
Pria paruh baya yang diketahui adalah ayah Daviena kini tengah bermain Api dengan seorang wanita asing bertubuh seksi, si pria paruh baya lantas menoleh ke arah orang yang memanggilnya "Daviena, bagaimana bisa kau berada di sini. seharusnya kau berada di dalam rumah bordil itu," ucapnya.
Rasa marah, sedih, dan kecewa bercampur aduk menjadi satu. Daviena benar-benar tidak menyangka ayah kandung nya sendiri bermain dengan wanita lain di belakang ibunya. "KENAPA AYAH TEGA MELAKUKAN HAL INI!" perlahan Air mata turun membasahi pipi gadis itu.
Pria paruh baya itu kembali mengenakan pakaiannya, Dia menghampiri putrinya dan menampar nya PLAK! "Jangan seenaknya berteriak di dekat istri ku," ucapnya. DEG !, Daviena kembali terkejut "I-istri, bagaimana mungkin ayah memiliki istri lain selain ibu." ucapnya tak percaya.
"Aku sudah menikahi wanita itu dua hari yang lalu, dan sekarang kami adalah sepasang suami-istri," ucapnya.
"Lalu bagaimana dengan ibu, apa selama ini ayah berselingkuh di belakang ibu." ucapnya sedih.
"Ya, kau benar. aku sudah lama berselingkuh di belakang ibumu, sejak perusahaan ibumu bangkrut Dia sudah tidak memiliki apapun lagi. aku mencari penggantinya," ucapnya tanpa rasa bersalah. Daviena mengepalkan kedua tangannya, Dia benar-benar membenci ayahnya sekarang. "Katakan padaku, di mana ibu sekarang."
"Ibumu sudah ku jual ke rumah bordil yang sama saat aku menjualmu, kupikir kau bertemu dengan ibumu di sana," ucapnya.
"KAU BENAR-BENAR PRIA BRENGSEK AYAH!!!, selama ini ibu bersusah paya mencari pekerjaan agar bisa mendapatkan banyak uang untuk keluarga kita... TAPI MENGAPA AYAH TAGA MENGKHIANATI NYA SEPERTI INI!"
PLAK!, tamparan kembali dilayangkan oleh pria paruh baya itu "Sudah kukatakan padamu untuk tidak berteriak sialan!" ucapnya marah.
"Hiks... aku benar-benar membencimu ayah," ucapnya menangis sesegukan.
"Sayang, bagaimana jika kau menjual kembali putrimu itu. kita bisa mendapatkan lebih banyak uang," ucap seorang wanita yang diketahui adalah selingkuhan ayahnya Daviena.
__ADS_1
"Kau benar, lebih baik aku kembali menjual anak ini." ucapnya menyeringai, Daviena yang mendengarnya pun lantas ingin kabur dari mereka. namun, sebelum berhasil kabur. ayahnya berhasil menahan tangan kirinya "Lepaskan aku, hiks... kalian adalah Orang-orang yang benar-benar sangat menjijikkan," ucapnya.
"Sebaiknya kau tidak melawan atau kami akan memberikanmu pelajaran, gadis kecil." ucap wanita itu.
Ayah Daviena membawa putrinya ke sebuah gudang, Daviena dipaksa masuk ke dalam gudang gelap itu. setelah memasukkan Daviena ke dalam gudang tersebut, pria itu lantas mengunci pintu gudang itu dari luar. "AYAH BUKA PINTUNYA!, AKU TIDAK MAU BERADA DISINI!" ucap gadis itu, Daviena menggedor pintu gudang itu agar terbuka. namun hasilnya tetap saja nihil.
Dia terduduk dan memegangi lututnya, gadis itu benar-benar merasa sangat takut. jika Dia tahu akan jadi seperti ini, seharusnya Dia tidak kabur dari mafia itu. "Hiks... ibu, aku takut." ucapnya.
...****************...
Esoknya, Daviena terbangun dari tidurnya saat sinar matahari menyorot masuk ke dalam gudang melalui lubang ventilasi udara. dia mengerjapkan kedua matanya mencoba beradaptasi dengan cahaya yang masuk "Aku masih berada disini, kupikir tadi malam hanya mimpi." gumamnya.
Pintu gudang itu Tiba-tiba terbuka, ayah Daviena masuk membawakan anak gadisnya sarapan "Aku tidak mau kau sakit, jika kau sakit aku tidak akan bisa menjualmu. karena itu makanlah sarapan ini," ucapnya.
"Ah, sayang sekali. aku tidak akan menjualmu ke rumah bordil lagi, tapi ke tempat Pelelangan." menyeringai, Daviena tersentak. dirinya akan kembali dijual oleh ayahnya sendiri, Dia tidak akan mungkin bisa bertemu dengan ibunya lagi sekarang.
"Malam ini ada pelelangan budak, aku bisa mendapatkan lebih banyak uang. jika aku menjualmu ke sana."
Daviena melempar sarapannya ke arah ayahnya sendiri, Semua makanan dan minuman tumpah berserakan "Sialan, apa yang kau lakukan. seharusnya kau menyantap sarapanmu." ucapnya.
"Lebih baik aku mati kelaparan dari pada menjadi seorang budak!" ucapnya marah.
__ADS_1
"Ck, jika saja aku tak ingin menjualmu ke sana, mungkin aku sudah menamparmu dan mengasarimu. tetapi, aku harus mencoba menahannya, agar aku tidak membuat tubuhmu itu rusak, kau harus sempurna agar aku bisa menjualmu dengan cepat. lalu aku bisa mendapatkan banyak uang," ucapnya tersenyum sinis.
"Kau benar-benar ayah terburuk," Daviena menatap tajam ayahnya. bukannya takut, ayahnya justru tertawa melihat tatapan anak gadisnya. "Kau tidak akan bisa menakutiku dengan tatapan manismu itu, Daviena." ucapnya terkekeh.
...****************...
Seharian ini Daviena terus berada di dalam gudang, ayahnya tak mengeluarkan nya sampai malam tiba. gadis itu kembali menangis memikirkan nasib ibunya di rumah bordil itu, pasti ibunya menjadi seorang pelac*r di sana "Hiks... ibu maafkan aku, seharusnya aku melindungimu." ucapnya.
Di tempat lain, seorang pria tengah sibuk berbincang dengan para pria paruh baya yang diketahui sebagai kliennya, mereka membicarakan tentang bisnis.
"Tuan Dillon, mengapa anda tidak bekerja sama saja dengan tuan Arsen. perusahaan nya adalah pengelola berlian terbaik se-Asia Tenggara, bukankah saat ini anda membutuhkan banyak berlian untuk cabang usaha anda." ucap orang itu.
"Kalian tidak perlu khawatir, perusahaanku masih bisa mendapatkan berlian dari tempat lain. lagi pula aku tidak mau bekerja sama dengan pria dingin itu," ucapnya.
Dillon dan Arsenio adalah Rival, itu sudah diturunkan dari generasi ke generasi. keluarga Vincent dan keluarga Harrison sudah lama bermusuhan, mereka bahkan menjadi Rival. entah itu di dunia bawah ataupun di dunia bisnis. keluarga Harrison adalah salah satu mafia terkuat selain keluarga Vincent, mereka selalu Berlomba-lomba menjadi yang terbaik. bahkan itu diturunkan kepada Anak-anak mereka.
Perusahaan yang dikelola Dillon adalah sebuah perusahaan penghasil atau penjualan emas terbaik se-Asia Tenggara, sama seperti Arsenio. perusahaan Harrison Corporation sangatlah terkenal dengan kualitas emasnya yang benar-benar bagus. tak jarang banyak pembeli dari kalangan wanita yang Berbondong-bondong membeli emas dari perusahaan tersebut. perusahaan itu juga menyediakan bentuk emas yang dapat dibuat sesuai dengan keinginan pelanggannya. selain emas, perusahaan itu juga menyediakan berlian yang indah untuk mempercantik Emas-emas tersebut.
Tak seperti mafia yang lainnya, Dillon tergolong mafia yang memiliki hati yang lembut. namun, bukan berarti Dia tak kejam. lebih baik menghadapi sikap pemarahnya dari pada menghadapi sikap lembutnya, sikap lembut mafia itu Benar-benar sangat mematikan dari pada sifat pemarah nya.
Dillon adalah seorang iblis yang bersembunyi dibalik sisi malaikat nya, orang lain yang tidak mengetahui tentang dirinya pasti tak akan curiga bahwa Dia adalah seorang mafia yang berbahaya.
__ADS_1
Dillon memang suka menyembunyikan sifat aslinya di balik senyumannya dari pada menunjukkan nya pada orang lain, menurutnya setiap orang pasti memiliki topeng tersembunyi di dalam diri mereka Masing-masing. mereka juga pasti memiliki Alasan kenapa menyembunyikan jati diri mereka yang sebenarnya.