PERMAISURI SANG KAISAR

PERMAISURI SANG KAISAR
Peperangan besar


__ADS_3

Dewa Air dan Dewa bumi sudah terbebas dari penjara dewa matahari.


"Aku pasti akan membunuh kalian!!" seru dewa matahari.


"Tenanglah Ayah." pinta Elios.


"Bagaimana aku bisa tenang, jika mereka berdua telah terbebas. dan apakah kau tahu, kalau para dewa yang ada di istana khayangan juga sudah terbebas. beberapa pemberontak yang ada di istana para dewa juga sudah di binasakan!" seru dewa matahari.


"Bagaimana bisa?" tanya Elios yang sedikit kebingungan juga sekaligus begitu khawatir mengenai terbebasnya para dewa.


"Kurang ajar!!!' seru dewa matahari.


"Percuma Ayah, walaupun ayah berteriak seperti itu, kejadian itu sudah terjadi." jawab Elios dengan begitu santai. mungkin Elios sedikit senang karena Ayah bisa di kalahkan oleh kaisar Han dan isterinya.


"Kita harus mengerahkan pasukan iblis untuk menyerang mereka!" perintah dewa matahari.


"Heh..., sebaiknya kita mengumpulkan tenaga dan membuat rencana untuk membuat serangan kepada para musuh-musuh kita, ayah." jawab Elios yang kemudian meninggalkan kerajaan tanah surgawi. "Lebih baik aku menyelamatkan diri, dari pada harus menghadapi musuh-musuh yang sangat kuat itu. biar saja ayahanda yang menyerang mereka, dari pada Aku mati konyol di tangan raja dan ratu kerajaan Hutan hijau." ucap Elios.


Ternyata rencana licik dari Elios adalah menyelamatkan dirinya sendiri. Di tempat lain terlihat seorang pria berdiri di bawah sebuah pohon tua yang sangat besar.


"Apa yang sedang kau pikirkan, suamiku?" tanya Yura kepada sang suami.


"Aku sedang memikirkan mengenai penyerangan kita di kerajaan tanah surgawi. kita harus sesegera mungkin untuk menyelamatkan para rakyat." jawab Kaisar Han.


"Kau benar suamiku, kita harus segera membantu para rakyat, jika mereka terus di bawah pimpinan Kaisar Helios maka mereka akan sirna." jawab Yura.


"Karena hal itu, istriku. aku harus mencari cara untuk menyelamatkan para rakyat, jika kita langsung menyerang kerajaan itu aku yakin dewa matahari akan langsung melukai para rakyat." jawab Kaisar Han.

__ADS_1


"Memangnya Seperti apa sifat dari dewa matahari?" tanya Yura kepada sang suami.


"Dewa matahari adalah orang brengsek, orang yang benar-benar tidak mempunyai hati sama sekali. dia akan melakukan apapun untuk menghancurkan musuh-musuhnya. sama seperti kehidupan kita yang dulu, kehidupan yang telah dia hancurkan." jawab Kaisar Han.


"Baiklah kalau begitu, kita akan menghancurkan pria itu, aku yakin kita bisa membinasakan dewa matahari." jawab Yura yang kemudian memeluk sang suami.


Dewa Air dan Dewa bumi terus mendengar pembicaraan sepasang suami istri yang sedang berada di bawah pohon besar. sebuah pohon yang menjadi saksi bisu Cinta Dewa Air dan ratu siluman burung Phoenix.


"Kita harus segera mendapatkan cara agar kita bisa menyerang dewa matahari."'ucap Yura.


"Kau benar istriku, Kita harus mencari cara untuk menghancurkan pria itu. jika kita terus saja berdiam diri di sini, akan banyak nyawa melayang karena semua perbuatan dewa matahari." jawab Kaisar Han yang kemudian menatap pohon besar itu sambil tersenyum.


"Apakah disini tempatmu dan ibunda menenangkan diri?" tanya Yura kepada sang suami.


Nampak Kaisar Han hanya menganggukkan kepalanya, pria itu mulai mengingat masa lalunya bersama dengan ibunya. mengenai kebahagiaannya, semua cinta kasihnya dan wanita yang selalu memberikan nya cinta dan harapan. namun ketika kebahagiaan itu semakin besar kematian harus memisahkan Kaisar Han dan Ibunda tercinta.


"Karena hal itu kita harus mencari cara untuk menyelamatkan para penduduk kerajaan tanah surgawi, jika tidak dewa matahari yang menginginkan balas dendam kepada kita dia akan terus menyerang para rakyat." jawab Kaisar Han.


"Sudahlah suamiku, semuanya sudah terlanjur. lebih baik kita serahkan pada takdir, keadaan kita yang sekarang benar-benar harus waspada," jawab Yura.


Akhirnya hari itu Yura dan Kaisar Han sudah membuat rencana untuk menyerang dewa matahari, mereka benar-benar tidak akan membiarkan pria tua itu terus melakukan semua yang ingin dia lakukan. terlihat dewa matahari sudah mencari keberadaan Yura dan Kaisar Han. pria itu tidak akan membiarkan sepasang suami istri yang selalu mengancam keberadaannya akan diam saja.


"Aku tidak akan membiarkan Dewa matahari terus melakukan sesuatu yang benar-benar aku benci, aku yakin mereka berusaha untuk mendapatkan semua yang mereka inginkan!!" seru Kaisar Han.


Waktu sudah mulai berjalan, satu minggu kemudian akhirnya Kaisar Han beserta para siluman rubah putih akan menyerang kerajaan tanah surgawi.


"Kami akan merebut kembali kerajaan tanah surgawi!!" seru Gong Yoo kepada kaisar Han.

__ADS_1


"Aku yakin pada kalian." jawab Kaisar Han.


Jubah perang, semua perlengkapan perang sudah dipakai oleh mereka Semua. terlihat sekali kalau Kaisar Han benar-benar tidak akan pernah mengira Kalau hari ini akan terjadi peperangan yang sangat besar. peperangan itu akan melibatkan para manusia, Siluman, iblis dan Dewa serta 1 alam yaitu bangsa peri.


"Kita akan berangkat, suamiku!!" seru Yura yang kemudian memakai jubah api yang dia miliki. semuanya sudah bersiap untuk pergi ke medan perang, tidak pernah terpikir sama sekali Kalau pertempuran akan berlangsung di kerajaan tanah surgawi.


Para siluman sudah bergerak terlebih dahulu, karena di tempat itu siluman rubah merah ternyata bekerjasama dengan Dewa matahari untuk merebut Yura. tentu saja dewa matahari akan menggunakan trik licik nya agar siluman rubah merah mau membantunya.


Tak berselang lama terlihat rubah putih Gong Yoo sudah mengerahkan seluruh bangsa siluman rubah putih.


"Kalian harus ingat, tidak ada yang boleh merasakan semua pergerakan kita!!" seru Gong Yoo.


"Naik Tuan!!" seru para pasukan rubah putih.


Terlihat siluman rubah merah tidak mempunyai pasukan untuk menyerang siluman rubah putih, Karena siluman rubah merah adalah tipe siluman yang tidak ingin mempunyai pengikut ataupun kehidupan. dia hanyalah seorang siluman yang bebas tanpa ingin diikat oleh sesuatu.


"Aku pasti akan mengalahkan mu, siluman rubah merah." ucap siluman rubah putih yang terlihat mencari keberadaan siluman rubah merah. pria itu sangat yakin kalau musuh bebuyutannya itu tidak akan mudah untuk ditemukan. pasukan rubah putih nampak menyerang para pasukan iblis.


"Kita harus menyerang para siluman itu agar mereka tidak bisa menyerang kita!!" seru para siluman.


"Para iblis yang berada di kerajaan tanah surgawi nampak mereka sudah menyerang para siluman rubah putih, pertempuran sudah mulai tidak terelakkan. siluman rubah Putih juga terus mencari keberadaan siluman rubah merah. musuh bebuyutannya itu tidak akan dilepaskan setelah siluman rubah merah memporak-porandakan perkampungan siluman rubah putih.


"Apakah kamu mencariku siluman rubah putih?!" seru siluman rubah merah yang terlihat menampakan dirinya. karena pria itu baru mengetahui kalau siluman rubah putih akan menyerang menggunakan seluruh pasukan siluman.


*** bersambung ***


*** bersambung ***

__ADS_1


__ADS_2