
"Hyaaa!!!"
suara teriakan Yura ketika dia terus belajar menggunakan kekuatannya. wanita itu benar-benar tidak akan menyia-nyiakan waktunya sedikitpun dia akan melakukan segala cara agar dia mampu menggunakan seluruh kekuatan yang dia miliki untuk menyerang siapa saja.
"Kau semakin hebat, istriku!!" seru Kaisar Han.
"Kita tidak boleh lengah, suamiku. kita harus terus berusaha agar lebih hebat lagi, kalau tidak kita tidak akan mampu untuk keluar dari tempat ini!!" seru Yura Pria tua yang berada di tempat itu. ternyata dia terus melihat semua pergerakan dari Yura, bahkan pria itu seolah melakukan semua yang ada di fikirannya.
"Suamiku, serang aku dan keluarkan seluruh tenagamu!!" seru Yura kepada sang suami.
"Baik Istriku." jawab Kaisar Han yang terlihat kemudian menggunakan kekuatannya, dia mulai menggunakan kekuatan petir.:begitu pula dengan Yura yang juga menggunakan kekuatan petir untuk menyerang suaminya.
Pertarungan itu benar-benar sangat luar biasa, pertahanan dan usaha yang semaksimal mungkin agar wanita itu semakin bertambah kuat dan mereka berdua harus bisa segera keluar dari tempat itu. Yura sudah mengetahui bagaimana kondisi yang ada di bumi, namun apalah daya dia belum bisa keluar dari dimensi terlarang karena kekuatannya belum mampu untuk membuka pintu dimensi tersebut.
"Hyaaa!!!"
ZDARRRR...
ZDARRRR..
ZDARRRR...
DRERTTTTTT...
DRERTTTTT...
DUMMM...
__ADS_1
"Ha-ha-ha, kekuatanmu sudah meningkat suamiku!" seru Yura.
"Kau benar, istriku. kekuatan kita sudah meningkat ratusan kali lipat." jawab Kaisar Han yang terlihat mengatur nafasnya. kekuatan yang mereka miliki benar-benar sangat luar biasa, hingga membuat mereka seperti mempunyai perbandingan yang sangat jauh Ketika mereka berada di dunia Para manusia.
"Sebaiknya kita istirahat dulu, istriku. karena kita harus mengatur kekuatan kita!!" seru Kaisar Han yang membuat Yura menganggukkan kepalanya.
Pria tua yang berada di tempat itu dia hanya menganggukkan kepalanya, pria tua itu tidak akan pernah mengira kalau sepasang suami istri itu mempunyai kekuatan yang sangat luar biasa. mereka belum mengetahui kalau gravitasi yang ada di dimensi terlarang dan dunia mereka benar-benar sangat berbeda. gravitasi yang ada di dunia dimensi terlarang benar-benar sangat berat sehingga membuat kekuatan yang berada di tempat itu akan berkali lipat sangat luar biasa.
"Apakah kalian sudah selesai!!" seru pria tua kepada Yura dan Kaisar Han.
"Tentu saja master, kami sudah selesai." jawab Kaisar Han yang terlihat ngos-ngosan. kaisar Han berusaha untuk mengatur nafasnya, kekuatan yang dia keluarkan benar-benar membuat seluruh tenaganya terkuras habis.
"Satu langkah yang akan aku lakukan, namun satu langkah itu akan membuatmu menjadi seseorang yang sangat berbeda. jika kalian sudah bisa keluar dari tempat ini!" seru pria tua.
"Kami harus terus menempa diri kami, master. karena aku tidak mau Jika kami kembali nanti kami akan dikalahkan dengan begitu mudah oleh dewa matahari dan putranya!!" seru Yura.
"Master, Kenapa kau memakan buah-buahan itu sendiri? kami juga mau!!" seru Yura yang membuat pria tua menatap Yura dengan tatapan mata yang seolah menyindir.
"Kamu itu kan seorang wanita, Apa kamu tidak bisa memasak untukku dan suamimu? sebenarnya kau itu udah berasal dari dunia mana hingga kau tidak bisa melakukan sesuatu yang membuatku sedikit bangga padamu!!" seru Pria tua yang membuat Yura langsung melotot dan menunjuk pria tua tersebut.
"Pak Tua, kalau berbicara yang enak ya, enteng banget lidahmu itu mengatakan kalau aku tidak bisa apa-apa. Memangnya kamu kau mau aku masakan apa! Baiklah kita akan berburu hewan di sini setelah itu aku akan memasak untuk kalian!" seru Yura yang terlihat begitu emosi. wanita itu segera mencari hewan buruan untuk mereka makan bertiga 3.
"Master, master ini benar-benar sangat luar biasa hingga membuat istriku langsung melakukan apa yang master Katakan." ucap kaisar Han kepada pria tua.
"Tentu saja, karena aku tahu kalau istrimu itu pandai dalam segala hal. namun dia terlalu fokus untuk memperkuat dirinya hingga dia lupa kalau dia mempunyai tanggung sebagai seorang istri." jawab pria tua sambil menepuk punggung Kaisar Han.
"Master, Apakah master tidak mempunyai keluarga atau master tidak mempunyai siapa-siapa di sini?" tanya Kaisar Han kepada pria tua.
__ADS_1
"Tentu saja aku mempunyai keluarga." jawab pria tua.
"Benarkah? Lalu kenapa kau tidak pernah bilang pada kami kalau kau mempunyai keluarga!" seru Yura yang terlihat baru kembali. namun dia sudah mendengar kalau ternyata pria tua mempunyai keluarga. tentu saja Wanita itu benar-benar sangat marah karena dia merasa kalau dia dibohongi oleh pria tua.
"Salahmu sendiri kenapa tidak pernah bertanya padaku." jawab Pria tua yang kemudian berdiri sambil meninggalkan Yura dan Kaisar Han yang berada di pondok mereka.
"Suamiku, kita ikuti pria itu. enak sekali dia membohongi kita, berani sekali dia mengatakan kalau aku ini wanita tidak berguna. Aku ingin mengetahui bagaimana sifat asli dari pria tua itu, sudah tua menjengkelkan!!" seru Yora yang terlihat mengikuti kemana langkah kaki pria tua itu pergi. tak berselang lama terlihat pria tua sudah berhenti di sebuah gunung yang begitu besar, pemandangan yang begitu indah hingga membuat Yura benar-benar begitu takjub.
"Kakek tua, sebenarnya ini tempat apa? Kenapa tempat ini benar-benar sangat indah?" tanya Yura kepada pria tua.
"Tentu saja Ini rumahku, kau kira ini rumah siapa?" Jawab Pria tua yang membuat Yura menatap seorang pria yang mempunyai wajah yang sangat misterius.
"Benarkah? lalu di mana keluargamu? kau bilang kamu punya keluarga?" tanya Yura yang membuat pria tua langsung menghentakkan kakinya sebanyak 3 kali. Hal itu membuat Gunung itu membuka sebuah pintu dan mengeluarkan begitu banyak makhluk yang benar-benar tidak pernah dilihat oleh Yura sama sekali.
"Ini Kenapa banyak hewan kecil-kecil seperti ini, hus.. hus.. hus.. hus.. hus!!" seru Yura yang mengusir hewan-hewan kecil seperti capung yang ada di dekatnya.
"Kau jangan pernah melakukan hal itu kepada keluargaku!" seru Pria tua yang membuat Yura menghentikan tangannya.
"Keluargamu di mana? keluargamu Pak Tua?" tanya Yura kepada pria tua.
"Tampakkan wujud kalian semua!!" seru Pria tua yang membuat hewan-hewan yang ada di tempat itu langsung menampakan diri mereka semuanya, para capung yang seperti kupu-kupu seketika berubah menjadi seorang wanita bersayap, seorang pria bersayap dan lain sebagainya.
"Apa-apaan ini, siapa mereka!!" seru Yura kepada pria tua.
"Perkenalkan mereka adalah keluargaku, mereka adalah anak cucuku!" seru Pria tua yang membuat Yura melotot sambil menatap satu persatu makhluk yang bentuknya benar-benar tidak bisa di nalar oleh Yura sama sekali.
*** bersambung ***
__ADS_1