Perjalanan Cinta 3 Pria Psycophat

Perjalanan Cinta 3 Pria Psycophat
David dan Karen


__ADS_3

David berdiri dan mengambil makanan dan membuka makanan tersebut dan diberikan oleh Karen. Karen menyuapi David sambil menatap wajah tampan suaminya dan tersenyum.


" Kenapa menatap wajahku? apakah ada yang aneh?" tanya David setelah selesai suapan pertama.


" Tidak ada yang aneh honey. Aku hanya menatap wajah tampan suamiku, semoga saja anak kita mirip denganmu honey." ucap Karen


" Kenapa kamu berharap anak kita laki - laki dan mirip denganku?" tanya David


" Karena aku sangat sayang dan mencintaimu honey karena itulah aku sangat berharap anak kita mirip denganmu." ucap Karen dengan nada lembut sambil tersenyum.


" Aku juga sangat sayang dan mencintaimu sayang hal itu membuatku sangat takut kehilanganmu karena itulah ketika dokter mengatakan sesuatu yang sangat berat untuk memilihmu atau anak kita maka aku akan memilihmu." ucap David


Karen terkejut mendengar ucapan suaminya, piring yang di pegangnya langsung diberikan ke suaminya kemudian Karen memeluk perutnya.


" Anak kita tidak apa-apa kan sayang?" tanya Karen dengan nada kuatir.


" Tidak apa-apa sayang." Jawab David


" Syukurlah aku ikut senang." Jawab Karen sambil tersenyum bahagia.


" Sayang, bagaimana kalau anak kita, kita gugurkan saja?" tanya David


" Tidak, aku tidak mau. Apakah honey tidak mencintai anak kita?" tanya Karen dengan mata sudah memerah.


David menaruh piringnya di meja kemudian menggengam tangan Karen.


" Aku mencintai anak kita tapi aku sangat mencintaimu. Dokter mengatakan padaku jika sayangku melahirkan maka sayangku akan meninggal dan aku tidak bisa kehilanganmu. Aku ingin sayangku diobati dulu setelah sembuh kita bikin anak kembali." ucap David


" Honey, mati dan hidup semua sudah di atur oleh di atas siapa tahu diagnosa dokter salah. Setelah aku melahirkan bisa saja terjadi aku dan anak kita selamat. Honey aku sangat mencintaimu dan juga sangat mencintai anak kita demi dua orang yang sangat aku cintai aku akan berusaha untuk kuat." ucap Karen


" Terima kasih sayang, kamu sangat mencintaiku dan juga sangat mencintai anak kita." Jawab David terharu sambil tangan kirinya membelai rambut Karen sedangkan tangan kanannya membelai perut Karen.


" Karena honey suamiku sudah sepantasnya seorang istri mencintai suami dan anak-anak." Jawab Karen


" Anak - anak?" tanya David mengulangi perkataan Karen


" Iya setelah anak ini lahir tentu saja ada adik - adiknya bukan." Jawab Karen tersenyum malu.


" Pffftttt... hahahaha... tentu saja sayang aku ingin mempunyai anak yang banyak biar mansion tidak sepi. Setelah sayang sudah sembuh kita ke rumah orang tuamu ya?" ajak David


" Orang tuaku?" tanya Karen ulang seakan tidak percaya.


" Iya orang tuamu dan juga mertuaku." ucap David sambil tersenyum.


Karen perlahan bangun untuk duduk di ranjang dan David pun ikut membantu.


" Terima kasih sayang, ini hadiah yang paling indah dan mahal dari pada hadiah yang lainnya." ucap Karen sambil memeluk suaminya.


" Benarkah? bukankah lebih mahal mobil mewah, rumah mewah, perhiasan mewah?" tanya David dengan nada bingung sambil membalas pelukan istrinya.


" Keluarga adalah harta yang paling berharga honey susah di cari sedangkan harta yang merupakan rumah mewah, mobil mewah, perhiasan mewah ataupun sejenisnya itu bisa kita cari." ucap Karen sambil mendorong pelan tubuh suaminya dan menatap mata David.

__ADS_1


David menatap mata Karen tidak ada kebohongan dan kini mulai menyadari kalau Karen memang berbeda dengan orang tuanya juga dengan gadis - gadis lainnya.


" Aku bahagia menikah denganmu sayang dan aku semakin mencintaimu. Kini rasa dendam pada keluarga mu juga sudah mulai hilang. Terima kasih kamu sangat sabar menghadapi sifatku." ucap David sambil memeluk istrinya dan mengecup pucuk kepala Karen


" Terima kasih honey, hari ini aku merasakan sangat bahagia mendengar ucapan honey." ucap Karen terharu.


" Sayang, setelah kamu sembuh kita ke notaris ya?" ajak David


" Ke notaris? buat apa?" tanya Karen


" Aku ingin memberikan semua aset berharga ku atas namamu." ucap David


" Tidak mau honey." tolak Karen


" Kenapa? bukankah semua wanita tidak akan menolaknya?" tanya David sambil memandang mata Karen.


" Tidak semua wanita honey, bagiku honey mencintaiku dan juga anak kita itu sudah lebih dari cukup aku tidak mau menjadi wanita yang serakah." ucap Karen sambil membalas tatapan mata David.


" Kamu memang wanita berbeda, maaf aku baru sadar kalau kamu memang wanita luar biasa." puji David


" Honey juga dua luar biasa." ucap Karen sambil tersenyum penuh arti.


" Dua luar biasa apa?" tanya David mengulangi perkataan Karen.


" Luar biasa kuat kalau main di ranjang dan luar biasa adik kecilnya." ucap Karen sambil menutupi wajahnya dengan menggunakan ke dua tangannya.


ctak


" Makanya aku lagi ngomongin serius malah ngomongin seperti itu nggak nyambung tahu." ucap David sambil mengusap kening Karen dan meniupnya.


" Hehehehe... habis honey muji aku terus nanti lama - lama aku terbang lho." goda Karen


" Pffftttt....hahahaha... kamu lucu..." ucap David sambil tertawa lepas


Karen ikut tertawa walau dirinya bingung bagian mana yang lucu.


" Sini aku suapin lagi." ucap Karen


Davidpun mengambil piring kemudian di berikan ke Karen. Karen melanjutkan menyuapi suaminya hingga tidak berapa lama makanan yang di piring akhirnya habis.


David mengambil piringnya yang berada di tangan Karen kemudian di taruh di meja dekat ranjang Karen kemudian David meminum air bekas minuman Karen hingga habis kemudian mengisi gelas dengan air yang berada di teko.


" Sekarang aku sudah kenyang sekarang gantian aku yang menyuapimu." ucap David


David pun menyuapi Karen hingga 15 menit makanan pun habis. David memberikan gelas yang sudah ada sedotannya kemudian Karen meminumnya hingga habis.


" Sekarang istriku istirahat biar cepat pulih." ucap David sambil merapikan selimutnya.


" Honey, aku ingin tidur di peluk, bolehkah?" tanya Karen


" Boleh sayang." Jawab David sambil tersenyum.

__ADS_1


Karen menggeserkan tubuhnya sedangkan David berbaring menghadap Karen. Merekapun tidur sambil berpelukan dengan kepala Karen bersandar di dada bidang suaminya.


xxxxxxx


Di tempat yang berbeda tepatnya Ronald sedang duduk di kursi pengemudi sedangkan dokter Clarissa duduk di samping pengemudi. Sepanjang perjalanan mereka mengobrol terkadang tertawa dan terkadang serius.


Mata elang Ronald menatap ke arah spion mobil yang berada di tengah-tengah tampak mobil hitam sedang mengikuti mobil mereka.


" Sepertinya ada yang mengikuti kita?" ucap Ronald.


xxxxx


Hallo, mampir ke karyaku yang lain ya :



Gadis Culun dan Ceo Lumpuh.


Cinta Satu malam Bersama Mafia


Cinta Satu Malam Bersama Mafia Sension 2


Cinta Pertama Psychopath


Cinta Pertama Mafia.


Perjalanan Cinta Sang Psychopath


Perjalanan Cinta 3 Pria Psychopath



Dan


Mohon dukungan dan Berikan : 😍😍😘😘🤩🤩😊😊😉😉


Komentar 😍


Like 😍


vote 😍


tip 😍


Agar Author tetap semangat dalam menulis novel ini. Terima kasih banyak buat pembaca yang masih setia membaca novelku.😁😚😚😍😍😘😘 juga yang telah memberikan komentar, like, vote dan tipnya.


Salam Author


Yayuk Triatmaja


xxxxxx

__ADS_1


__ADS_2