
Tidak terasa hari sudah pagi seperti biasa dokter Clarissa bangun pagi menyiapkan sarapan pagi, menyiapkan pakaian kerja dan air hangat untuk suaminya.
ceklek
Suaminya membuka pintu kamar mandinya sambil membawa handuk kecil untuk mengeringkan rambutnya dan istrinya sedang menatap dirinya.
" Ada apa sayang?" tanya suaminya
" Honey tambah tampan saja." ucap istrinya sambil mengambil handuk dari tangan suaminya dan seperti biasa memintanya duduk di meja rias.
" Aku juga tahu kalau aku tampan." ucap suaminya percaya diri sambil menikmati pijatan lembut dari tangan istrinya.
" Aish... aku menyesal memuji ketampanan suamiku." ucap dokter Clarissa sambil tersenyum
Suaminya juga ikut tersenyum melihat wajah istrinya.
" Sayang, kamu semakin bertambah cantik saja."puji suaminya.
" Ini berkatmu honey." ucap dokter Clarissa sambil mengeringkan rambut suaminya karena pijatannya sudah selesai
" Kok berkatku sayang?" tanya suaminya
" Karena honey memberikan kasih sayang dan..." ucap dokter Clarissa sambil tersenyum karena kini merasakan kebahagian dokter Clarissa selama menikah dengan suaminya yang selalu memanjakan dirinya.
" Dan apa?" tanya suaminya
" Dan honey menyewa dua orang untuk perawatan kecantikan ku, bagaimana aku tidak bertambah cantik. Terima kasih sayang, aku sangat mencintaimu." ucap istrinya.
" Demi kamu sayang, apapun kulakukan untukmu sayang." ucap suaminya.
" Terima kasih honey, aku semakin mencintaimu." Ucap istrinya.
Suaminya hanya tersenyum sambil mengusap rambut istrinya.
" Sayang, kok adik kecilku bisa aku gerakkan?" ucap suaminya
" Benarkah? tanya istrinya
" Iya benar, tapi mungkin hanya perasaanku saja. Aku hari ini banyak pekerjaan kemungkinan aku pulang malam." ucap suaminya.
" Perlu bantuan?" tanya istrinya
" Tidak sayang, perutmu sudah besar. Kamu istirahat saja." ucap suaminya sambil berdiri karena istrinya sudah selesai mengeringkan rambutnya.
Suaminya memakai pakaian kerja yang sudah disiapkan oleh istrinya. Selesai memakai pakaian kerja mereka makan bersama dan setelah selesai makan dan minum seperti biasa suaminya berangkat kerja dengan di antar oleh asistennya.
Setelah suaminya pergi ke kantor seperti biasa dokter Clarissa mengganti pakaiannya dan pergi dengan di antar oleh sopir. Tanpa sepengetahuan dokter Clarissa suaminya kembali lagi ke mansion karena ada barang yang tertinggal.
" Tuan, bukankah itu nona Clarissa?" tanya Han ketika mobil yang ditumpangi Clarissa melewati mobil suaminya.
Suaminya menengok dan memang benar istrinya sedang naik mobil miliknya.
" Ikuti mobil istriku." perintah bosnya
" Tapi tuan hari ini ada jadwal meating yang sangat penting, kita bisa rugi miliaran rupiah." ucap asistennya
" Bilang padanya jadwalnya diundurkan saja kalau tidak mau ya sudah aku tidak perduli yang penting ikuti mobil istriku." perintah bosnya.
__ADS_1
" Baik tuan." Jawab asistennya sambil memutar arah.
Suaminya mengambil ponsel untuk menghubungi istrinya. Panggilan pertama langsung terhubung.
" Hallo honey, ada apa?" tanya dokter Clarissa
" Ada di mana?" tanya suaminya tanpa basa basi.
" Lagi di jalan honey, ada ada honey?" tanya dokter Clarissa ulang.
" Mau kemana?" tanya suaminya.
" Hmmm... sebenarnya aku bekerja sebagai dokter. Ada apa honey kok tumben bertanya seperti itu?" tanya istrinya
" Bekerja di mana dan sudah berapa lama kerjanya?" tanya suaminya.
" Di klinik kerjasama dengan temanku dan sudah 5 bulan aku kerja." ucap dokter Clarissa
" Laki - laki atau perempuan? tanya suaminya lagi
" Laki -laki honey, kenapa?" tanya dokter Clarissa
" Perutmu semakin membesar, lebih baik berhenti kerja sekarang. Uangku cukup untuk membiayai hidupmu dan juga anak kita." ucap suaminya.
" Memang rencana hari ini aku terakhir kerja honey." ucap istrinya.
" Benarkah?" tanya suaminya.
" Benar honey, tapi besok bisakah.." ucap istrinya menggantungkan kalimatnya.
" Bisa apa sayang?" tanya suaminya.
" Pffftttt... hahahaha... kamu sangat menggemaskan. Baiklah besok aku libur kerja tapi khusus besok ya karena lusa aku banyak pekerjaan." ucap suaminya.
" Tidak apa-apa yang penting besok honey tidak bekerja." ucap istrinya sambil tersenyum bahagia.
" Ya sudah aku tutup teleponnya dulu sayang, banyak pekerjaan yang sedang menunggu." ucap suaminya.
" Baik honey, selamat bekerja." ucap dokter Clarissa.
tut tut tut tut tut
Sambungan komunikasi pun terputus dan suaminya sedang berfikir kembali.
" Bagaimana tuan apa kita tetap ikuti atau kita kembali ke kantor?" tanya asisten Han.
Sebentar aku akan hubungi kepala pelayan dulu. Bos nya pun menghubungi kepala pelayan dan sambungan ke dua langsung berdering.
" Hallo tuan, ada yang bisa saya bantu?" tanya kepala pelayan dengan nada sopan.
" Aku ingin tahu jika aku pergi kerja, apa yang dilakukan oleh istriku?" tanya bosnya tanpa basa basi
" Jika tuan pergi kerja nona Clarissa langsung pergi entah kemana jika di tanya hanya senyum saja tanpa memberitahukan dan pulang satu jam sebelum tuan datang." ucap kepala pelayan dengan jujur
" Sudah berapa lama?" tanya bosnya
" Sudah 5 bulan ini tuan dan ini sekarang sudah pergi entah kemana." ucap kepala pelayan
__ADS_1
" Selain itu apalagi?" tanya bosnya
" Selain itu nona sering menghubungi seseorang dari suaranya laki - laki jika tidak sengaja kami bertemu nona langsung menghindar dan buru - buru masuk ke kamar seperti nya ada yang disembunyikan oleh nona." ucap kepala pelayan
" Kenapa kamu tidak cerita hah!!!" bentak bosnya
" Maaf tuan, setiap aku ingin meloporkan tuan dan nona selalu bersama dan saya pikir nona sudah mengatakannya." ucap kepala pelayan.
tut tut tut tut tut
Tanpa menjawab bosnya langsung mematikan secara sepihak.
" Sebenarnya apa yang kamu sembunyikan dariku selama lima bulan ini? Setiap aku berangkat kerja kamu pergi tanpa bilang padaku dan sore hari satu jam sebelum aku pulang kerja kamu sudah ada di rumah. Kamu sedikitpun tidak cerita padaku, apakah kamu selama lima bulan ini diam - diam selingkuh tanpa sepengetahuan dariku? dan obat herbal itu sebenarnya racun agar aku mati dan kamu bisa menguasai hartaku dan menikah dengan pria selingkuhanmu?" guman suaminya sambil memandang lurus ke arah mobil yang dinaiki istrinya.
" Jika seandainya itu benar aku tidak akan pernah memaafkanmu, aku akan menyiksamu hingga kamu memohon padaku untuk dibunuh. Walau aku sangat mencintaimu tapi aku paling benci dengan kata pengkhianat. Seperti wanita ular itu yang menghinaku, dia kusiksa sampai mati." ucap suaminya sambil tersenyum menyeringai.
Semua perkataan bosnya membuat asistennya merinding. Jiwa psycopath bosnya yang sudah lama hilang kini muncul lagi.
xxxxx
Hallo, mampir ke karyaku yang lain ya :
Gadis Culun dan Ceo Lumpuh.
Cinta Satu malam Bersama Mafia
Cinta Satu Malam Bersama Mafia Sension 2
Cinta Pertama Psychopath
Cinta Pertama Mafia.
Perjalanan Cinta Sang Psychopath
Perjalanan Cinta 3 Pria Psychopath
Dan
Mohon dukungan dan Berikan : 😍😍😘😘🤩🤩😊😊😉😉
Komentar 😍
Like 😍
vote 😍
tip 😍
Agar Author tetap semangat dalam menulis novel ini. Terima kasih banyak buat pembaca yang masih setia membaca novelku.😁😚😚😍😍😘😘 juga yang telah memberikan komentar, like, vote dan tipnya.
Salam Author
Yayuk Triatmaja
__ADS_1
xxxxxx