Perjalanan Cinta Starla

Perjalanan Cinta Starla
Diculik


__ADS_3

Beberapa hari pun berlalu...


Aku dan Mama begitu bersenang-senang. Kami pergi berbelanja, memasak bersama, mengobrol banyak hal dan tentang masa lalu kami. Kami pun juga bergosip ria. Aku begitu senang menghabiskan waktuku bersama Mama. Mark kadang datang untuk menemani kami juga. Kami pergi menonton film dan makan bersama. Mama sangat menyukai Mark.


Tak terasa, sekarang adalah waktunya bagi Mama untuk kembali ke rumah kami. Aku pun mengantar Mama pergi ke bandara.


Aku merasa sedih karena melihat Mama pergi. Kami berdua menangis saat waktu kami untuk berpisah datang. Aku berjanji kepada Mama bahwa aku akan pulang ke rumah untuk bertemu Mama dan Papa.


Setelah pesawat Mama mulai mengudara, aku kembali ke area parkir di mana aku memarkirkan mobil Alden. Aku melihat seseorang mengikuti aku. Awalnya aku berpikir bahwa mungkin saja aku terlalu mengada-ada. Aku lalu berusaha untuk tidak menghiraukannya pada awalnya. Tapi kemudian dua orang pria dengan memakai pakaian serba hitam dan kacamata terus mendekat ke arahku.


Aku mulai berlari untuk sampai ke mobil dan aku melihat mereka pun ikut berlari mengejar ku. Sekarang semuanya sudah jelas bahwa mereka mengikuti aku. Sebelum aku bisa sampai di mobil, mereka pun sudah lebih dulu menangkap aku.


"Siapa kalian? Apa yang kalian inginkan dariku?" Ucapku.

__ADS_1


"Oh manis, jangan katakan apapun. Kami bukanlah orang baik, jadi tetaplah tutup mulutmu yang manis itu dan bekerja samalah dengan kami jika kau masih mau bernafas." Ucap salah seorang dari mereka yang membuat aku langsung merasa sakit kepala.


Mereka mengikat tanganku dan membawaku ke sebuah mobil dan mendorong ku masuk. Aku memohon kepada mereka untuk melepaskan aku karena aku sangat ketakutan.


"Kalian mau membawaku ke mana?" Ucapku.


Tidak ada satu orang pun di sekeliling. Tapi aku tetap berteriak meminta tolong.


Mereka lalu menutup mulutku dan berkata, "jangan mencoba untuk bertingkah sok pintar. Siapa yang akan datang untuk menolong mu di sini, hah? Kau tidak punya kesempatan untuk hidup jika kau mengulang sesuatu yang bodoh. Kami tidak akan menyakitimu sampai kau bisa bersikap kooperatif. Kami akan membawamu menuju Bos kami dan percaya kepadaku manis, Bos kami itu lebih buruk dibandingkan iblis."


Aku takut, sangat takut. Kenapa? Aku tidak tahu ke mana mereka akan membawaku. Beberapa saat kemudian, tiba-tiba mobil berhenti. Mereka lalu mendorong ku keluar dan menarik ku untuk berjalan dan tak lama setelah itu, mereka meminta aku untuk duduk. Aku duduk di atas sesuatu yang aku rasa adalah sebuah kursi. Seseorang lalu mulai mengikat tanganku dan kakiku di kursi itu.


"Bos, dia adalah orang yang Bos minta untuk kita bawa."

__ADS_1


Aku mendengar suara seseorang.


"Tuan siapapun kau, kau sudah salah paham. Aku benar-benar bukanlah orang yang kau cari. Aku adalah seorang gadis sederhana yang bekerja di rumah sakit. Aku tidak pernah melukai seseorang atau membuat masalah dengan seseorang. Jadi tolong lepaskan aku." Ucapku dengan mulai menangis.


"Kami sangat yakin bahwa kaulah orang yang kami inginkan. Segera telepon kekasihmu yang tampan itu dan katakan kepadanya, dia hanya punya waktu 30 menit dari sekarang. Jadi, dia harus datang dan menyelamatkanmu sebelum waktunya habis." Ucap pria itu.


"Kekasih? Aku tidak punya kekasih. Dengar, aku sudah mengatakan kepadamu Tuan. Kau salah orang dan aku bukanlah orang yang kau cari itu." Ucapku.


"Diam lah! Kenapa kau membuat ini lebih sulit untuk kami. Aku hanya mau membunuhmu sekarang tapi kau berguna bagi kami. Jadi diam lah karena kau adalah taruhan yang sempurna. Kami tahu dia akan datang secepatnya saat dia tahu kau ada di sini." Ucap pria itu lagi.


"Siapa yang kau bicarakan, setidaknya katakan kepadaku." Ucapku.


'Siapa yang harus menyelamatkan aku? Siapa yang dia sebut sebagai kekasihku?'

__ADS_1


"Starla William, jangan mencoba membodohi kami. Kami tahu semuanya. Kami bisa bersikap baik kepadamu dan kau, cepat tutup mulutnya dan pukuli dia jika dia mengatakan apapun lagi. Dan cepat hubungi kekasihnya sekarang juga." Ucap pria itu lagi padaku.


Bersambung....


__ADS_2