Percikan Masa Lalu

Percikan Masa Lalu
Chapter 47


__ADS_3

Chapter 47🌹


Puas mereka berjalan-jalan di di tepi pantai sambil menikmati indahnya pantai tersebut, Mereka pun kemudian menuju ke arah mobil pribadinya Arga mobil itu pun melaju meninggalkan tepi pantai tersebut menuju ke arah hotel kembali.


Namun belum sampai mereka menuju ke arah hotel mobil Arga berbelok ke arah kanan membuat Vie merasa heran.


" Mau kemana? bukankah kita akan kembali ke hotel.?"


Arga hanya tersenyum saja dia tidak menjawab pertanyaan Vie, sesekali dia menoleh ke arah Vie dan kemudian dia menggenggam tangan Vie, namun matanya tetap fokus menatap ke arah jalan, sesampainya di sebuah Mall Arga memarkirkan mobilnya dia mengajak Vie menuju ke arah dalam, Vie hanya mengangguk saja karena dia masih tidak tahu apa yang diinginkan oleh Arga mengajak dia ke Mall yang tidak jauh dari hotel ditempat mereka menginap.


Mereka berdua turun dari mobil dan melangkah menuju ke dalam Mall tersebut dengan berpegangan tangan begitu sangat mesra sekali sehingga membuat yang melihat mereka saat berada di Mall itu pun merasa iri dengan kemesraan yang mereka tunjukkan berdua, di mana terlihat Arga menjaga sekali dengan Vie tidak boleh ada yang menyentuhnya, Mereka pun menaiki lift ke lantai 2 Mall tersebut.

__ADS_1


Sesampainya di lantai 2 mereka menuju ke arah penjual pakaian yang termahal yang ada di Mall itu.


" Kenapa kita masuk ke Butik ini?" tanya Vie sembari menatap ke arah Arga.


Arga hanya tersenyum melihat Vie bertanya seperti itu dia tetap melangkah masuk ke dalam sembari merangkul pundak Vie menuju ke arah seorang perempuan penjaga Butik tersebut.


" Maaf bapak dan ibu ada yang bisa saya bantu.?"


Perempuan penjaga toko itu pun menoleh ke arah Vie dan diapun senyum pada Vie.


" Baiklah Pak, sebentar ya, silakan ditunggu dan silakan duduk di sofa itu, saya akan mencarikan yang terbaik dan termahal untuk kekasih Bapak ini." ucapnya, kemudian mereka berdua pun menganggukkan kepala sembari duduk di sofa menunggu Pelayan Butik mengambilkan beberapa gaun yang diinginkan oleh Arga.

__ADS_1


" Apa mesti harus mahal, kita beli yang biasa saja tidak apa-apa yang penting covok saat aku gunakan nanti." ucap Vie.


Arga menoleh ke arah sang kekasih kemudian dia merapikan anak rambut yang menutupi sebagian mata cantik Vie, dia pun kemudian bersuara sangat pelan sembari tersenyum.


" Kamu memang pantas untuk diberikan yang termahal karena aku tidak ingin mantan kekasihmu ataupun Om kamu yang jahat itu melihat kamu dengan penampilan sederhana, Aku ingin Mereka melihat kamu dengan penampilan yang wow! karena kamu sekarang sudah menjadi kekasih seorang pengusaha yang terkenal dan memiliki kekayaan yang berlimpah, Aku tidak ingin kamu di cemoohkan lagi oleh mereka berdua." ucapnya sembari menyentuh dagu Vie dengan lembut.


Vie tersenyum, kemudian dia meraih tangan Arga dan menggenggamnya, sesaat mereka saling pandang dan mereka pun dikejutkan oleh Pelayan Butik tersebut yang sudah membawakan beberapa gaun dengan berbagai macam warna.


" Maaf Bapak, Ibu, silakan dipilih, ini adalah gaun limited edition di Butik kami, Dan ini juga paling termahal di Butik kami, silakan dicoba." ucap pelayan Butik itu sembari tersenyum dengan ramah.


" Terima kasih!" ucap Arga.

__ADS_1


" Sayang, lebih baik kamu coba semua dan perlihatkan padaku, cocok dan tidaknya di pakai kamu." ucapnya dianggukan oleh Vie, kemudian Vie membawa kelima gaun yang sudah diberikan oleh penjaga butik tersebut, Vie melangkah menuju ke ruang ganti yang ada di dalam butik itu.


__ADS_2