PERMAISURI SANG KAISAR

PERMAISURI SANG KAISAR
Siluman rubah putih


__ADS_3

Hari ini terlihat Yura terus memberikan kejahilan kepada selir Mei dan Putri Liani, karena kedua wanita itu benar-benar begitu lancang karena mencoba untuk merebut suaminya. saat mereka sedang melakukan sesuatu yang begitu menarik, tiba-tiba Yura melihat sesuatu yang sangat berbeda.


Tatapan mata Yura menatap sebuah telinga yang begitu besar, sebuah kepala yang memiliki telinga hewan dengan rambut yang begitu panjang. Yura menghentikan kejahilannya, wanita itu mala berbelok melihat siapa gerangan yang sedang menggunakan topi binatang tersebut.


"Permaisuri, Kenapa permaisuri berbelok arah?" tanya selir Nai kepada selir Nai.


"Diam saja kamu, jangan banyak bicara cerewet amat sih." jawab Yura yang kemudian mengikuti seseorang dari sebuah tempat yang agak berbeda langkah kaki Yura terus mengikuti orang itu.


"Kenapa orang itu memakai topi binatang ya? Tapi kok telinga hewannya bisa bergerak sih...," guman Yura yang dari tadi terus mengikuti seseorang yang sedang berada di taman kerajaan tanah surgawi. karena begitu kesel diajak berputar-putar, akhirnya Yura kehilangan kesabarannya. seketika tangannya langsung menarik telinga orang itu hingga membuat pemilik telinga yang ditarik oleh Yura langsung berteriak kesakitan.


GREPP...


Yura yang sudah menarik telinga orang tersebut hingga membuat pria itu menjerit.


"Aaaaa...sakit!!!!!!" seru seorang pria.


"Kok, telinganya nggak bisa lepas sih!!" seru Yura yang kebingungan. karena wanita itu mengira telinga yang berada di kepala pria itu adalah telinga palsu seperti di dunianya.


Tidak berselang lama, akhirnya orang yang ditarik telinganya oleh Yura langsung membalikkan tubuhnya. dia menatap Yura, sedangkan Yura.., wanita itu langsung terkejut saat melihat wajah dari orang yang ditarik telinganya itu.


"Setan, setan, setan!!! ada, ada kucing yang bisa berbicara, setan!!!!" seru Yura yang terus berteriak. seketika wanita itu langsung berlari kocar-kacir kesana kemari karena melihat penampakan seorang pria yang mempunyai wajah seperti kucing dan telinga kucing.


Kaisar Han yang mendengar hal itu, dia langsung menghilang ke tempat keberadaan sang istri, karena pria itu takut jika terjadi sesuatu kepada istrinya.


"Isteriku!" seru Kaisar Han yang sudah berada di tempat Yura. pria itu langsung menangkap tubuh istrinya yang sedang berlarian tidak tentu arah.


"Ada apa denganmu, istriku?" tanya Kaisar Han kepada Yura.

__ADS_1


"Suamiku, ada setan, ada memedih, ada setan wajahnya kucing!! ada setan wajahnya kucing!!!" seru Yura yang terus mengatakan kata-kata itu berulang kali.


Kaisar Han menatap seorang pria yang memang berasal dari bangsa siluman, dia adalah siluman rubah putih.


"Katakan di mana hantu itu?" tanya kaisar Han dengan begitu santai sambil menenangkan Isterinya.


Salah satu tangan Yura menunjuk ke arah wajah siluman rubah putih, pria itu tersenyum kepada kaisar Han kemudian meminta pria itu untuk mengganti wujudnya.


"Coba kau tengok, Apakah dia itu setan atau tidak?." pinta kaisar Han kepada Yura. tentu saja Yura tidak akan mau melihatnya, karena tadi dia sudah melihat ada manusia yang wajahnya benar-benar sangat mirip dengan hewan.


"Tidak mau, aku tidak mau melihatnya. Kau kira aku ini gila apa, menatap setan seperti dia, di tempatku saja ada begitu banyak setan, mulai dari memedih dan banyak setan setan yang lain." jawab Yura yang terus bersembunyi di dada suaminya.


Kaisar Han tersenyum, sesaat kemudian pria itu memegang kedua pipi istrinya dan mengarahkan wajahnya ke depan seorang pria yang sudah memakai pakaian kebesarannya.


"Lihatlah, Apakah dia itu seorang setan?" tanya kaisar Han.


"Di mana? tidak ada setan seperti yang kau katakan." ucap kaisar Han kepada Yura.


Tentu saja Wanita itu benar-benar sangat marah, karena dia sudah tidak mendapatkan keberadaan makhluk seperti yang tadi berada di depannya.


"Aku sangat yakin, suamiku. kalau tadi ada setan benar-benar ada seeeetaaaannn, setan, setan." ucap Yura yang benar-benar sangat kesal.


Sesaat kemudian terlihat Kaisar Han tersenyum, kemudian pria itu menyuruh seorang pria yang berada di sampingnya itu untuk merubah wajahnya kembali.


"Gong, cepat kau rubah wujud mu kembali!" perintah Kaisar Han yang membuat seorang pria yang bernama Gong Yoo langsung merubah wajahnya. dalam hitungan detik saja pria itu langsung berubah wujud menjadi seorang pria berwajah rubah dengan ekor dan telinga seperti yang tadi dilihat oleh Yura.


Dalam hitungan detik saja Yura juga langsung berteriak begitu terkejut saat melihat wajah tampan dari pria yang ada di samping suaminya itu sekarang berubah menjadi siluman.

__ADS_1


"Setan, setan, setan!!!" seru Yura sambil mengangkat salah satu batang pohon yang sudah tergeletak di tanah dan dipukulkan Yura kearah siluman rubah. Hal itu membuat siluman rubah seketika pingsan di tempat.


"Isteriku, Apa yang kau lakukan?" tanya Kaisar Han kepada sang istri.


Yura mengangkat batang pohon itu kemudian melihat suaminya.


"Maaf, suamiku." jawab Yura sambil melempar batang pohon itu kemudian melihat pria yang sudah pingsan di samping sang suami.


"Apa yang kau lakukan Putriku?" tanya Dewa Air kepada Yura.


"Itu lho, Ayah. masa ada setan wajahnya tampan tapi berubah menjadi kucing!!" seru Yura sambil menunjuk siluman rubah putih.


"Dia itu bukan kucing, putriku. dia itu adalah siluman rubah putih, siluman rubah air yang sangat terkenal hebat." jawab Dewa Air yang membuat Yura berjalan ke arah pria itu. "Benarkah?" ucap Yura. salah satu jari jemari Yura memainkan telinga siluman rubah putih yang pingsan di tanah.


Kaisar Han dan Dewa Air yang melihat hal itu tentu saja mereka berdua hanya menggelengkan kepalanya. Yura tidak pernah melihat makhluk seperti itu di dunianya, maka dari itu tentu saja Yura sangat kebingungan saat melihat seorang pria yang dikatakan sebagai siluman oleh suaminya.


"Tuh.., kan permaisuri. Aku kan sudah bilang jangan main-main." ucap selir Nai.


"Diam kamu, bakal aku lem mulutmu itu kalau terus berbicara. Sini bantu aku." pinta Yura kepada selir Nai.


"Jenderal, yang Tolong bawa Gong Yoo masuk ke dalam ruang pengobatan!" perintah kaisar Han yang membuat Jenderal Ang langsung membawa siluman rubah putih masuk ke dalam ruang pengobatan yang ada di kerajaan tanah surgawi.


"Isteriku, kalau makhluk itu sampai kehilangan nyawa bisa-bisa Nanti malam kamu akan digentayangi oleh dia." canda Kaisar Han yang membuat Yura menatap wajah suaminya sambil melotot.


"Kalau dia berani menghantuiku, lihat saja bakal aku banting dia kalau perlu sama orang yang membohongiku dan sama orang yang berani untuk menakut-nakuti ku." jawab Yura yang kemudian menarik selir Nai untuk pergi dari Kaisar Han.


Di sebuah ruang pengobatan terlihat Kaisar Han menatap siluman rubah putih yang sudah tergeletak di ranjang ruang pengobatan.

__ADS_1


*** bersambung ****


__ADS_2