PERMAISURI SANG KAISAR

PERMAISURI SANG KAISAR
Dewa matahari menyerang siluman rubah merah


__ADS_3

"Cobalah kalau bisa, aku ingin lihat Bagaimana kau mengeluarkan seluruh tenaga mu. aku akan membuatmu menjadi bangkai di hutan ini!!" seru siluman rubah merah.


"Aku akan membunuhmu terlebih dahulu sebelum kau membunuhku!!" seru Elios yang terlihat mulai mengeluarkan tenaganya, pria itu itu begitu mudah terpancing amarahnya Jika dia dihina mengenai kekuatannya.


"Aku tidak akan membiarkanmu melukaiku, kau hanyalah makhluk setengah Dewa!!" seru siluman rubah merah.


"Kau benar-benar makhluk iblis!" seru Elios kepada siluman rubah merah.


"Siapa Kau, berani sekali kau mencoba untuk menghancurkan dinding perisai yang aku buat!" seru siluman rubah merah kepada Elios.


"Berani sekali kau membuat guncangan disekitar tempatku, hingga membuat aku tidak bisa melakukan meditasi dan aku harus hentikan meditasi ku!!" seru Elios.


"Berani sekali kau mencoba untuk mencoba menghancurkan dinding perisaiku!!" seru siluman rubah merah kepada Elios.


"Seharusnya aku yang mengatakan hal itu, berani sekali kau mengganggu meditasi ku!!" seru siluman rubah merah kepada elios.


Terlihat Elios tidak akan membiarkan siapa pun berusaha untuk menyerangnya pria sombong itu memiliki 1000 cara agar musuh-musuhnya bisa tunduk padanya.


"Benarkah? Apakah kau yakin bisa mengalahkan aku?" Tanya siluman rubah merah kepada Elios.


"Berani sekali kau mengatakan hal itu padaku!!" Seru Elios.


"Hyaaa!!!" Teriak Elios yang sudah mengeluarkan seluruh tenaganya.


DRERTTTTT..


CTASS..


CTASS..


Kekuatan siluman rubah merah dan elios benar-benar sudah beradu, pria itu tidak akan membiarkan siapa pun berusaha untuk melawannya.


"Hyaaa!!" Teriak Elios.

__ADS_1


DRERTTTTTT...


DRERTTTTT..


"Aku tidak akan membiarkanmu menghinaku, kau hanyalah makhluk hina yang terlahir dari darah iblis!!" seru Elios kepada siluman rubah merah.


Sebuah senyum ditunjukkan oleh siluman rubah merah ketika dirinya dihina oleh Elios sedemikian rupa. "Saat kau menghinaku, Apakah kau tidak melihat dirimu sendiri wahai putra dari dewa matahari!!" seru siluman rubah merah yang tidak mau kalah dengan Elios. pria itu benar-benar tidak akan membiarkan siapa saja berusaha untuk menghinanya.


"Bergeraklah wahai tanah!!" Seru siluman rubah merah.


"Aku akan membuatmu merasakan apa yang telah kau lakukan kepadaku!!" seru Elios yang kemudian menggunakan seluruh kekuatannya untuk menyerang siluman rubah merah.


DRERTTTTT...


Di hutan itu sekarang terjadi pertempuran antara siluman rubah merah dan Elios. dua kekuatan yang ingin menjadi pemimpin tertinggi.


"Aku tidak akan membiarkanmu berusaha untuk menjadi yang terkuat!" seru Elios.


"Jika kau bisa membunuhku, berarti Kau adalah orang yang paling hebat." jawab siluman rubah merah yang kemudian terus melakukan penyerangan kepada Elios.


Kekuatan siluman rubah merah yang begitu dahsyat tidak akan mampu ditandingi oleh Elios, makhluk setengah Dewa itu masih belum bisa mengendalikan kekuatan Zarka. karena dirinya hanya mampu menggunakan sedikit kekuatan Zarka yang masih berada di tubuhnya.


"Kau berusaha untuk menyerang ku, sedangkan kekuatan mu saja belum bisa untuk mengalahkan ku!!" seru siluman rubah merah.


"Sombong sekali kau!!" seru Elios.


Suara yang begitu keras dan goncangan yang lumayan hebat di dalam hutan tempat Elios dan siluman rubah merah berkelahi. kedua makhluk itu tidak akan menghentikan pertarungan mereka, karena mereka ingin menjadi makhluk yang paling kuat di antara makhluk yang lain.


"Bergeraklah, wahai tanah!!" seru Siluman rubah merah yang sudah menggunakan kekuatannya. terlihat sekali kalau pria itu tidak akan membiarkan makhluk setengah Dewa seperti Elios menghina darah iblis yang ada di tubuh siluman rubah merah.


"Aku tidak akan membiarkanmu menghinaku terus-menerus. Kau adalah makhluk setengah dewa, namun hatimu adalah hati seorang iblis!!" seru siluman rubah merah yang kemudian menggunakan kekuatannya. tanah yang dipijak oleh Elios ketika mulai bergerak naik. Hal itu membuat Elios benar-benar sangat terkejut.


Ternyata siluman ini benar-benar sangat hebat, jika aku terus melawannya maka seperti kata ayah bisa-bisa aku akan mengakhirinya waktu di sini." ucap Elios yang kemudian secara tiba-tiba menghilang untuk menyelamatkan nyawanya.

__ADS_1


"Jangan pergi kau!!" seru siluman rubah merah yang kemudian menggunakan kekuatannya Untuk menghentikan Elios yang hendak pergi darinya.


Kekuatan menjebak bayangan, ilmu yang dimiliki oleh siluman rubah merah itu benar-benar sangat luar biasa, Elios yang ingin melarikan diri pun tidak bisa karena bayangannya sudah ditangkap oleh siluman rubah merah, Hal itu membuat Elios seketika tidak bisa bergerak sama sekali.


"Cobalah untuk lari dariku, Aku mau tahu apakah kau bisa melarikan diri dari tempat ini." ucap siluman rubah merah yang kemudian mendekati Elios.


Siluman rubah merah nampak berjalan didepan Elios sembari berkacak pinggang. berani sekali kau menghina darah iblis yang ada di tubuhku. Apakah kau tidak tahu juga kalau kau mempunyai titisan darah iblis juga!!" seru Siluman rubah merah yang membuat Elios menatap wajah pria yang ada di depannya itu.


"Kau jangan coba-coba untuk menggoncang perasaanku, karena aku tidak akan terpedaya oleh makhluk sepertimu!!" seru Elios yang kemudian mencoba untuk melepaskan sihir yang digunakan siluman rubah merah untuk menangkap dirinya.


"Ha-ha-ha..,kau tidak akan bisa keluar dari kekuatanku ini. karena bayanganmu sudah aku tangkap!!" seru siluman rubah merah yang membuat Elios nampak tidak bisa bergerak sama sekali.


Dewa matahari yang mengetahui kalau putranya tertangkap oleh siluman rubah merah, tentu saja dengan segera pria itu langsung menyerang siluman rubah merah dengan begitu membabi buta. hingga membuat siluman rubah merah yang masih mengikat bayangan Elios seketika dia langsung menghindar dari serangan dewa matahari.


"Lihatlah, dewa matahari ternyata sudah sampai disini untuk menolong putranya!!" seru siluman rubah merah.


"Berani sekali kau mencoba untuk melukai putriku!!" seru dewa matahari.


"Memangnya kenapa aku tidak boleh menyerang putramu? sedangkan putramu sendiri mencoba untuk menyerang Ku?!" teriak siluman rubah merah. makhluk hina sepertimu berani sekali menyerang Putra Ku!" teriak dewa matahari.


"Tidak, kalian berdua hanyalah para dewa yang mempunyai sifat yang begitu buruk dan hati seorang iblis. siluman rubah merah akhirnya pertempuran kembali terjadi antara siluman rubah merah dan Elios.


"Cahaya kematian!!" seru dewa matahari yang sudah menggunakan kekuatannya untuk menyerang siluman rubah merah.


"Kegelapan, makhluk bayangan!" seru siluman rubah merah yang sudah menggunakan kekuatan gelap yang dia miliki untuk menyerang dewa matahari yang tadi menyerang dirinya.


"Majulah Dewa, Aku juga ingin tahu bagaimana kekuatanmu. Aku ingin melihat Apakah kau sahabat yang orang-orang itu Katakan?!" seru siluman rubah merah yang terus memprovokasi Dewa matahari agar dirinya tidak bisa fokus saat siluman rubah merah menyerang dirinya.


"Dasar makhluk hina, berani sekali kau menghina aku!!" seru dewa matahari kepada siluman rubah merah.


"Kalian adalah makhluk yang sama-sama tidak layak disebut sebagai Dewa!!" seru siluman rubah merah yang kemudian mengangkat salah satu pohon yang begitu besar dan pohon itu diarahkan ke dewa matahari.


*** bersambung ****

__ADS_1


__ADS_2