Percikan Masa Lalu

Percikan Masa Lalu
Chapter 48


__ADS_3

Chapter 48🌹


Saat dia berada di dalam ruang ganti itu dia menatap kelima gaun yang sudah berada bersama dengannya.


" Yang mana dulu yang mesti aku gunakan, warnanya Aku suka semua, tapi tidak mungkin Aku membelinya semua, karena ini terlalu mahal." ucapnya sembari tersenyum menatap gaun-gaun yang ada di hadapannya itu, kemudian dia pun mengambil warna biru muda dan dia lalu langsung memakainya dia memutarkan tubuhnya di ruang ganti tersebut dia tersenyum menatap ke arah kaca yang ada di ruang ganti itu, kemudian dia pun keluar dari ruang ganti itu dan memperlihatkan baju yang sudah dia gunakan tersebut pada Arga.


Arga menatap ke arah kekasihnya itu namun dia kemudian menggelengkan kepalanya,Vie kemudian masuk kembali ke ruang ganti dan mengganti dengan warna yang lain begitu seterusnya sampai gaun yang terakhir berwarna putih dengan motif keemasan kemudian dia pun mengenakannya dan keluar dari ruang ganti saat Vie melangkah keluar dari ruang ganti Arga terkejut dan menatap ke arah sang kekasih.

__ADS_1


" Ya Tuhan, cantik sekali kamu..." ucapnya sembari terdiam dengan matanya tidak berkedip menatap ke arah Vie.


" Arga...?" panggilnya namun Arga tidak menghiraukan panggilan Vie dia terus menatap ke arah Vie dengan kekagumannya yang luar biasa, gaun yang digunakan Vie itu sangat pas sekali di tubuhnya Vie dan terlihat sangat cantik dan pas dikenakan Vie.


Kemudian Vie melangkah mendekati Arga dia pun menyentuh pundak Arga dengan pelan, Arga terkejut dan mengusap wajahnya dengan pelan sembari memalingkan wajahnya menyembunyikan keterkejutannya dan kekagumannya kepada Vie, dia pun tersenyum dan berdiri dari duduknya sembari menyentuh dagu Vie dan berucap.


" Aku suka kamu memakai gaun ini, kamu terlihat sangat cantik sekali bagaikan bidadari yang turun dari kayangan dan spesial hanya untukku." ucapnya sembari tersenyum, Vie pun tersenyum malu-malu Arga kemudian mendekati pelayan tersebut sembari berkata.

__ADS_1


Pelayan Butik itu pun menganggukkan kepalanya, kemudian Vie melangkah kembali ke ruang ganti dan melepas pakaiannya itu dan mengganti dengan pakaian yang dia pakai sejak tadi, dia pun memberikan gaun tersebut ke pelayan butik tersebut setelah pembayaran Arga pun kemudian mengambil bungkusan gaun tersebut dia memegangnya dan tangan satunya memegang tangan Vie, Mereka kemudian melangkah menuju ke arah mobilnya, beberapa saat kemudian, mobil tersebut pun meninggalkan Mall itu menuju kembali ke hotel dimana mereka sekarang menginap.


Beberapa saat dia sampai di parkiran hotelnya dan mobilnya pun terparkir dengan rapi, mereka turun kembali dari mobil dan menuju ke arah lobi, saat mereka hendak menuju ke arah lift mereka berpapasan dengan Sonia dan Bayu yang hendak keluar ke arah pintu utama lobby.


Bayu kemudian menegur Arga.


" Halo Pak Arga, kita bertemu kembali." ucapnya mengulurkan tangannya menyalami Arga Dan disambut Arga dengan senyumannya.

__ADS_1


Sonia yang awalnya merangkul tangan Bayu pun kemudian melepaskan rangkulannya tersebut, setelah melihat Arga memegang tangan Vie itu.


" Bukankah ini wanita yang aku temui di apartemennya Arga, Apakah dia kekasih baru Arga?" Gumamnya dalam hati sembari menatap Vie dengan sinis, Arga kemudian melepaskan pegangan tangannya pada tangan Vie dan langsung merangkulnya, Bayu pun menatap ke arah Arga sembari tersenyum terlihat sekali wajah Bayu merasa bahagia karena Arga memang tidak mengharapkan lagi Sonia melainkan dia sudah memiliki seorang kekasih, karena Bayu sudah melihat sendiri kalau Arga menggandeng kekasihnya di hadapannya itu, tapi berbeda dengan Sonia, Dia terlihat sangat tidak suka dengan kehadiran Vie yang ada di samping Arga, apalagi Arga memperlihatkan keromantisannya di hadapan Sonia.


__ADS_2