
"Kalian ini tidak punya pekerjaan ya, dari tadi terus berteriak-teriak!" seru Yura.
"Aku suka wanita seperti dia.." ucap Kaisar Han Phoenix.
"Kalau mau kabur ke arah mana ya." ucap Yura.
"Lihat saja aku pasti akan mendapatkanmu dan menjadikanmu istriku." ucap Kaisar Han Phoenix.
Tatapan mata Yura terus mencari keberadaan suatu tempat untuk dia melarikan diri dari tempat tersebut. melarikan diri dari sebuah tempat yang begitu asing baginya, langkah kaki Yura tiba-tiba berjalan Lebih naik sehingga membuat Kaisar Han Phoenix langsung bergerak untuk mendekati wanita yang sudah mengambil hatinya.
Brakk...
Beberapa genteng langsung berjatuhan karena Yura terus menginjak tanpa melihat.
"Apa yang sedang kau lakukan di sana Sayang!" seru Kaisar Phoenix kepada Yura. tentusaja Yura yang mendapatkan teriakan seperti itu wanita itu langsung menatap kearah asal suara tersebut.
"Siapa Kau, berani sekali Kau mengambil ku kesini. Apakah kau tidak tahu menculik itu hukumnya sangat besar lho!!" seru Yura yang kemudian berusaha untuk turun dari atap kediamannya.
__ADS_1
Saat melihat hal itu tentu saja Kaisar Phoenix langsung mendekati Yura dan memeluknya.
"Tenang saja Sayang, tidak ada hukum yang bisa dan tidak akan ada yang berani melawanku." jawab Kaisar Phoenix yang kemudian membawa Yura turun ke bawah.
"Ini pria berani banget sih, masa tiba-tiba dia main menghilang lalu berada di depanku." ucap Yura yang kemudian mendorong tubuh Kaisar Phoenix.
"Apa yang sedang kau lakukan disini calon istriku?" seru Kaisar Phoenix kepada Yura. Yura yang mendapat sebutan seperti itu wanita itu langsung marah, matanya melotot sembari berkacak pinggang dan menghina seorang pria yang ada di depannya.
"Dengar ya Tuan tampan, berani-beraninya kau mengatakan aku sebagai calon istrimu. aku tidak mengenalmu, Halo... Lebih baik kau tidak usah mengakuiku sebagai calon istrimu!!" seru Yura. wanita itu memang benar-benar sungguh luar biasa, bahkan seorang Kaisar dari negeri Kerajaan surgawi pun ditantang seperti itu.
"Aku telah membawamu dari dunia luar dan membawamu ke tempatku, jadi karena itu kau adalah calon istriku!" seru Kaisar Phoenix.
"Istriku ini memang benar-benar sangat berbeda dengan para wanita yang ada di luar sana." ucap Kaisar Phoenix sambil menatap Yura.
"Oh ya Tuan, di mana jalan untuk keluar dari tempat ini. Apakah ini istanamu Lalu bagaimana caranya aku pergi dari sini?" tanya Yura yang malah tidak menghiraukan perkataan Kaisar Phoenix sama sekali.
Sang Kaisar tertawa saat melihat tingkah polos dari seorang gadis yang ada di depannya, biasanya para wanita yang mendekatinya selalu bersikap sok baik, sok lugu bahkan kelakuannya dibuat-buat untuk menarik perhatian Kaisar Phoenix.
__ADS_1
Berbeda dengan Yura, gadis itu malah menunjukkan sikap aslinya, tidak ada yang ditutupi oleh Yura bahkan Gadis itu menyingkirkan tubuh seorang pria dengan seenak kepalanya tanpa bertanya Siapa dirinya dan apa jabatannya.
"Saat Yura ingin melangkahkan kakinya dan hendak pergi dari Kerajaan tanah surgawi, seorang pria yang dulu menjadikan Yura sebagai makhluk persembahan ternyata pria itu sudah menunjukkan kekuatannya.
"Apa sedang kau lakukan disini Raja Zagato!" seru Kaisar Phoenix yang melihat Raja Zagato sedang berada di Kerajaannya. tatapan mata Yura menatap pria yang dulu akan menjadikannya sebagai persembahan ritual. tatapan mata Yura menatap pria itu.
"Bukankah kau pria yang akan menjadikanku persembahan untuk ritual Kerajaan-mu!" seru Yura yang menunjuk Raja Zagato sambil memukul-mukul pundak Kaisar Phoenix.
Tentu saja sang Kaisar yang mendengar perkataan dari seorang wanita yang akan dijadikan sebagai calon istrinya itu nampak menatap sang Raja dengan begitu murkanya.
"Jadi kau yang berani ingin menjadikan calon istriku sebagai tumbal dari Kerajaan atas awan!!" seru Kaisar Phoenix.
"Aku kesini bukan ingin bertengkar denganmu Yang Mulia Kaisar. aku ke sini karena aku ingin mengambil wanita itu kembali!!" seru Raja Zagato yang melihat seorang gadis cantik bersama dengan Kaisar Phoenix.
"Enak saja kau mau mengambil ku dan menjadikanku tumbal Kerajaanmu!!" seru Yura.
"Apakah kamu mau pergi bersama dengannya?" tanya Kaisar Phoenix.
__ADS_1
"Tentu saja ogah, Lebih baik aku tinggal di sini daripada dijadikan tumbal oleh pria jelek itu!!" seru Yura yang menunjuk Raja Zagato. Kaisar Phoenix tersenyum dengan kata-kata yang diucapkan oleh gadis yang bersamanya, baru dialah wanita yang berani menghina para Raja yang ada di dunia ini dengan seenak kepalanya.
** bersambung **