PERMAISURI SANG KAISAR

PERMAISURI SANG KAISAR
Membebaskan dewa air dan dewa bumi


__ADS_3

SRINGGG...


SRINGGG...


SRINGGG..


WUSSS...


WUSSS...


WUSSS...


suara pertarungan yang dilakukan oleh kaisar Han dan sang istri. mereka berdua nampak terus melakukan penyerangan kepada para iblis yang sekarang berjaga di kerajaan bumi.


"Lancang sekali kalian mengatakan hal itu, karena kalian tidak akan bisa menyalahkan kami!" seru Kaisar Han.


Benar apa yang dikatakan oleh kaisar Han, karena tidak mungkin para iblis itu mengalahkan dirinya dan sang istri. karena kekuatan mereka benar-benar tidak akan bisa ditandingi walaupun mereka adalah seorang iblis.


"Hyaaa!!" teriak para iblis.


"Kalian berusaha untuk menyerang ku, kalian kira kalian bisa melakukan hal itu!" seru Yura. terlihat Yura mengangkat salah satu tangannya, kemudian dia mengepalkan tangannya dan membuka tangan itu. sebuah kekuatan tenaga dalam yang sangat luar biasa sudah dikeluarkan oleh Yura hingga membuat kekuatan itu langsung terkena tubuh para iblis.


UHUKK.


UHUKK...


para iblis nampak terluka dengan semua serangan dari Kaisar Han dan Yura.


"Kalian kira kalian bisa mengalahkan aku?" tanya kaisar Han yang kemudian mengayunkan pedangnya. 1 kali ayunan pedang itu membuat Yura langsung mengeluarkan tenaga dalamnya dan mendorong pedang sang suami hingga membuat sekitar 20 iblis langsung musnah seketika.


"Suamiku, lebih baik kita masuk ke dalam!!" seru Yura kepada sang suami.


"Kau benar, istriku. kita akan masuk ke kerajaan bumi." jawab Kaisar Han.


Saat mereka berdua berada di dalam kerajaan, nampak mereka benar-benar sangat terkejut karena kerajaan bumi milik Dewa bumi terlihat sudah porak-poranda. bahkan benar-benar sudah tidak nampak seperti kerajaan kembali.


"Suamiku, kalau ini bukan sebuah kerajaan lagi. namun tempat ini lebih mirip dengan hutan rimba ataupun hutan kematian." ucap Yura yang membuat sang suami setuju dengan kata-kata yang diucapkan oleh istrinya itu.

__ADS_1


"Kau benar istriku, bahkan tempat ini benar-benar sangat menakutkan. tempat ini seperti tempat yang sudah ribuan tahun tidak dihuni sama sekali." jawab Kaisar Han.


Langkah kaki kedua orang itu terhenti, karena mereka dapat merasakan kekuatan dari Dewa Air dan Dewa bumi walaupun kekuatan itu sangat kecil.


"Istriku, kelihatannya Ayahanda dan Dewa bumi berada di tempat ini." ucap Kaisar Han yang kemudian menggunakan kekuatannya untuk menghancurkan sebuah tembok batu yang sangat besar.


BRAKKK..


BUKK...


seketika tembok itu langsung runtuh dan di sana terlihat kalau ada 2 tahanan yang sangat mereka kenal, dia adalah dewa air dan Dewa bumi.


"Ayahanda!!" seru Kaisar Han yang sudah melihat ayahnya berada di sana.


"Putraku!" seru Dewa Air yang melihat Kaisar Han sudah berada di tempat itu.


"Apa yang terjadi Ayahanda?" tanya Yura yang kemudian menggunakan kekuatannya untuk menghancurkan penjara yang dibuat oleh para iblis dan dewa matahari.


"Kita harus segera pergi dari sini, kalau tidak dewa matahari akan mengetahui keberadaan kalian." ucap Dewa Air yang kemudian segera pergi dari tempat itu.


"Kau Diamlah, pria tua. kau itu kan seorang Dewa Kenapa harus takut dengan dia!!" seru Yura yang membuat Dewa bumi langsung terdiam seketika tanpa bisa menjawab kata-kata yang diucapkan oleh Yura.


"Sudahlah istriku, lebih baik kita pergi dari tempat ini." ucap Kaisar Han yang kemudian menarik tangan sang istri dan meminta Dewa bumi dan Dewa air untuk segera pergi dari kerajaan bumi. jika tidak mereka akan tertangkap kembali oleh para iblis dan dewa matahari.


WUSSS...


WUSSS...


WUSSS...


"Kita harus segera pergi ke tempat ratu Syalila, suamiku!" seru Yura yang kemudian mengajak Dewa bumi dan Dewa Air pergi ke tempat yang begitu dikenal oleh para dewa dan para siluman.


"Tidak, istriku. kita tidak boleh pergi ke tempat itu, jika kita pergi ketempat itu maka kita akan membahayakan kerajaan hutan hijau." jawab Kaisar Han.


"Lalu, apa yang akan kita lakukan? apakah kita akan berada di sini?" tanya Yura kepada sang suami.


"Aku mempunyai sebuah tempat, biasanya aku berada disana jika ayah mencariku. sebuah tempat yang menjadi tempat persembunyian ku bersama ibunda." jawab kaisar Han yang kemudian mengajak istri dan ayahnya serta Dewa bumi untuk pergi ke tempat yang dia katakan itu.

__ADS_1


Terlihat di tempat itu adalah tempat yang tidak pernah terjamah oleh siapa saja kecuali Kaisar Han dan ibunya.


Beberapa iblis yang masih hidup namun terluka parah, akhirnya mereka memberikan kabar Kalau Dewa bumi dan Dewa Air sudah dibebaskan oleh kaisar Han dan istrinya.


"Bagaimana bisa, bagaimana bisa sampai kalian kecolongan seperti ini!!" seru dewa matahari yang benar-benar murka karena tahanannya sudah kabur darinya.


Terlihat di istana para dewa Syalila juga menyerang para iblis yang ada di tempat itu, para dewa yang telah memberontak nampak mereka juga sudah dibinasakan oleh Syalila.


"Kekuatan api, energi jiwa! keluarlah!!" seru Syalila yang kemudian menggunakan kekuatannya. kekuatan peri yang dia miliki benar-benar sangat hebat, karena itu dia pantas menjadi ratu dari kerajaan peri.


"Aura jiwa, penghancur Sukma!!" seru Ley yang nampak menggunakan kekuatannya hingga membuat para siluman tingkat tinggi yang ada di istana para dewa juga tidak mampu untuk menyerang makhluk abadi yang tinggal di kerajaan para peri.


"Bukankah dia adalah ratu Syalila dan Kaisar Ley." ucap seorang iblis.


"Benar, Mengapa mereka berdua keluar dari tempat mereka?" tanya salah satu iblis.


"Jika mereka melawan kita, kita tidak akan mampu untuk menandingi kekuatan Mereka!!" seru seorang iblis yang mempunyai kekuatan lumayan besar.


Dewa Langit yang melihat seorang wanita yang dahulu selalu menjadi tempatnya untuk berbagi cerita mengenai para dewa yang terkadang melakukan kesalahan. pria itu terlihat begitu senang karena bisa bertemu lagi dengan gadis kecil yang selalu dia minta pertolongan.


"Segel jiwa, aura kegelapan!!" seru Syalila yang kemudian menggunakan kekuatannya dan membuat beberapa Dewa pemberontak langsung berlutut meminta ampun di hadapan wanita yang begitu terkenal karena memiliki kekuatan yang sangat luar biasa.


"Sudah lama tidak bertemu denganmu, gadis kecil!!" seru Dewa Langit kepada Syalila.


"Tentu saja, Yang mulia. Sudah lama tidak bertemu denganmu." jawab Syalila yang kemudian mengangkat salah satu tangannya dan menggunakan kekuatan penyegel untuk membekukan para iblis yang berada di dunia para dewa.


"Lihatlah ternyata para pasukan Dewa dan beberapa Dewa masih tetap saja mempunyai kelakuan yang sangat menjengkelkan. berani sekali kalian melakukan pemberontakan di istana para dewa!!" seru Ley yang kemudian menggunakan segel darah agar para dewa yang melakukan pemberontakan dihukum dengan setimpal.


"Ampuni kami, ampuni kami!!" seru beberapa Dewa.


"Buat Apa kami harus mengampuni kalian, jika kalian terus melakukan kesalahan yang mungkin suatu saat nanti kalian lakukan lagi." ucap Ley.


"Kami tidak akan melakukan hal itu lagi, kami berjanji!!" seru para dewa pemberontak.


"Maaf saja, karena aku tidak mempercayai para pemberontak dan para pembohong." jawab Ley yang kemudian menggunakan segel darah yang membuat para pasukan Dewa dan beberapa Dewa langsung terbujurkaku di istana Langit.


*** bersambung ***

__ADS_1


__ADS_2