Perjalanan Cinta 3 Pria Psycophat

Perjalanan Cinta 3 Pria Psycophat
Kepergian Dokter Clarissa


__ADS_3

Dokter Clarissa perlahan membalikkan badannya dan melihat Ronald sudah tertidur. Dokter Clarissa perlahan bangun dari ranjangnya sambil menahan rasa perih di bagian intimnya.


Dokter Clarissa berjalan perlahan menuju ke arah kamar mandi untuk membersihkan dirinya kemudian memakai pakaian. Dokter Clarissa membawa beberapa pakaian dan juga mengambil buku tabungan serta uang simpanan yang di simpan di dalam lemari.


Dokter Clarissa menulis sepucuk surat setelah selesai dokter Clarissa perlahan keluar dari kamarnya sambil membawa tas yang tidak begitu besar. Sampai di lantai satu dokter Clarissa memesan taksi setelah selesai memesan dokter Clarissa keluar dari apartemennya.


Setelah menunggu agak lama taksipun datang, dokter Clarissa naik taksi.


" Pak bandara Soekarno Hatta, cepat ya pak." ucap dokter Clarissa.


" Baik nona." Jawab sopir taksi itu.


Dokter Clarissa membuka ponselnya untuk memesan tiket ke luar negri lewat online. Satu jam lamanya di perjalanan akhirnya dokter Clarissa sudah sampai di bandara dan mengambil tiket.


Dokter Clarissa berjalan masuk ke dalam toilet untuk memakai hoodie berwarna hitam kemudian memakai masker setelah selesai dokter Clarissa menutupi kepalanya dengan topi berwarna hitam dan memakai kacamata hitam juga agar dirinya tidak dikenali terlebih untuk berjaga - jaga kalau sewaktu-waktu Ronald meretas cctv bandara.


( " Untung beberapa orang sepertiku jadi Ronald akan sulit mencariku." ucap dokter Clarissa dalam hati ).


Baru saja beberapa langkah berjalan dokter Clarissa mendengar seorang gadis sedang menangis membuat dokter Clarissa tidak tega. Dokter Clarissa menghampiri gadis tersebut.


" Kenapa menangis?" tanya dokter Clarissa dengan nada lembut.


" Aku sudah beli tiket ke negara S tapi aku baru saja di telp tanteku katanya mommy dan daddyku meninggal sedangkan aku tidak ada uang lagi untuk beli tiket." ucap gadis tersebut sambil mengusap air matanya.


" Memangnya kamu mau ke negara mana?" tanya dokter Clarissa dengan nada lembut.


" Aku mau ke negara A." jawab gadis tersebut.


" Kalau begitu tiketnya tukar punyaku saja." usul dokter Clarissa dengan nada lembut.


" Benarkah? tapi KTP dan pasportku kan beda?" tanya gadis tersebut


" Kita tukar semuanya termasuk tas yang berisi pakaian." jawab dokter Clarissa dengan nada lembut.


" Beneran?" tanya gadis tersebut dengan nada senang.


" Benar." Jawab dokter Clarissa.


Akhirnya mereka menukar identitasnya juga pakaian yang berada di dalam tas mereka karena dokter Clarissa tidak tega kalau gadis itu tidak mempunyai uang dokter Clarissa juga memberikan jam tangan, ponsel dan gelang yang semua dibelikan Ronald waktu itu untuk diberikan oleh gadis tersebut.


" Terimalah ini jam tangan, Ponsel dan gelang. Kamu bisa menjualnya jika membutuhkan uang." ucap dokter Clarissa dengan nada lembut.


" Tapi ke tiga barang ini sangat mahal." ucap gadis itu yang mengerti kalau milik dokter Clarissa adalah barang branded.


" Tidak apa-apa santai saja." ucap dokter Clarissa sambil tersenyum.


" Terima kasih banyak, apakah kamu mempunyai ponsel?" tanya gadis tersebut


" Tidak ada." jawab dokter Clarissa sambil tersenyum malu.


" Pakai ponselku saja gimana? biar kita saling berhubungan dan siapa tahu suatu saat nanti aku gantian yang menolongmu." ucap gadis itu sambil memasukkan ke tiga barang tersebut ke dalam tas dokter Clarissa yang sekarang menjadi miliknya.

__ADS_1


" Boleh, sebentar lagi pesawatnya mau jalan. Oh ya aku ikut berduka cita semoga mommy dan daddymu di ampuni segala dosa - dosanya." ucap dokter Clarissa dengan nada tulus.


" Amin. Terima kasih semoga dirimu selalu bahagia." ucap gadis itu sambil berjalan meninggalkan dokter Clarissa.l


( " Amin. Mungkin ini sudah jalannya aku harus ke negara S dengan identitas baru dan ke tiga barang pemberian Ronald kuberikan sama gadis tersebut karena jika aku pegang akan membuatku terluka dan sakit hati." ucap dokter Clarissa dalam hati ).


Dokter Clarissa berjalan dengan santai memasuki pos pemeriksaan, setelah beberapa lama dokter Clarissa kini sudah berada di dalam pesawat dan duduk sambil menatap kota Jakarta.


( " Maafkan aku Karen dan Sandra, aku pergi tanpa pamit. Aku ingin menenangkan diriku dan ingin pergi menjauh dari Ronald orang yang sangat ku cintai sekaligus orang yang ku benci." ucap dokter Clarissa dalam hati ).


Air mata dokter Clarissa keluar dan langsung di hapus dengan kasar karena lelah dokter Clarissa tertidur terlebih jarak dari Jakarta ke negara S membutuhkan waktu 18 jam lebih.


xxxxxxx


Apartemen Dokter Clarissa


Tangan kanan Ronald bergerak ke arah samping tapi tangan Ronald tidak merasakan ada tubuh dokter Clarissa membuat tangannya meraba-raba tapi dokter Clarissa tidak ada membuat Ronald terpaksa membuka matanya walau matanya sangat mengantuk.


Ronald duduk di kepala ranjang dan melihat ranjang di sebelahnya tidak ada dokter Clarissa.


" Clarissa kemana ya?" tanya Ronald


" Clarissa!!!" teriak Ronald


hening


hening


Ronald menatap meja dan melihat uang 200 lembar berwarna merah dan kartu kredit tanpa batas masih ada di meja dan juga ada selembar kertas. Ronald pun mengambilnya dan membacanya.


Jujur aku ingin mengatakan pada kak Ronald kalau kebersamaan kita selama ini membuat hatiku merasa nyaman dan aku mulai jatuh cinta padamu. Segala bentuk perhatian kak Ronald membuatku sebagai seorang wanita sangat bahagia.


Ketika kak Ronald terluka hatiku terasa sakit sekali karena aku tidak bisa melihat orang yang aku cintai terluka. Lebih baik aku yang terluka dari pada kak Ronald.


Maaf kak, aku bukan seperti wanita yang di luaran sana menjajakan tubuhnya demi uang karena itu semua uang dan kartu kredit tanpa batas aku tidak sentuh sama sekali semuanya ada di atas meja.


Aku pergi kak meninggalkan rasa sakit teramat sangat karena perbuatan kak Ronald mengambil mahkota ku yang paling berharga dan menganggap aku sebagai wanita murahan serta tidak mempunyai harga diri.


Aku hanya mendoakan semoga kakak selalu bahagia dan menemukan seorang gadis yang lebih baik dariku.


Nomer pin apartemen ku tgl, bulan dan tahun kak Ronald karena aku sangat mencintaimu. Semoga orang yang kucintai selalu bahagia.


Love,


Clarissa Atmaja


Nb. Kak Ronald jika seandainya aku mati tolong kuburkan aku bersebelahan kuburan orang tuaku.


Ronald meremas surat dari dokter Clarissa.


" Kenapa hatiku sangat sakit ketika Clarissa menulis seperti ini." ucap Ronald

__ADS_1


Ronald menghubungi dokter Clarissa tetapi nomer ponselnya tidak aktif. Berulang-ulang Ronald menghubunginya tapi tidak aktif.


" Kenapa ponselnya tidak aktif ya?" tanya Ronald


" Kamu tidak mungkin bisa pergi menjauh dariku Cla karena apa yang sudah menjadi milikku akan selamanya milikku. Kamu boleh pergi tapi jam tangan, ponsel dan gelang sudah aku kasih pelacak sehingga sejauh apapun kamu pergi aku pasti menemukanmu." ucap Ronald sambil tersenyum menyeringai.


Ronald belum menyadari kalau dirinya juga sudah jatuh cinta tapi karena tertutup oleh rasa empatinya membuat Ronald seperti itu.


Ronald menghubungi temannya untuk melacak keberadaan dokter Clarissa. Sambil menunggu Ronald membersihkan dirinya kemudian memakai handuk bekas dokter Clarissa sambil menunggu ke datangan anak buah kepercayaannya untuk mengantar pakaian ganti.


" Uang dan kartu ini akan aku simpan di laci apartemen Clarissa dan menguncinya. Jika suatu saat dia datang Clarissa bisa menggunakannya." ucap Ronald sambil menaruh uang dan kartu kredit tanpa batas ke dalam laci dan menguncinya.


" Kunci ini aku sembunyikan di kolong lemari agar aman." sambung Ronald


xxxxx


Hallo, mampir ke karyaku yang lain ya :



Gadis Culun dan Ceo Lumpuh.


Cinta Satu malam Bersama Mafia


Cinta Satu Malam Bersama Mafia Sension 2


Cinta Pertama Psychopath


Cinta Pertama Mafia.


Perjalanan Cinta Sang Psychopath


Perjalanan Cinta 3 Pria Psychopath



Dan


Mohon dukungan dan Berikan : 😍😍😘😘🤩🤩😊😊😉😉


Komentar 😍


Like 😍


vote 😍


tip 😍


Agar Author tetap semangat dalam menulis novel ini. Terima kasih banyak buat pembaca yang masih setia membaca novelku.😁😚😚😍😍😘😘 juga yang telah memberikan komentar, like, vote dan tipnya.


Salam Author

__ADS_1


Yayuk Triatmaja


xxxxxx


__ADS_2