
"Huaaaaa....."
seorang wanita sudah membuka matanya, menggeliat sambil merilekskan tubuhnya. Gadis itu tidak mengira kalau dirinya akan berada di tempat yang begitu asing, tentu saja karena dia tadi masih dalam kondisi tidur saat Kaisar Han Phoenix membawanya ke Kerajaannya.
Tatapan mata Yura menatap tempat di sekitarnya, Entah mengapa tatapan mata Yura benar-benar terkejut saat dirinya tiba-tiba sudah berada di sebuah ruangan. tentu saja wanita muda itu mengira kalau dia berada disebuah tempat yang ada di dekat air terjun itu.
"Semenjak kapan aku sudah masuk kedalam pondok ini?" tanya Yura yang mengira kalau dirinya berada di gazebo yang ada di dekat air terjun.
Langkah kaki Yura terus maju dan menatap di sekelilingnya,
"Kok aneh banget gini ya..." ucap Yura lagi yang kemudian melihat sebuah pintu, sebuah pintu yang begitu besar dan sebuah ranjang. "Apa mungkin aku tidur sambil jalan dari luar tempat itu masuk kedalam pondok ini ya..." ucap Yura kembali yang masih kebingungan.
Saat dia membuka mata tiba-tiba sudah ada di tempat itu, kemudian Yura ingin membuka pintu tempat keberadaannya sekarang. langkah kaki Yura terhenti saat ada suara langkah kaki mendekatinya,
Rertttt....
tiba-tiba pintu itu sudah dibuka oleh begitu banyak para wanita yang memakai pakaian yang sama dengan Kerajaan Langit biru. Yura menatap para wanita yang memakai pakaian seperti di Kerajaan langit biru.
"Nona sudah bangun!" seru para dayang Kerajaan Tanah Surgawi
"Kalian ini siapa, Kenapa kalian ada disini?" tanya Yura.
"Sebaiknya kita membersihkan tubuh wanita ini agar bersih." ucap salah satu dayang Kerajaan. tiba-tiba Yura langsung diangkat dan di bawa ke sebuah tempat.
"Kalau kalian tidak menurunkan ku, kalian bakal aku hajar habis-habisan!" seru Yura yang kemudian memukul satu persatu para dayang wanita yang tadi mengangkat dirinya.
__ADS_1
"Berani benar kalian langsung menangkapku, kalian ini siapa sih?!" seru Yura.
"Ternyata wanita ini mempunyai kekuatan yang hebat." ucap salah satu dayang.
"Apa sebaiknya salah satu diantara kita memanggil Yang Mulia Kaisar Phoenix!" seru salah satu dayang yang membuat dayang yang lainnya berlari untuk mencari keberadaan Kaisar Han Phoenix.
Di sebuah ruangan pribadi milik Kaisar Han Phoenix, pria itu sedang membersihkan dirinya dan memakai pakaian yang dibantu oleh para dayang Kerajaan.
"Yang Mulia, Yang Mulia!!" seru para dayang yang sudah berada di depan kediaman Kaisar Phoenix.
Tatapan mata Kaisar Han Phoenix sangat terkejut, karena salah satu dayang yang dia tugaskan untuk melayani gadis cantiknya sudah berada ada di kediamannya.
"Apa yang kau lakukan disini, aku sudah memerintahkan mu untuk melayani Gadis cantikku!" seru Kaisar Han Phoenix.
Kaisar Han Phoenix terkejut karena para dayang Kerajaan nya telah dihajar oleh seorang wanita yang tadi dia temukan.
"Lalu dimana Gadis cantikku itu?!" seru Kaisar Phoenix.
"Hamba tidak tahu Yang Mulia, wanita itu masih berada di kediamannya." jawab dayang. dengan terburu-buru Kaisar Han Phoenix langsung memakai pakaiannya, pria itu berlari ke tempat gadis cantik yang dia temukan.
Terlihat seorang gadis cantik sudah berada di atap kediamannya, dia terus-terusan marah kepada para wanita yang berada di bawah kediamannya.
"Dengar ya pergi Kalian dari sini, kalau tidak... akan ku hantam kepala kalian dengan genteng ini!" seru Yura yang sudah berada di atap kediamannya.
"Nona, nona, sebaiknya Nona turun. kalau tidak Nona dalam bahaya!" seru para dayang.
__ADS_1
"Sekarang ini aku sudah dalam bahaya! Siapa kalian dan di mana tempat ini?!" seru Yura yang sudah berteriak tidak karuan. wanita itu benar-benar merasa terancam karena dirinya berada di tempat lain dan tidak berada di dekat air terjun keberadaannya tadi.
"Nona, cepat turun Nona! itu berbahaya!" seru para dayang.
"Minggat nggak, kalian kalau tidak minggat dan pergi dari sini akan kulempar kalian dengan genteng-genteng ini! ya.. biar kepala kalian itu pada benjol semua!" seru Yura.
Tatapan mata Kaisar Han Phoenix menatap seorang gadis cantik yang sudah berada diatas kediamannya, tentu saja sebuah senyum terukir indah di bibir Kaisar Phoenix.
"Ternyata Gadis cantikku ini mempunyai kekuatan juga." ucap Kaisar Phoenix yang terus menatap kelakuan Yura yang berada di atap kediamannya. Yura sedikit kebingungan karena dia harus kemana.
"Ini tempat apa, milik siapa dan kenapa aku ada di sini...." gerutu Yura yang kemudian berdiri di atap genteng kediamannya.
"Aduh ini bangunan kok luas banget ya, ini bangunan kalau aku jadikan rumah.. aku bisa jadi juragan kos kosan dan juragan kontrakan." ucap Yura.
Seorang pria terus menatap orang wanita yang begitu kebingungan dengan keberadaannya, dia terus mondar-mandir ke kanan dan ke kiri.
"Ya ampun Ini tempat apaan sih luas banget, ini kalau melarikan diri dari tempat ini berapa hari ya butuh waktunya." ucap Yura yang kemudian nampak menjinjitkan kakinya untuk melihat tempat keberadaannya. salah satu tangannya dia letakkan di dahi untuk menatap dengan jelas.
"Ya ampun Ini tempat apaan sih.. kenapa aneh banget." ucap Yura.
"Nona cepat turun, Nona. bahaya!!" seru para dayang. Kaisar Han Phoenix menatap Yura, wajah cantiknya seperti diterpa sinar matahari yang menyilaukan.
"Cantik wanita ini benar-benar cantik..." ucap Kaisar Han Phoenix yang terus menatap Yura. pria itu duduk manis di sebuah tempat yang ada di kediaman Yura.
** bersambung **
__ADS_1