mmm.. kamu mau lihat mas yang ganteng itu lagi ya..?"


Ledek Nadifa, membuat wajah Lulu memerah. Untuk Nadifa sedang tak melihatnya. Kalau tidak Lulu sudah menjadi bulan bulanan sahabatnya itu.


"Kalau iya kenapa?" Dia ikut tertawa.


"Ya ga apa apa sih .. bagus lah..." Jawab Nadifa asal.


"Okeh... Aku tunggu dirumah ya...?"


"Okeh sayang .. see you.."


Lulu mematikan ponselnya. Lalu kembali pada kegiatannya yang memasukan buku buku lama kedalam lemari bagian bawah.


Ia sengaja tak membuangnya. Karna sewaktu waktu diperlukan Lulu bisa langsung mengambilnya disana.


Sebuah notif menyala di ponselnya.


Lulu mengambil ponselnya dan duduk ditepi ranjang.


Nomor baru?


Siapa ini?


Aah... Aku buka saja...


+ 628347788xxxx


πŸ‘‹


Hanya sebuah emoticon?


Apa dia menyapa ku?


Aku balas yang sama saja.


Anda


πŸ‘‹


Lulu meletakan ponselnya dan kembali menyusun buku buku dibagian bawah lemari.

__ADS_1


Dua notif langsung masuk keponselnya.


+ 628347788xxxx


Lagi ngapain?


Anda


Lagi beres beres..


+ 628347788xxxx


Mau kemana?


Anda


Cuma memindahkan buku yang ga dipakai kelemari bagian bawah.


+ 628347788xxxx


Oh... Syukurlah...


Anda


πŸ™‚


+ 628347788xxxx


Apa kamu suka membaca?


Anda


Ya... Bisa dibilang begitu..


Maaf.. kamu siapa ya?


Lulu membalas chat asyik duduk ditepi ranjang dengan menyilakan kakinya. Ia semakin penasaran siapa yang menyapanya barusan.


+ 628347788xxxx


Aku hanya seorang teman... ☺️


Anda


Apakah kamu tidak mempunyai nama?


+ 628347788xxxx


Menurutmu... Aku lebih bagus dipanggil apa?


"Aneh .. kenapa dia yang bertanya tentang namanya siapa?


Apa saat lahir dia tak diberi nama oleh orang tuanya? Ga mungkin ga ada deh..." gumam Lulu


Anda


Kamu biasa dipanggil apa?


+ 628347788xxxx


Terserah kamu mau panggil aku apa... 🀭


Anda


πŸ™„πŸ€”


+ 628347788xxxx


Panggil saja Valdo.. ✌️

__ADS_1


Anda


Valdo ya... Terasa ga asing.


+ 628347788xxxx


Tentu... Kita kan teman Lulu...


Anda


Benarkah?


Kenapa aku ga ingat?


+ 628347788xxxx


Teman dimasa mendatang...


Anda


Kamu sengaja bertele tele ya..


+ 628347788xxxx


Kamu marah?


Anda


Kenapa marah?


+ 628347788xxxx


Karna aku menganggap mu seorang teman...πŸ˜‰


Anda


Tidak... Aku tidak marah.


Kenapa bertanya seperti itu?


+ 628347788xxxx


Apa kamu mau aku jadikan pacar saja? πŸ˜‰


Anda


Aku?


Pacar?


Kenal aja enggak... πŸ™„


+ 628347788xxxx


Jadi kalau sudah kenal... Kamu mau?


"Siapa sih orang yang bernama Valdo ini? Harusnya tak kulayani dia .."


Lulu kembali merapikan bukunya. Meletakkan ponselnya diatas ranjang. Ia mengabaikan notifikasi yang berturut turut masuk keponselnya.


"Apa dia ga ada kerjaan yang lebih penting ya ..? Bisa bisa nya modus sama gadis kecil manis seperti aku ini..."


.


.


.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2