
Chapter 50🌹
" Sekarang tentukan pilihanmu, kalau kamu mau ikut kita berangkat, kalau kamu tidak mau ikut kita kembali ke kamar." ucap Bayu.
Sonia menghela nafasnya dengan pelan Dia pun kemudian menganggukkan kepalanya sembari berucap.
" Aku mau ikut..." ucapnya, kemudian Bayu pun langsung menghidupkan mesin mobilnya dan beberapa saat kemudian mobil itu pun perlahan-lahan meninggalkan depan hotel tempat dia menginap dan menuju ke arah Mall untuk membeli gaun untuk acara makan malam tersebut.
__ADS_1
Sesampainya di depan kamar Vie, Arga menyerahkan tas belanjaan yang berisi gaun tersebut,Vie mengambil tas belanjaan tersebut dari tangan Arga
" Sekarang aku kekasih kamu, bolehkah aku mencium keningmu?" Tanya Arga, Vie yang mendengar permintaan Arga seperti itu pun dia hanya tersipu malu dan menundukkan kepalanya, seraya menganggukkan kepalanya. Arga pun kemudian tersenyum bahagia dia lalu mencium kening Vie dengan sedikit lama, Vie hanya memejamkan matanya meresapi kebahagiaan yang baru saja dia dapatkan itu.
Kemudian Vie pun berpamitan dengan Arga, Arga menatap ke arah Vie sembari mengganggukan kepalanya.
Vie pun tersenyum, Dia kemudian masuk ke dalam kamarnya, saat dia hendak menutup pintu kamarnya itu dia terdiam sejenak, Arga menatapnya sembari mensedekapkan tangannya di dada, dia tersenyum melihat sang kekasih, namun dia merasa heran karena Vie tidak langsung menutup pintunya, Vie pun langsung berbalik arah dan melangkah ke arah Arga, dia secara tiba-tiba langsung mencium pipi kiri dan kanan Arga.
__ADS_1
Arga terkejut,Vie pun langsung masuk ke dalam kamarnya dan mengunci pintunya, Arga hanya tersenyum lebar dia pun kemudian masuk ke dalam kamarnya, Vie langsung menghempaskan tubuhnya di kasur empuk yang ada di kamar hotel tersebut sembari menggoyang-goyangkan kedua kakinya karena posisinya itu tengkurap diatas kasur, dia merasa bahagia sekali, dia merasa seperti jatuh cinta pertama kalinya, lagi-lagi dia menelungkupkan wajahnya di bantal yang ia pegang itu, kemudian dia pun berbicara sendiri.
" Kenapa aku sangat bahagia sekali dan kenapa rasanya berbeda sekali saat aku pertama kali mengenal cinta dan kata-kata cinta yang dikatakan Rio padaku waktu itu aku merasa biasa saja, tapi kenapa di saat Arga mengatakannya aku seakan-akan sangat berbunga sekali dan kebahagiaan itu sulit sekali aku ukirkan dengan kata-kata, aku benar-benar merasa sangat bahagia sekali." ucapnya kemudian menelungkupkan kembali wajahnya di bantal tersebut.
Arga ada di dalam kamarnya itu pun duduk di bibir ranjangnya sembari bertopang dengan kedua tangannya ke arah belakang dia tersenyum-senyum sendiri sembari menatap ke arah langit-langit kamar hotel tersebut, dia pun bergumam di dalam hatinya masih wajahnya menyunggingkan senyum yang lebar.
" Akhirnya aku menemukan cinta sejatiku, walaupun baru saja aku dan dia menjadi sepasang kekasih, tapi aku merasakan sepertinya dia adalah cinta sejatiku selama ini, Aku merasa sangat bahagia yang tidak bisa aku ukirkan dengan kata-kata, ataupun Aku lukiskan diatas kertas,perasaanku mengatakan Aku akan bahagia bersamanya, aku benar-benar mencintai dia." ucapnya kemudian dia pun berdiri dan keluar dari dalam kamar tersebut menuju ke arah balkon kamarnya itu, dia pun berpegangan dengan kedua tangannya di pagar balkon itu, dia menatap kembali ke arah luar sembari bersuara
__ADS_1
" Aku sudah mengukir cintaku di kota ini, kota ini jadi saksi Aku Dan Vie udah menjadi pasangan kekasih." ucapnya sembari tersenyum lebar.