PERMAISURI SANG KAISAR

PERMAISURI SANG KAISAR
Sang Kaisar


__ADS_3

Angin berhembus begitu sejuk


semilir angin membawa sebuah kesejukan jiwa


"Maka dari itu, aku minta agar kau percaya padaku." ucap Kaisar Han Phoenix.


"Mengapa aku harus mempercayaimu?" tanya Yura.


"Aku tidak akan mungkin untuk menyakitimu, karena aku sudah memilihmu untuk menjadi calon istriku." jawab Kaisar Han Phoenix.


"Tidak, aku tidak mau menjadi istri seorang pria yang mempunyai banyak istri. Aku tidak mau berbagi hati, aku tidak mau berbagi suami dan aku tidak mau menjadi yang istri yang kesekian." jawab Yura yang kemudian berjalan meninggalkan Kaisar Han Phoenix.


"Kaisar Han Phoenix menatap Yura yang berjalan begitu santai, seolah dia tidak mempunyai beban sama sekali. auranya yang begitu hangat membuat Kaisar Phoenix benar-benar terbuai.


Di tempat pertemuan mereka pertama kali..terlihat Yura memandang bunga-bunga yang ada di sana, gazebo yang tidak terlalu besar dan air terjun yang membuat suasana benar-benar begitu sejuk.


"Mengapa kau tidak mau menjadi di istri dari seorang Kaisar?" tanya Kaisar Phoenix.


"Aku adalah seorang wanita yang sangat sensitif, pagiku sesuatu yang aku miliki tidak mungkin ku berikan pada orang lain ataupun membaginya, Karena bagiku sesuatu yang kumiliki harus menjadi milikku sendiri. jika aku dijadikan istri yang kesekian maka maafkan aku.. siapapun dia dan statusnya sebagai apapun aku tidak Sudi untuk menjadi istrinya." jawab Yura dengan begitu tegas.


"Tapi jika kau menjadi istriku..aku jamin kehidupanmu akan lebih bahagia." jawab Kaisar Phoenix.


"Dengarlah Yang Mulia, ini bukanlah masalah kedudukan, ini juga bukanlah masalah harta, namun ini adalah masalah hati." jawab Yura.

__ADS_1


Yura yang berada di depan sebuah bukit yang ada air terjunnya, terlihat wanita itu sedikit menggerakkan badannya mengikuti semilir angin yang benar-benar membuatnya begitu tenang. Kaisar Han Phoenix menatap Yura. pria itu tidak habis fikir Bagaimana ada seorang wanita yang mau menolak dirinya, bahkan beribu wanita mau menjadi selir atau hanya sekedar simpanan Raja.


"Mengapa wanita ini menolak diriku dengan tegas, bahkan di matanya tidak ada ketakutan sama sekali denganku. dia tidak mau menjadi istri seorang Kaisar walaupun aku menjanjikan segala sesuatu kepadanya." guman Kaisar Han Phoenix dalam hati.


"Buat apa di madu jika hanya akan menyakiti diri sendiri, buat apa menjadi kaya raya atau apapun jika harus bermain hati.


"Yang Mulia, bolehkah aku bertanya sesuatu?" tanya Yura kepada Kaisar Han Phoenix.


"Memangnya ada apa?" tanya Kaisar Han Phoenix balik.


"Mengapa kalian para Raja hanya memikirkan diri sendiri, berjalan tanpa arah dan tanpa memprediksikan disekeliling kalian?" tanya Yura.


Kaisar Han Phoenix hanya diam, pria itu menatap wajah Yura yang sedang berdiri menatapnya.


"Apa maksudmu?" jawab Kaisar Han Phoenix kembali.


"Di semua serial yang aku lihat, para Kaisar hanya bertindak menurut pemikirannya saja. dia tidak melihat di sekelilingnya dan tidak merasakan apapun yang ada yang berada di dekatnya." ucap Yura.


"Kenapa kau berkata seperti itu?" tanya Kaisar Han Phoenix.


"Saat aku berada di Kerajaan Langit biru, aku tidak habis pikir Mengapa para Raja dan rakyatnya tidak mencari jalan keluar untuk membuat perdamaian di Kerajaannya. mereka lebih memilih untuk mengorbankan seseorang sebagai tumbal agar Kerajaannya semakin makmur, diberi kesehatan dijauhkan dari marabahaya dan lain sebagainya." ucap Yura.


"Aku tidak pernah mengerti dengan semua ini, Kami hanyalah seorang Raja yang menjadi bidak catur bagi negara ini. kami tidak bisa melakukan apapun karena kami harus menanggung semua beban Kerajaan ini." jawab Kaisar Han Phoenix.

__ADS_1


"Lalu, Mengapa kalian tidak memikirkan jawaban yang lebih bagus. kalian mencari jalan pintas dari semua kejadian yang ada di dunia ini. Bahkan aku tahu Salah satu Dewa yang menjadi junjungan dari Kaisar Zagato belum tentu dia bisa memberikan kalian kesejahteraan." ucap Yura.


Benar apa yang dikatakan oleh Yura, belum tentu Dewa yang disembah oleh Kaisar Zagato adalah dewa yang bisa memberikan kemakmuran di Kerajaan mereka,


"Kalau begitu Bisakah aku meminta tolong pada mu?" tanya Kaisar Han Phoenix kepada Yura.


"Memangnya Apa Yang Kau Minta?" tanya Yura.


"Aku akan selalu menjadi pendukungmu dan aku akan selalu membantumu, namun kau harus membantu Kerajaanku agar terbebas dari ketidak berdayaan ini." jawab Kaisar Han Phoenix.


Yura tersenyum, sesaat kemudian dia menatap Kaisar Han dengan sebuah senyum.


"Aku hanyalah seorang wanita biasa Yang Mulia, aku bukanlah seorang Dewa ataupun Dewi. aku hanya bertindak dengan semuanya naluriku dan aku merasakan apakah orang-orang yang ada di sekitarku itu baik atau tidak." jawab Yura.


Sebuah senyum terukir indah di bibir Kaisar Han Phoenix, pria itu benar-benar sangat menyukai cara berpikir dari wanita asing itu.


"Tidak apa-apa, asalkan kau membantuku disaat aku dalam kesulitan.. maka aku akan terus membantumu untuk mencari jalan keluar." ucap Kaisar Han Phoenix.


"Benarkah? Apakah kau janji?!" seru Yura.


"Tentu." jawab Kaisar Han Phoenix.


Yura tersenyum dengan begitu gembira, karena dia adalah orang asing di tempat itu. sebenarnya Kaisar Han Phoenix hanya ingin mengulur waktu Yura, dia sendiri tidak tahu bagaimana caranya untuk mengembalikan wanita itu ke tempat asalnya. namun yang bisa dikatakan oleh Kaisar Han Phoenix adalah pria itu benar-benar jatuh cinta kepada Yura.

__ADS_1


** bersambung **


__ADS_2