PERMAISURI SANG KAISAR

PERMAISURI SANG KAISAR
Dia akan menjadi isteriku


__ADS_3

"Ada apa ini!!" teriak Yura yang begitu terkejut karena mendengar suara teriakan Kaisar Han yang berada di depannya. Yura menatap sang Kaisar yang sudah berdiri sembari menatap pria itu. Yura belum mengetahui kalau di belakang tubuhnya itu sudah berdiri siluman rubah merah.


"Apa yang kau lakukan Yang mulia? Kenapa kau berteriak seperti itu Yang mulia? kau kira aku ini tidak punya telinga apa! Kenapa yang melihat teriak-teriak seperti itu!!" seru Yura dengan suara yang benar-benar begitu keras hingga membuat Kaisar Han melirik ke arah Yura yang menandakan kalau dia harus melihat kebelakang.


"Ada apa dengan matamu Yang mulia? Kenapa kau melakukan hal itu?" tanya Yura kepada kaisar Han.


"Lebih baik kau melihat ke belakang daripada bertanya." jawab Kaisar Han yang kemudian menarik tubuh Yura ke belakangnya. Yura yang berada di belakang tubuh Kaisar Han, wanita itu mengintip lewat tangan sang Kaisar.


"Kau!!" teriak Yura saat melihat siluman rubah merah sudah berada di tempat itu.


"Halo, Dewi cantik!" seru siluman rubah merah.


"Yang mulia, kenapa siluman ini berada disini?" tanya Yura kepada kaisar Han. sang Kaisar melirik yang ada di belakang tubuhnya. sesaat kemudian terlihat siluman rubah merah berusaha untuk mendekati Yura.


"Dinding pelindung!!" seru Kaisar Han yang sudah menggunakan kekuatan dewa untuk membuat perisai pelindung dirinya dan Yura agar siluman rubah merah tidak bisa mendekatinya ataupun Yura.


"Yang mulia, Mengapa kau harus melakukan hal itu? apakah kau tidak mempunyai sopan santun sama sekali?" tanya siluman rubah merah kepada kaisar Han.


DRERTTTTT....


terlihat siluman rubah merah mencoba untuk menyentuh perisai pelindung yang dibuat oleh kaisar Han. Namun nyatanya ketika pelindung itu disentuh oleh siluman siluman rubah merah, pelindung itu seketika mengeluarkan Medan energi yang sangat besar.


"Jadi, Kaisar Phoenix menggunakan pelindung perisai untuk para siluman." ucap siluman rubah merah yang benar-benar sudah merasakan kalau dirinya sudah terkena serangan dari Kaisar Han secara tidak sengaja.


"Lakukan saja seperti apa yang ingin kalian lakukan." ucap siluman rubah merah yang terlihat benar-benar menggunakan cara licik untuk menyerang Kaisar Han.


"Dengarlah rubah merah, di sini bukanlah tempatmu, lalu Mengapa kau mencoba untuk memasuki kerajaan ku?" tanya Kaisar Han kepada siluman rubah merah.


"Aku kesini karena aku harus mengambil milikku Yang mulia." jawab siluman rubah merah.

__ADS_1


"Tidak mempunyai apa-apa disini, karena ini bukan wilayah mu." Jawab Kaisar Han yang terlihat masih bersikap normal.


"Ada sesuatu milikku yang tertinggal di sini." jawab siluman rubah merah yang tetap bersikukuh kalau sesuatu miliknya berada di kerajaan tanah surgawi.


"Memangnya apa-apa yang tertinggal disini milikmu yang tertinggal di sini?" tanya Kaisar Han kepada siluman rubah merah.


"Gadis itu, Gadis itu adalah calon istriku, jadi aku harus mengambilnya." jawab siluman rubah merah.


Kaisar Han yang mendengar kata-kata itu, seketika dia benar-benar sangat marah saat siluman rubah mengira mengatakan bahwa Yura adalah calon istrinya.


"Lancang, Kau benar-benar sangat lancang Dengan mengatakan kalau wanita ini adalah calon istrimu!!" seru Kaisar Han yang mulai emosi.


"Benar Yang mulia, dia adalah calon istriku. jadi aku harus mengambilnya dan membawanya kembali ke kerajaan ku." jawab siluman rubah merah.


"Kalau kau mengatakan hal itu, maka jangan salahkan aku jika aku akan menebas kepalamu." jawab Kaisar Han. pria itu keluar dari perisai yang dia buat untuk Yura.


Siluman rubah merah yang terkenal mempunyai kelicikan luar biasa Tentu saja dia juga sudah memikirkan cara untuk mendapatkan wanita yang sekarang berada di lingkaran perisai yang dibuat oleh kaisar Han.


"Apa yang sebenarnya kau inginkan!!" seru kaisar Han.


"Aku sudah bilang Kan yang mulia, kalau aku menginginkan calon istriku kembali." jawab siluman rubah merah.


"Kau benar-benar sangat lancang!!" seru Kaisar Han yang kemudian menggunakan kekuatannya untuk menyerang siluman rubah merah.


WUSS...


TRANGG...


DRERTTTTTT...

__ADS_1


Para pengawal dan penjaga yang ada di kerajaan tanah surgawi nampak mereka mengelilingi sang Kaisar. Mereka akan melindungi Kaisar mereka dari serangan orang yang tidak mereka kenal.


"Kalian jangan pernah mendekat!!" seru Kaisar Han. siluman rubah merah mencoba untuk memecah dan mengalihkan perhatian sang Kaisar. dia akan menggunakan cara licik untuk membuat Kaisar Han lebih berkonsentrasi kepada para pasukannya daripada melindungi Yura.


Terlihat siluman rubah merah mulai menyerang para pasukan kerajaan tanah surgawi, sang Kaisar membuat dinding pelindung untuk para pasukannya. bahkan pria itu tidak segan-segan memberikan serangan kepada siluman rubah merah yang mencoba untuk menghancurkan dinding perisai yang melingkari tubuh Yura.


"Kenapa pria ini terus menerus berusaha untuk mendekatiku, siapa dia? aku tidak pernah mengenalnya." ucap Yura yang melihat siluman rubah merah mulai menyerang para pasukan kerajaan tanah surgawi. Hal itu membuat sang Kaisar sedikit kewalahan untuk melindungi Yura dan para pengawalnya.


"Dasar pria licik. Aku benar-benar sangat benci dengan pria licik sepertinya." ucap Yura yang terus melihat Kaisar Han menyerang siluman rubah merah.


1 kata yang bisa diucapkan oleh Yura, wanita itu tidak akan pernah membiarkan siluman rubah merah menghancurkan tempat tinggalnya sekarang.


"Aku benar-benar sangat kesal dengan pria ini . lihat saja aku akan membuatnya menjadi potongan-potongan parcel." ucap Yura. Yura masih melihat pergerakan Kaisar Han, tatapan matanya begitu nyalang menatap semua pergerakan sang Kaisar.


"Aku akan membawa wanita itu, Yang mulia. aku akan membawanya pergi dari sini, aku tidak peduli kalau kau titisan dewa. namun wanita itu akan menjadi istriku!!" seru siluman rubah merah yang kemudian mulai mencoba untuk menghancurkan perisai yang melindungi Yura.


TRANGG..


TRANGG..


Siluman rubah merah terus-menerus menyerang perisai pelindung yang dibuat oleh kaisar Han. sang Kaisar hanya tersenyum, karena tidak akan ada satu orang pun yang bisa merusak perisai yang sekarang menyelimuti tubuh Yura.


"Kenapa perisai ini benar-benar begitu kokoh, Bahkan aku tidak bisa merusaknya." ucap siluman rubah merah yang terus mencoba untuk merusak perisai pelindung itu.


"Aku tidak akan membiarkanmu merusak perisai itu, karena perisai itu adalah perisai yang aku buat khusus." jawab Kaisar Han yang kemudian memberikan serangan kepada siluman rubah merah.


"Kalau seperti ini, aku harus mundur terlebih dahulu. Kalau tidak pria ini akan membunuhku. ternyata kekuatannya benar-benar sangat luar biasa." ucap siluman rubah merah yang kemudian tiba-tiba menghilang dari tempat keberadaannya.


>>> bersambung <<<<

__ADS_1


__ADS_2