
"Aaaaa!!!" suara teriakan dari Kaisar Elios ketika dia melihat Betapa besar kekuatan Kaisar Han dan Yura. Bahkan dia baru mengetahui kalau dua orang itu adalah makhluk kegelapan di masa lalu, Dewa kegelapan dan Dewi kegelapan. "Bagaimana bisa Mereka berdua adalah orang-orang yang sangat kuat itu, dua orang yang mampu meluluhlantahkan dunia para dewa!!" seru Elios yang telah terlihat benar-benar tidak percaya. pria itu tidak ingin mempercayai dengan semua rumor ataupun pendengarannya sendiri. Elios murka dia ingin sesegera mungkin mencari tempat terlarang itu. mencari kekuatan yang sudah disegel ribuan tahun yang lalu, kekuatan yang berasal dari para iblis yang paling kuat, Kaisar Elios ingin membuktikan bahwa 2 makhluk paling tersohor itu itu akan mampu dikalahkan olehnya.
"Lihat saja, aku pasti akan mengalahkan kalian berdua. Aku tidak akan membiarkan kalian menghina aku, Aku adalah titisan Dewa, Aku tidak mempunyai campuran seperti kalian." ucap kaisar Elios yang terlihat begitu meluap-luap. dia benar-benar tidak ingin dibilang sebagai makhluk lemah yang akan dikalahkan oleh dua makhluk abadi itu.
Dia sudah mulai memikirkan untuk mencari tempat yang disebut, mempunyai kekuatan yang sangat luar biasa, sebuah dimensi yang begitu sempurna yang mempunyai kekuatan begitu besar hingga tidak akan ada orang yang mampu mengalahkannya.
"Lihat saja, aku akan mencari tempat itu, Aku tidak akan membiarkan mereka berdua hidup, akan ku hancurkan mereka berdua, akan ku bunuh mereka berdua, aku akan menjadi penguasa di 5 alam." ucap Elios.
Dewa matahari yang mengetahui bagaimana sifat dari putranya itu, dia memang sengaja tidak ingin mencegah putranya melakukan apapun, yang di inginkan dewa matahari adalah putranya berkuasa di 5 alam, dewa matahari seolah ingin mempertegas bahwa keturunannya adalah seorang Dewa yang mempunyai kekuatan luar biasa di atas para dewa yang lain. Bahkan seluruh Dewa yang ada di dunia yang tidak akan mampu mengalahkannya.
"Elios!!" teriak dewa matahari yang sudah turun di dunia kayangan untuk melihat putranya.
Elias berdiri menatap ayahnya yang sudah berada di tempat itu.
"Apa yang Ayahanda lakukan di sini?" tanya Elios kepada dewa matahari.
__ADS_1
"Apakah kau yakin ingin mencari dimensi kegelapan itu?" tanya dewa matahari kepada putranya.
"Tentu saja Ayah, aku akan mencari dimensi kegelapan itu, akan ku buktikan kalau aku adalah putra Ayah, keturunan Ayah yang sangat luar biasa." jawab Elios dengan begitu yakin.
"Dengarlah Elios, ayahanda ingin membantumu, namun ayahanda tidak ingin para dewa yang lain mengetahui seluruh rencanamu. lakukanlah apa yang ingin kau lakukan, namun kau harus ingat, kau harus berhati-hati dengan semua rencanamu. kalau tidak para dewa akan memberikanmu hukuman yang begitu kejam." ucap dewa matahari.
"Tenang saja Ayahanda, aku tidak akan membiarkannya, Aku tidak akan membiarkan mereka semua mencoba untuk menghancurkan ku. Aku akan menjadi seorang penguasa yang sangat luar biasa, aku akan menjadi penguasa yang tidak akan bisa dikalahkan oleh siapapun bahkan Dewa Langit pun tidak akan mampu untuk mengalahkan ku!!" seru Elios.
"Bagus Putraku, ayahanda sangat senang dengan semua cita-citamu, ayahanda akan mendukungmu. kok tetaplah di jalanMu dan ayahanda akan mengalihkan seluruh perhatian para dewa agar mereka tidak merasakan apa yang sedang kau rencanakan sekarang." ucap dewa matahari yang kemudian pergi dari kerajaan putranya dan kembali ke dunia para dewa.
Dewa matahari benar-benar telah merencanakan semuanya dengan begitu baik, bahkan pria itu juga sudah merencanakan untuk menjadikan putranya penguasa di dunia para dewa. entah para dewa sudah mengetahuinya atau tidak, yang jelas dewa matahari membuat rencana yang benar-benar begitu matang.
"Kelihatannya kita harus membuat Kaisar Han menyetujui untuk membuat wanita itu mengontrol tenaganya." ucap Kaisar langit.
"Baiklah Yang mulia, kalau begitu saya sendiri yang akan ke tempat Putra hamba. Saya akan meminta Putra hamba untuk menuntun wanita itu agar tidak kembali seperti dulu." ucap Dewa Air.
__ADS_1
"Kau benar Dewa Air, Kau adalah penguasa di daratan air. jangan sampai putramu melakukan kesalahan seperti ribuan tahun yang lalu, kalau mereka benar-benar melakukannya kita tidak akan tahu bagaimana keadaan kita sekarang. Apalagi kita juga tidak tahu seberapa besar kekuatan yang dimiliki oleh Dewi kegelapan." ucap Dewa Langit.
Para dewa yang ada di dunia para dewa mengerti bagaimana kekhawatiran Dewa Langit, karena jika sampai Dewi kegelapan muncul lagi seperti ribuan tahun yang lalu maka mereka semuanya juga harus bersiap-siap untuk menanggung semua kekacauan dan kehancuran yang dilakukan oleh Dewi kegelapan.
"Yang mulia, Apakah tidak sebaiknya kita membunuhnya, agar kita tidak kehilangan semua ini?" tanya dewa matahari kepada Dewa Langit.
"Jika seperti itu, maka kau harus menerima kehancuran dari dewa kegelapan karena, jika kita membunuh Dewi kegelapan maka Dewa kegelapan juga akan murka, kita juga tidak tahu seberapa besar kekuatan dari Putra Dewi Dewa air tersebut, jika sampai dia murka Apakah kau yakin kau bisa mengendalikan kekuatannya?" tanya Dewa Langit kepada dewa matahari.
Nampak dewa matahari terdiam, ternyata rencananya untuk memprovokasi Kaisar langit gagal total karena pria itu tidak ingin ada kehancuran dunia para dewa.
"Serahkan semuanya pada hamba yang mulia, Saya akan mencoba untuk berbicara kepada Putra hamba, saya juga ingin berbicara kepada Gadis itu, semoga saja saya bisa menyentuh hatinya dan membuatnya tidak berfikir untuk menjadi dari kegelapan lagi."'jawab Dewa Air yang kemudian berpamitan kepada Dewa Langit untuk pergi ke kerajaan tanah surgawi kerajaan Kaisar Han.
Malam itu Yura sedang terduduk di taman kerajaan tanah surgawi, dia menatap langit yang begitu gelap namun ada beberapa bintang yang bermunculan. Sesaat kemudian tatapan mata Yura dibuat kebingungan saat dia melihat bintang itu berubah menjadi sosok yang aneh, Yura mengucek kedua matanya, begitu pula dengan dayang Lin. kedua wanita itu terlihat benar-benar sangat kebingungan karena tiba-tiba di langit ada penampakan seorang pria.
"Aaaaa!!!!"
__ADS_1
suara teriakan dari Yura ketika mereka berdua melihat sosok pria melayang yang ada di atas tubuh mereka, seketika Yura dan dayang Lin langsung berhamburan karena melihat hal itu. "Dayang, disini ada setan, di sini ada setan!!!" seru Yura yang terlihat berlari kesana-kemari karena sangat terkejut saat melihat penampakan Dewa Air yang sudah berada di depan mereka.
>>> bersambung <<<