Perjalanan Cinta 3 Pria Psycophat

Perjalanan Cinta 3 Pria Psycophat
Karen dan dokter Clarissa


__ADS_3

Karen menaiki anak tangga hingga sampai di kamarnya. Karen duduk di kepala ranjang sambil mengambil ponselnya diatas meja untuk menghubungi sahabatnya dokter Clarissa untuk datang ke mansion karenap dirinya merasa bosan tidak melakukan kegiatan apapun.


Sambil menunggu sahabatnya dokter Clarissa datang, Karen membuka aplikasi novel toon karena Karen sangat hobby membaca novel terutama yang berhubungan dengan romantis. Hingga setengah jam lamanya terdengar suara ketukan pintu.


tok


tok


tok


" Masuk." jawab Karen


ceklek


Pintu kamar Karen terbuka dan melihat sahabatnya dokter Clarissa tersenyum dan masuk ke dalam kamar Karen. Seperti biasa mereka melakukan cipika cipiki.


" Kita mengobrol di balkon yuk?" ajak Karen


" Ayuk." jawab dokter Clarissa


Mereka berdua berjalan hingga sampai ke balkon mereka duduk berdampingan sambil menikmati udara segar.


" Karen, apakah kamu sudah tahu kalau..." ucap dokter Clarissa sambil menggantungkan kalimatnya.


" Aku sudah tahu, jika seandainya nanti aku melahirkan kemungkinan aku akan mati. Bolehkah aku meminta tiga hal darimu." tanya Karen dengan nada santai.


" Apa itu?" tanya dokter Clarissa penasaran


" Apapun yang terjadi nanti tolong selamatkan anakku walau taruhannya nyawaku aku tidak memperdulikannya asalkan anakku selamat dan yang kedua aku minta tolong jika suamiku menikah lagi tapi ternyata istrinya tidak mencintai anak kami dengan menyiksa anak kami tolong berikan bukti ke suamiku tapi jika suamiku lebih memilih istrinya aku mohon bawa kabur anakku." pinta Karen


" Yang ke tiga kalau ternyata memang aku harus mati karena melahirkan tolong sumbangkan ke dua ginjalku untuk suamiku karena ginjal suamiku sudah rusak parah." ucap Karen


" Dari mana kamu tahu?" tanya dokter Clarissa dengan nada terkejut


" Waktu itu aku meretas tentang suamiku dan sungguh aku sangat terkejut karena sejak kematian orang tuanya, David kecil sering bermimpi dimana dirinya melihat ke dua orang tuanya di siksa dan di bunuh oleh orang tuaku kemudian orang tua David dan David kecil di buang di sungai." ucap Karen dan tidak terasa air matanya keluar begitu pula dengan dokter Clarissa.


" David kecil hingga remaja sering bermimpi kemudian mengigau memanggil nama orang tuanya hingga selalu minum obat penenang agar bisa tidur pulas. Dari remaja hingga David kerja sebagai CEO David sering meminum alkohol dan rokok hingga mengakibatkan salah satu ginjalnya rusak parah dan ginjal satunya juga mulai rusak." sambung Karen.


"Karena itulah sumbangkan ke dua ginjalku ke suamiku sedangkan jantung dan ke dua mataku berikan ke seseorang yang membutuhkan. Semua yang bisa di butuhkan oleh orang lain ambil semua di dalam tubuhku aku rela karena aku ingin mati tapi bisa memberikan sesuatu yang berharga untuk orang lain." sambung Karen lagi.


" Hatimu terbuat dari apa sih Ren? kamu bercerita seperti tidak akan takut akan kematian." ucap dokter Clarissa.


" Hatiku sama seperti mu juga sama seperti orang lain. Semua orang akan mati hanya saja tidak akan tahu kapan matinya. Jika aku ditakdirkan mati karena melahirkan aku rela asalkan aku bisa membuat orang lain bahagia karena apa yang ada di dalam tubuhku bisa berguna untuk orang lain." ucap Karen sambil tersenyum.


" Oh iya apa yang terjadi dengan David kecil ketika hanyut di sungai?" tanya dokter Clarissa penasaran.

__ADS_1


" David kecil ditemukan sepasang suami istri yang tidak mempunyai anak namun ketika setahun kemudian pasangan itu mempunyai bayi dan mengusir David. Mereka sengaja memelihara David agar istrinya bisa hamil dan mengusirnya ketika anak mereka lahir." ucap Karen


" David kecil pergi dari rumah mereka dan tinggal di kolong jembatan, mencari makanan di tong sampah, menjadi pengamen dan sering di siksa oleh preman hingga suatu saat David membalasnya dengan cara preman tersebut ketika tidur di lempar batu yang besar membuatnya mati seketika."sambung Karen


" Sejak saat itu David sering membunuh dan orang - orang sangat takut padanya hingga David dipelihara seorang pria paruh baya disekolahkan hingga lulus sekolah tapi selesai lulus sekolah pria paruh baya itu ternyata meminta imbalan meminta David menjadi kekasihnya dan menginginkan David memuaskan dirinya tentu saja David tidak setuju dan pria itu marah dan mengeluarkan pistol untuk mengancam David. David tanpa takut menarik tangannya dan tangannya langsung di putar membuat pria itu berteriak kesakitan kemudian dengan menggunakan tangan pria itu David menarik pelatuknya hingga pria paruh baya itu pun mati di tempat dan mayatnya di buang di kandang buaya binatang peliharaan pria paruh baya itu." sambung Karen


" Lalu selanjutnya apa yang terjadi?" tanya dokter Clarissa.


" Polisi mencari keberadaan pria paruh baya tersebut karena terbukti melakukan tindakan asusila terhadap remaja pria tapi David bilang tidak tahu. Karena tidak ada bukti David tidak di tahan. Semua hartanya kebetulan atas nama David dan David gunakan untuk kuliah dan perusahaan yang di jalani adalah milik pria paruh baya itu hingga perusahaannya menjadi besar sampai sekarang." ucap Karen mengakhiri ceritanya.


" Kisahnya sangat menyedihkan." ucap dokter Clarissa.


" Karena itulah aku meminta padamu untuk menyumbangkan ginjalku." ucap Karen


" Jika kamu selamat dan tidak meninggal apakah kamu tetap menyumbangkan ginjalmu?" tanya dokter Clarissa.


" Tetap di sumbangkan tapi satu saja ginjalku di saat aku sudah melahirkan." ucap Karen


" Kamu maukan melakukan permintaanku ini? karena hanya kamulah sahabatku karena sahabat kita yaitu Sandra sedang hamil dan tinggal di daerah terpencil bersama suaminya Federick jadi aku tidak mungkin meminta pertolongan." ucap Karen menjelaskan.


" Apa sahabat kita menikah? tahu - tahu kok sudah hamil. Kenapa kita tidak di undang ke pernikahannya." tanya dokter Clarissa secara beruntun.


" Sudah, tapi sebelumnya mereka melakukannya sebelum menikah makanya mereka menikah secara sederhana." ucap Karen menjelaskan ke sahabatnya.


" Oh begitu. Oh iya kamu kan bisa bilang ke sahabat kita agar suaminya membuat ramuan baru agar kamu jika melahirkan kamu dan anakmu selamat." usul dokter Clarissa


" Oh iya 2 jam lagi jam makan siang kita pergi ke perusahaan suamiku sambil membawa bekal." usul Karen


" Ok, aku juga mau membuatkan makanan untuk Ronald karena waktu itu aku janji akan memasakkan nya." ucap dokter Clarissa.


" Kalau begitu ayo kita ke dapur." ajak Karen


" Ayo, udara di balkon sejuk ya?padahal cuacanya panas." ucap dokter Clarissa sambil berjalan keluar dari kamar Karen dan David.


" Iya benar makanya aku betah duduk di balkon." Jawab Karen sambil berjalan berdampingan dengan dokter Clarissa.


Mereka berdua memasak di dapur sambil menceritakan kejadian masa lalu waktu mereka kuliah. Kadang serius dan kadang juga mereka tertawa bersama ketika mengingat kejadian lucu.


xxxxxxx


Di Tempat yang tidak Jauh Dari Manson David


" Tuan, tadi kekasih tuan Ronald datang ke mansion milik tuan David." ucap anak buahnya


" Bagus awasi terus, jika kekasih tuan Ronald keluar cegat di tempat yang sepi dan bunuh dan aku harap istri tuan David juga ikut jadi sekali tepuk dua wanita langsung mati" ucap pria paruh baya tanpa punya rasa iba sedikitpun.

__ADS_1


" Baik tuan." jawab anak buahnya.


Tut Tut Tut Tut Tut Tut


Sambungan komunikasi pun terputus.


xxxxx


Hallo, mampir ke karyaku yang lain ya :



Gadis Culun dan Ceo Lumpuh.


Cinta Satu malam Bersama Mafia


Cinta Satu Malam Bersama Mafia Sension 2


Cinta Pertama Psychopath


Cinta Pertama Mafia.


Perjalanan Cinta Sang Psychopath


Perjalanan Cinta 3 Pria Psychopath



Dan


Mohon dukungan dan Berikan : 😍😍😘😘🤩🤩😊😊😉😉


Komentar 😍


Like 😍


vote 😍


tip 😍


Agar Author tetap semangat dalam menulis novel ini. Terima kasih banyak buat pembaca yang masih setia membaca novelku.😁😚😚😍😍😘😘 juga yang telah memberikan komentar, like, vote dan tipnya.


Salam Author


Yayuk Triatmaja

__ADS_1


xxxxxx


__ADS_2