Percikan Masa Lalu

Percikan Masa Lalu
Chapter 51


__ADS_3

Chapter 51🌹


Tepat jam 07.00 malam Arga sudah rapi dengan menggunakan pakaian yang cocok digunakannya dan selaras dengan gaun yang dipakai Vie, Dia kemudian mengantuk pintu kamar Vie beberapa kali terdengar suara dari dalam.


" Sebentar.!" ucap suara Vie yang berada di dalam tersebut sembari merapikan pakaiannya dan melihat ke kiri dan kanan di depan cermin.


" Apakah sudah cocok? Aku menggunakan gaun ini." Gumamnya di dalam hati sembari mengambil dompet tangannya dan langsung melangkah menuju ke arah luar, dia pun membuka pintu kamar hotelnya itu dia melihat wajah tampan Arga sudah berdiri di depan pintu kamarnya tersebut, dia tersenyum Arga pun menatapnya dengan tatapan romantisnya karena kekaguman akan kecantikan sang kekasih.


" Kamu sudah siap?" ucapnya sembari mengulurkan tangannya meraih tangan Vie.

__ADS_1


Vie hanya menganggukkan kepalanya, mereka berdua pun berjalan bergandengan menuju ke arah lift mereka berdua memasuki lift dan membawa mereka turun ke lobi karena acara makan malamnya tidak diadakan di hotel tersebut, melainkan di sebuah restoran terkenal yang ada di kota itu.


Semua mata menatap ke arah Vie dan Arga yang terlihat serasi sekali, namun mereka tidak memperdulikan pandangan orang-orang yang ada di hotel tersebut, mereka menuju ke arah mobil pribadi Arga, Arga membukakan pintu mobil untuk sang kekasih, Vie tersenyum, dia pun langsung masuk ke dalam mobil tersebut dan beberapa saat kemudian mobil itu pun meninggalkan depan hotel menuju ke arah Resto yang terkenal yang ada di kota itu.


Beberapa saat kemudian mobil Arga pun sampai di restoran itu Arga memarkirkannya dengan rapi, ternyata mobil klien yang lain sudah ada di tempat parkir, hanya mobil Arga yang baru saja datang, mereka berdua kemudian turun dari mobil, Vie kemudian menggandeng tangan sang kekasih menuju ke arah dalam.


Saat mereka berada di depan pintu restoran itu seorang pelayan Resto pun kemudian menghampiri mereka berdua dan memberikan keterangan pada Arga, kalau Arga sudah ditunggu di ruangan lain karena restoran termahal itu memiliki beberapa ruangan eksklusif yang kadang-kadang dipakai untuk para pejabat penting mengadakan pertemuan.


" Vie..." gumam pelan Rio.

__ADS_1


" Vie...? Kenapa dia bersama dengan Pak Arga, Apa hubungan mereka berdua.' ucap Om Drajat di dalam hatinya karena dia merasa tidak percaya kalau Vie berada di tengah-tengah mereka saat ini.


Sonia yang melihat kehadiran Vie itu pun terlihat tidak sukanya, Dia kemudian berpamitan dengan Bayu.


" Aku ke belakang sebentar." ucapnya dianggukan oleh Bayu sembari berkata.


" Jangan lama-lama, bentar lagi makan malam dimulai."


" Iya, Aku tidak lama." ucapnya, kemudian dia pun melangkah meninggalkan mereka namun dia melirik sinis ke arah Vie.

__ADS_1


Vie melihat wajah Sania yang tidak bersahabat itu pun hanya mengukir senyum di wajahnya, kemudian dia pun beralih menatap ke arah Om Drajat dan Rio yang mulai gelisah karena kehadiran dirinya di antara mereka.


__ADS_2