Percikan Masa Lalu

Percikan Masa Lalu
Chapter 49


__ADS_3

Chapter 49🌹


" Bagaimana kabarmu pak Arga?"


" Aku sangat baik sekali, Bagaimana kabar kamu juga?" Tanya Arga namun dia tidak sama sekali melirik ke arah Sonia, karena baginya Sonia adalah masa lalunya dan masa sekarangnya adalah yang di sampingnya yaitu Vie.


" Kelihatannya kalian baru saja berbelanja, Apakah didekat sini ada Mall?" tanya Bayu.


Bayu bertanya seperti itu, wajah Bayu biasa saja karena dia tidak menampakkan lagi rasa amarahnya pada Arga, sudah jelas terlihat Arga dan Vie tidak merasa kaku dan Bayu merasa mereka berdua tidak sedang melakukan sandiwara, tapi melainkan memang sepasang kekasih.


" Ya, aku baru saja berbelanja Aku mencari keperluan untuk kekasihku ini, Oh ya kenalkan ini adalah kekasihku." ucapnya sembari menoleh mesra kearah Vie.

__ADS_1


Vie kemudian mengulurkan tangannya sembari mengucapkan namanya, disambut uluran tangannya oleh Bayu dan menyebutkan namanya sendiri


" Kenalkan ini istri saya, namanya Sonia." ucap Bayu.


Saat Vie ulurkan tangannya ke arah Sonia, Sonia tidak mau menyambut uluran tangan Vie, namun dia memalingkan wajahnya dia tidak mau menatap ke arah Vie, Bayu pun kemudian menyenggol Sonia, Sonia pun lalu menerima uluran tangan Vie, dia tidak menyebutkan namanya sama sekali, Arga tidak ambil pusing dengan sikap Sonia seperti itu, karena dia menganggap Sonia bersikap seperti itu adalah hak Sonia.


" Aku tidak memperkenalkan lagi istriku pada pak Arga, karena pak Arga sudah mengenal istriku." ucap Bayu dianggukan oleh Arga.


Setelah sampai di parkiran, mereka berdua memasuki mobilnya, Bayu tidak langsung menyalakan mesin mobilnya itu, melainkan dia menatap ke arah Sonia yang terlihat wajahnya yang kesal.


" Mau kamu apa Sonia, kamu tidak senang kalau Arga sudah memiliki seorang kekasih, seharusnya kamu menerima kenyataan itu, itu hak Arga ingin memiliki kekasih apa masalahnya dengan kamu."

__ADS_1


" Aku tidak suka saja." ucapnya.


" Kenapa kamu bisa tidak suka, itu adalah hubungan mereka, bukan urusan kamu lagi, hubungan kamu dengan Arga sudah berlalu beberapa tahun yang lalu, dan sekarang Kamu adalah istriku, buat apalagi kamu merasa tidak senang kalau Arga memiliki kekasih, Jangan-jangan kamu masih menyukai Arga ya?!" mendengar ucapan Bayu Sonia pun langsung menoleh ke arah Bayu.


" Apa maksud kamu berbicara seperti itu?"


Bayu tersenyum sinisnya sembari memalingkan wajahnya ke arah lain.


" Aku bertanya denganmu, kamu berbicara seperti itu maksudnya apa.?" tanya Sonia


" Sudahlah Sonia, Aku malas bertengkar, apalagi ini di tempat orang, aku sudah katakan kepadamu Aku sudah mulai ingin berubah, tapi tolong Kamu harus mendukung aku, Jangan kamu buat aku seperti ini, wajah kamu itu menampakan sekali kalau kamu itu tidak senang dengan kehadiran kekasihnya Arga di sampingnya, kamu seharusnya menerima kenyataan itu, kalau Arga itu bukan apa-apa kamu lagi, Aku adalah suami kamu yang harus kamu perhatikan dan harus kamu akui kalau kamu itu sudah memiliki seorang suami dan memiliki suatu keluarga, jangan perlihatkan wajah kamu seperti itu nantinya di hadapan pimpinan Prima Group, Aku tidak ingin suasana makan malam nanti terganggu dengan sikap kamu itu, kalau kamu mau ikut kita jadi ke Mall untuk mencari gaun barumu, tapi kalau kamu tidak jadi ikut silakan kamu berada di kamar untuk istirahat." ucapnya dengan penuh penekanan pada Sonia.

__ADS_1


Lagi-lagi Sonia terkejut dengan ucapan Bayu, Dia tidak menyangka Bayu bersuara begitu tegasnya, biasanya tidak semudah itu dia mengeluarkan semua ucapannya itu.


__ADS_2