
"Uhukk.., Uhuk..," suara para anak buah Tuan baja yang telah terbatuk karena meminum air beracun yang mereka tuangkan di mata air sungai Naming.
"Gong Yoo, sekarang kau ikat mereka dan ikat mereka di atas pohon itu secara terbalik!!" seru Yura yang memerintahkan siluman rubah putih untuk mengikat seluruh anak buah tuan Bajau secara terbalik di atas pohon yang ada di hutan.
"Aku benar-benar tidak akan pernah mengira kalau kalian adalah orang bodoh yang dengan begitu mudahnya melakukan kesalahan." ucap siluman rubah putih yang kemudian menggunakan ilmu sihirnya untuk mengikat tubuh para anak buah tuan Bajau.
"Tolong, tolong lepaskan kami!!" teriak anak buah tuan Bajau yang mengerang kesakitan karena mereka telah meminum air beracun yang ada di sungai Naming. nampak sekali wajah mereka sudah agak membiru dengan raut wajah yang benar-benar sangat kesakitan.
"Kenapa kalian meminta tolong jika kalian sangat tahu bagaimana perbuatan kalian!!" seru Yura yang berdiri dengan begitu santai.
"Gong Yoo, buat mereka mati di atas pohon itu! jangan sampai kau lepaskan mereka, Setelah itu kita pergi, aku yakin pria tua itu akan mencari keberadaan seluruh anak buahnya yang tidak kembali!!" seru Yura yang membuat siluman rubah merah menganggukkan kepalanya. wanita ini benar-benar sangat menakutkan, lebih menakutkan daripada ratu iblis." ucap siluman rubah merah dalam hati.
"Kau tidak usah mengatakan hal itu, tidak usah bergumam dalam hati kalau kau berani mengatasi ku dalam hati lihat saja aku pasti akan memberikan pelajaran!" seru Yura yang kemudian menunjuk siluman rubah putih dengan kedua jarinya.
"Lihatlah, dia benar-benar sangat menakutkan lebih menakutkan daripada ratu iblis." ucap siluman rubah putih yang kemudian mengikuti kemana arah kepergian dari Yura.
Seluruh anak buah Tuan Bajau benar-benar dibuat sekarat di atas pohon di hutan naming, Yura tidak akan melepaskan Siapa saja yang berbuat kekacauan seperti itu. apalagi kepada orang-orang yang tidak berdaya sama sekali. langkah kaki Yura dan siluman rubah putih melesat kembali ke arah Desa Naming, kedua makhluk itu akan melakukan sesuatu yang sangat luar biasa, karena mereka tidak akan membiarkan orang-orang dari anak buah tuan Bajau melakukan penyiksaan kembali kepada penduduk desa.
"Kita sedikit berputar Ke arah Tuan Bajau, pria itu tertawa terbahak-bahak karena dia mengira kalau seluruh anak buahnya akan melaksanakan semua perintahnya. seluruh anak buahnya akan memberikan racun berbahaya untuk yang kedua kalinya di sungai Naming. sungai yang menjadi tempat warga desa memenuhi kebutuhan mereka.
"Hahahaha..., sebentar lagi aku akan menjadi penguasa yang paling kaya, aku akan menjadi seorang bangsawan yang bahkan bisa mengalahkan para kaisar yang ada di perbatasan Desa ini!!" seru Tuan Bajau yang terlihat benar-benar begitu bahagia. padahal dia belum mengetahui kalau seluruh anak buahnya belum kembali juga.
"Waktu sudah mulai berjalan, terlihat tuan Bajau terus mondar-mandir di depan gerbang kediamannya, dia menunggu seluruh anak buahnya. hingga malam tiba belum juga ada penampakan di depan gerbangnya, karena seluruh anak buahnya belum ada yang menampakan diri mereka.
"Kemana para pengawal itu? Kenapa mereka belum datang kembali, apakah mereka belum menyelesaikan seluruh tugasku atau mereka sedang bersenang-senang di sana?!" seru tuan baju yang terlihat terus-menerus mondar mandir di depan gerbang kediamannya.
__ADS_1
"Ada apa tuan?" tanya salah satu pengawal tuan Bajau.
"Mengapa mereka semuanya belum kembali juga? di mana mereka!!" seru Tuan Bajau yang benar-benar menunggu dan mencari keberadaan seluruh anak buahnya.
Sekitar 10 anak buah dikerahkan Tuan baja untuk mengobrak-abrik desa Naming kembali dan mengusir orang-orang yang memberikan pertolongan kepada para warga desa Naming.
"Kemungkinan besar kalau mereka sedang melakukan sesuatu di desa itu, Tuan." jawab Salah satu anak buah tuan Bajau.
"Aku tahu kalau mereka sedang melakukan sesuatu di sana, tapi mengapa Mereka belum kembali juga!!" seru Tuan Bajau kembali.
"Saya akan membawa anak buah saya untuk menyelidiki tempat itu, Tuhan!" seru anak buah Bajau.
"Pergilah, segera kembali dan berikan aku informasi yang sangat berguna. Aku tidak ingin kau membawa informasi yang tidak berguna sama sekali!!" seru Tuan Bajau yang kemudian memerintahkan sekitar 20 anak buahnya untuk mencari 10 anak buahnya yang tidak kembali hingga malam.
Siluman rubah putih yang sudah berada di sekitar tempat pria tua itu, tentu saja dia melesat.
"Hai..Hai, kamu mau apa?"tanya Yura sambil mencekal tangan siluman rubah putih.
"Aku juga ingin bersenang-senang dengan pria tua itu!" seru siluman rubah putih yang langsung menghentikan langkah kakinya.
"Maksudmu?" tanya Yura.
"Biarkan aku bersenang-senang Yang mulia, Aku juga ingin bersenang-senang!" seru siluman rubah putih.
"Baiklah kalau begitu, kita bersenang-senang berdua. Setelah itu kita rampok semua harta benda yang ada di tempat ini. Kita bagikan kepada rakyat Desa Naming, Bagaimana?" tanya Yura yang membuat siluman rubah putih menganggukkan kepalanya.
__ADS_1
"Gong Yoo, lihatlah pria tua itu benar-benar sangat menjengkelkan, dia bersikap seperti seorang pria yang sangat spesial. Dia seperti seorang penguasa atau seorang Kaisar." ucap Yura yang kemudian menatap siluman rubah putih.
"Aku benar-benar kesal saat melihat orang seperti dia, Bagaimana kalau kita membuatnya sedikit merasakan ketakutan." ucap siluman rubah putih kepada di Yura.
"Ok, kita akan membuatnya mati ketakutan atau kita akan membuatnya menjadi sesuatu yang menakutkan." jawab Yura.
Ternyata rencana dari Yura, rubah putih dan rencana Kaisar Han yang bersama dengan 2 wanita dan para pengawalnya memiliki kesamaan. mereka bertiga akan menakut-nakuti para musuh-musuh mereka.
Yura mulai melakukan rencana licik nya, dia akan berubah menjadi sosok makhluk yang sangat menakutkan bersama siluman rubah putih.
"Oh ya, kalau di duniaku kan ada sejenis hantu yang sangat menakutkan gitu, seperti rambutnya acak-acakan, matanya melotot yang begitu." ucap Yura.
"Aku akan menjadi siluman setengah manusia, Aku akan merubah penampilan khusus sedemikian menakutkan." ucap siluman rubah putih yang membuat Yura menganggukan kepalanya.
"Baiklah kalau begitu, kita lakukan rencana kita, kita akan membuat mereka semua lari terbirit-birit Karena Mereka mencoba untuk mengganggu kita!!" seru Yura yang membuat siluman rubah putih langsung melakukan rencana mereka berdua.
Hembusan angin yang ada di kediaman tuan bajau tiba-tiba berhembus begitu kencang.
"Ada apa ini?" kenapa tiba-tiba angin berhembus begitu kencang, hingga membuat bulu kudukku begitu merinding." ucap Tuan Bajau.
"Sesaat kemudian ada sebuah penampakan makhluk halus yang membuat Tuan Bajau langsung tersentak.
"Apa itu, Apa itu!!" seru Tuan Bajau yang melihat penampakan seorang wanita kemudian tiba-tiba menghilang.
*** bersambung ****
__ADS_1