Percikan Masa Lalu

Percikan Masa Lalu
Chapter 28


__ADS_3

Chapter 28🌹


Terdengar suara taksi berhenti di depan rumah mertuanya Bayu.


" Itu pasti taksinya Sonia." ucap Bayu menatap ke arah jam yang melingkar di tangannya sudah menunjukkan pukul setengah satu malam.


" Dari mana saja dia sampai setengah satu malam ini baru pulang, sudah beberapa jam aku menunggu di sini,apa yang dilakukannya di luar, Aku yakin dia pasti menemuinya."


ucapnya sembari menatap ke arah pintu rumah mertuanya tersebut.


Sekilas bayangan tubuh Sonia yang terlihat terhuyung-huyung membuka pintu rumah tersebut.


" Wah! Mama memang the best banget pintu rumah ternyata memang sengaja tidak dikunci, jadi memudahkan aku untuk masuk." ucapnya kemudian dia pun melangkah menuju ke arah dalam setelah kembali mengunci pintu rumahnya tersebut, Walaupun dia dalam keadaan mabuk tapi dia masih sedikit memiliki kesadarannya, saat dia melangkah menuju ke arah anak tangga lantai atas rumahnya itu, lampu di ruang tengah menyala dengan terang, Sonia terkejut dia melihat Bayu berdiri di dekat sofa ruang tengah.


" Ke mana saja kamu Sonia? Apa kamu tidak melihat sudah jam berapa ini, hampir subuh, tapi kamu baru sampai ke rumah, Apa yang kamu kerjakan berjam-jam di luar sana, apa kamu tidak tahu kalau kamu itu adalah seorang istri, aku sedari tadi menunggumu di sini, setidaknya kamu menghormati orang tua kamu, kamu sakit hati kepadaku, tapi jangan buat kelakuan kamu seperti ini, menyakiti orang tua kamu yang sejak tadi menunggu kamu." ucap Bayu sembari mendekati Sonia, terlihat wajah Sonia hanya menyeringai dengan senyuman antara senang dan tidak dengan kehadiran Bayu di hadapannya tersebut.


" Aku sedang bersenang-senang dengan teman-temanku, apa aku salah ingin mencari kesenangan di luar sana, selama ini ada tidak marah dengan kamu, selama kamu mencari kesenangan di luar bersama dengan teman-teman kamu, bahkan dengan wanita selain aku." ucapnya dengan santai terhadap suaminya tersebut.


Bayu mengusap kepalanya kemudian menahan amarahnya karena dia tidak ingin bertengkar di tempat kediaman mertuanya tersebut,Namun dia yakin pasti mertuanya sudah terbangun ataupun mertuanya itu belum tidur sedari tadi, karena hanya menunggu sang anak di dalam kamarnya.


" Kamu bersenang-senang dengan teman-teman kamu? teman-teman kamu yang mana?? aku tahu ketiga teman kamu itu tidak bersama dengan kamu kan, Tapi kamu pasti menemui Arga, Aku yakin kalau kamu sudah bertemu dengannya."

__ADS_1


" Kenapa kamu marah kalau aku ketemu dengan Arga, apa kamu sadar selama ini kamu sering Bertemu dengan wanita lain tanpa sepengetahuanku hah?!"


" Sonia... Arga itu adalah masa lalu kamu, aku ini adalah masa sekarang kamu, sejak dulu kamu memilih aku dan kamu akan hidup bersama denganku, Kenapa saat ini kamu malahan bertemu dengan Arga, tanpa sepengetahuanku, Oke! aku memang salah, kesalahanku ini karena aku meragukan kamu.!!" ucapnya penuh dengan penekanan.


" Meragukan aku? meragukan soal apa? soal cinta? kalau kamu meragukan soal cintaku padamu itu salah besar, kalau aku tidak mencintai kamu buat apa aku memilih kamu daripada Arga, seharusnya kamu berpikir sejak dulu.!"


Bayu menghela nafasnya dengan pelan.


" Oke Sonia! Maafkan aku Sonia, Maafkan Aku, hanya ini yang bisa aku ucapkan padamu, Kamu tahu kalau kita berkunjung ke tempat orang tuaku, kamu tahu sendiri apa pertanyaan mereka pada kita berdua, kamu tahu Sonia kalau seandainya kamu bisa memberikan aku seorang anak, kekayaan kedua orang tuaku bahkan kekayaan yang saat ini aku pegang pun akan diwariskan kepada anakku itu." ucapnya sembari menatap Sania dengan lekat.


Sonia terkejut dengan ucapan sang suami sejak lama kata-kata itulah yang ditunggunya yang mengharuskan dia tetap bertahan dengan Bayu selama ini.


" Sonia, Apa kau tidak berpikir aku menjadi seperti ini karenamu, dulu kamu selalu melayaniku dengan penuh cinta.Namun akhir-akhir ini kamu mulai berubah denganku."


" Yang ada di otak kamu itu hanya bercinta, bercinta dan bercinta, tidakkah ada selain bercinta hah?!!" ucapnya sembari meraih kerah baju Bayu dan menariknya dengan kuat.


" Sonia, hentikan! hentikan! kukatakan ini padamu karena aku sudah sangat bersalah kepadamu, Aku sungguh-sungguh mau meminta maaf padamu, Aku mau minta kamu memberikan aku kesempatan lagi."


" Hahaha kesempatan?


" Kesempatan untuk kita menjadi keluarga lagi, kita berbaikan dan kembali seperti keluarga saat kita pertama menikah dulu."

__ADS_1


" Apakah aku tidak salah dengar laki-laki semacam kamu ini yang tidak cukup dengan satu wanita menginginkan sebuah keluarga? tidak akan pernah.!" ucapnya sembari hendak meninggalkan Bayu, Bayu pun kemudian dengan sigap meraih tangan Sonia dan memeluknya dari belakang.


" Sonia..."


Sonia hanya menghela nafasnya, dia tahu Bayu sangatlah mencintainya.


" Keluargaku menginginkan kita memiliki sebuah keluarga yang harmonis, aku rasa seperti itu juga apa yang diinginkan oleh ibumu, kita akan memberikan mereka seorang cucu, buah cinta dari kita berdua."


" Anak?"


Bayu mengangguk.


" Aku bisa saja memberikan kamu seorang anak, tapi sayangnya jika anakku lahir nantinya dia pasti akan malu memiliki seorang ayah yang tidak puas dengan satu wanita, lebih baik aku tidak punya anak sama sekali."


" Sonia, Sekali lagi maafkan aku, aku janji akan berubah, aku tidak akan pernah main wanita lagi, percayalah padaku, asalkan kamu selalu ada disampingku dan memenuhi keinginanku, sebagai seorang lelaki normal aku janji tak akan pernah menyentuh wanita lain di luar sana selain dirimu dan aku ingin memiliki anak darimu." ucap Bayu sembari memeluk Sonia dengan penuh kemesraan.


" Kalau kamu memiliki anak dariku, baik laki-laki ataupun perempuan, dia akan menjadi seorang milyarder yang memiliki banyak kekayaan yang melimpah, yakinlah padaku, itulah janji kedua orang tuaku kalau seandainya aku sudah memberikan seorang cucu pada mereka, semua kekayaan yang dia miliki akan diwariskan atas nama cucunya itu, kamu tahu aku adalah anak semata wayang anak satu-satunya yang di mana mereka mengharapkan Aku memiliki seorang anak darimu, kamu adalah wanita yang sangat disayangi mereka, Kamu adalah menantu yang sangat dipuja oleh mereka, aku mohon padamu,jangan kecewakan kedua orang tuaku, Aku tidak akan pernah lagi mengecewakan mertuaku, Aku akan merubah semua sikapku dan satu lagi Aku mohon padamu janganlah kau menemui Arga, Karena itu adalah masa lalumu jangan lagi kau mengingatkan masa lalumu pada Arga, karena Arga itu tidak ada lagi di kehidupan keluarga kita." Bayu memutar tubuh Sonia agar mereka saling berhadap-hadapan, Sonia hanya bisa menganggukkan kepalanya, setelah mendengar kata-kata dari Bayu tentang harta kekayaan tersebut,karena dia ingin mendengarnya sebanyak Bayu mengucapkannya, terlihat wajah Sonia sangat senang mendengar ucapan itu, dia memiliki keyakinan kalau dia bisa memberikan keturunan pada Bayu dan impiannya sejak dulu ingin menjadi seorang wanita terkaya sebentar lagi akan terwujud.


Terlihat juga Bayu wajahnya sangat senang, dia kemudian menggendong tubuh Sonia menuju ke arah lantai dua di mana kamar pribadi Sonia yang ada di rumah mertuanya itu berada.


Mertua tersayangnya itu pun menyaksikan pertengkaran mereka berdua dari balik pintu kamarnya, dia hanya menggelengkan kepalanya dan kemudia menutup pelan pintu kamarnya itu, dia duduk di bibir ranjangnya sembari berbicara sendiri.

__ADS_1


" Ya Tuhan,ternyata dugaanku benar, Sonia mencintai Bayu hanya mengejar harta kekayaan Bayu, begitu pula dengan Bayu, dia menikahi Sonia hanya menginginkan keturunan dari Sonia agar bisa membahagiakan kedua orang tuanya, padahal kelakuan Bayu di luar sana sangatlah tidak baik, Aku jadi khawatir dengan Sonia, bukannya seorang anak keturunan yang diberikannya, tapi sesuatu yang tidak diinginkan yang akan terjadi, semoga saja Sonia bisa menjaga dirinya, Ya Tuhan lindungilah anakku, semoga dia selalu bahagia bersama dengan keluarganya, Karena itu adalah pilihannya." ucapnya sembari merebahkan tubuhnya di kasurnya, beberapa saat kemudian dia pun terlelap dalam tidurnya kembali.


__ADS_2