PERMAISURI SANG KAISAR

PERMAISURI SANG KAISAR
Kaisar Elios mencoba memasuki dimensi terlarang


__ADS_3

Di sisi lain Kaisar Elios terus mencari keberadaan dari dimensi yang begitu jauh.


"Aku harus menemukan tempat itu, aku harus melatih ilmu ku, jika aku bisa menemukan dimana dimensi terlarang itu, maka aku akan mengalahkan pria itu, aku akan membuat dunia yang baru dari dunia yang selama ini tidak pernah memberikan aku ruang untuk hidup." ucap kaisar Elios yang terus mencari Di mana letak dimensi terlarang. sebuah dimensi yang benar-benar tidak bisa dijangkau oleh orang lain kecuali dia memiliki kekuatan dari Dewa iblis atau siluman.


"Haaaaa!!" teriak Elios.


ZDARRRR....


DRERTTTTTT....


DRERTTTTTT....


Ternyata Elios dibantu oleh Dewa matahari untuk menemukan keberadaan dari dimensi terlarang.


"Aku benar-benar tidak pernah mengira Kalau hari ini dunia seperti itu akan aku ditembus dengan kekuatanku, dengan begitu aku akan bisa membuat dunia baru dengan kekuatanku." ucap Elios.


DRERTTTTT....


DRERTTTTT...


ZDARRRR...


kekuatan yang ada di dimensi terlarang tersebut benar-benar sangat luar biasa, hingga membuat Elios tidak mampu untuk memasuki dimensi itu. sebuah dimensi yang mempunyai kekuatan yang tidak akan mampu ditembus oleh Elios dengan kemampuannya yang sekarang. tubuh Elios benar-benar merasakan getaran yang sangat luar biasa.

__ADS_1


"Apa ini? mengapa kekuatannya sebesar ini? kalau seperti ini terus bisa-bisa tubuhku akan terseret ke pusara kekuatan ini." ucap Elios saat melihat kekuatan itu bertambah besar seolah akan memakannya. tubuhnya seolah tersedot, tenaganya benar-benar hilang seketika berada di bibir dimensi terlarang tersebut. bahkan pria itu belum mampu memasuki dimensi itu, kekuatannya sudah lenyap seketika. terlihat Elios terduduk, tubuhnya tidak bisa mengeluarkan tenaga sama sekali.


"Kenapa kekuatan ini tidak bisa ku masuki? kenapa seperti ini..,"ucap Elios. tubuh Elios benar-benar seperti tubuh yang kehilangan tulang, begitu lemas sehingga membuat elios tidak mampu bergerak sama sekali. dewa matahari yang merasakan kekuatan putranya tiba-tiba menghilang, tentu saja pria itu seketika berusaha untuk menolong putranya.


"Kenapa kekuatannya tiba-tiba menghilang? apakah dia sudah memasuki dimensi terlarang itu." ucap dewa matahari yang berada di kediaman langit. Dia berada di kediamannya. dewa matahari langsung berdiri, dia ingin mengetahui apa yang terjadi dengan putranya, tangannya terayun dia mengeluarkan Sebuah cermin yang memiliki cahaya yang sangat luar biasa. cermin matahari, Itulah nama benda keramat yang dimiliki oleh dewa matahari dengan menggunakan cermin matahari.


Dewa matahari berusaha untuk mencari keberadaan putranya, dia ingin mengetahui apa yang terjadi pada putranya, hingga dia bisa merasakan kalau kekuatan putranya itu tiba-tiba menghilang.


"Cermin matahari, tembus dimensi terlarang itu, aku ingin melihat keadaan Putraku!!" seru dewa matahari yang membuat cermin matahari langsung mengeluarkan sinarnya yang begitu menyilaukan mata. terlihat di sana gambaran seorang pria yang sudah terkapar dibibir dimensi. dia Belum memasuki dimensi itu namun dia sudah tidak sadarkan dir.


"Putraku..," ucap dewa matahari.


Sesaat kemudian sang Dewa langsung bergegas mencari keberadaan putranya, aura yang dirasakan oleh dewa matahari saat berada di dimensi terlarang tersebut benar-benar diluar dugaannya. Entah apa yang terjadi, tiba-tiba dimensi terlarang itu mengeluarkan kekuatan melebihi kekuatan yang dulu. seolah kekuatan dari dimensi terlarang itu menolak mereka untuk mendekati tempat itu.


Percuma saja karena kekuatan yang keluar dari dimensi terlarang itu benar-benar sangat luar biasa, hingga membuat dewa matahari seketika terpental begitu jauh dari tempat itu. sang Dewa tidak akan membiarkan putranya dalam masalah pria itu berdiri berusaha kembali untuk meraih putranya dan membawanya pergi dari dimensi terlarang tersebut.


"Kekuatan ini benar-benar sangat luar biasa, jika Elios berusaha untuk memasuki dimensi ini.., bisa-bisa dia akan tewas sebelum memasukinya." ucap dewa matahari yang kemudian menggunakan kekuatannya untuk mengambil putranya. seketika mereka berdua keluar dari dimensi terlarang tersebut. nafas Dewa matahari begitu terengah-engah ketika dia sudah keluar dari dimensi terlarang. tubuhnya benar-benar seperti ditarik dari raganya, kekuatannya seketika menghilang hanya tinggal beberapa persen saja untuk mempertahankan tubuhnya.


"Ternyata kekuatan itu benar-benar sangat luar biasa, bahkan kekuatan itu sangat berbeda dari yang dahulu, apa yang terjadi? kenapa di luar dimensi itu ada kekuatan petir dan kekuatan yang begitu aneh." ucap dewa matahari yang terlihat begitu lemas. dia menaruh putranya, tubuh Dewa matahari benar-benar tidak bisa untuk berdiri kembali, dia benar-benar tidak bisa mengontrol tubuhnya. seketika pria tua itu tidak sadarkan diri di suatu tempat yang ada di dunia para dewa.


Saat dewa matahari berusaha keras untuk membuat putranya menjadi penguasa yang ada di dunia para dewa dan 4 dunia yang lain. terlihat di bumi seorang wanita sedang melakukan pekerjaan yang sangat luar biasa, hari ini Yura bersama dayang Lin berjalan menuju sebuah hutan yang ada di kerajaan tanah surgawi.


"Nona, Kenapa kita kesini?" tanya dayang Lin kepada Yura.

__ADS_1


"Disinilah pertama kali aku kemari, disinilah pertama kali aku bertemu Kaisar Han. disinilah aku pertama kali bisa terbebas dari kekangan Kaisar Elios." jawab Yura.


Tatapan mata dayang Lin benar-benar begitu terpukau dengan sosok wanita yang ada di depannya. memang usia dayang Lin dan Yura tidak terpaut jauh. namun kedua wanita itu mempunyai watak dan pemikiran yang begitu jauh.


"Oh ya, dayang. bagaimana dengan pria itu? apakah kau masih berhubungan dengan dia?" tanya Yura kepada dayang Lin.


Dayang Lin menganggukkan kepalanya, wanita itu tersenyum sembari menunjuk kedua pipinya.


"Tentu saja aku masih bersama dia, bahkan kami saling bertemu jika semua pekerjaan ku sudah selesai." jawab dayang Lin.


"Lalu, apa yang terjadi lagi?" tanya Yura yang terlihat begitu penasaran dengan cerita yang dikatakan oleh dayang Lin.


"Kamu itu kalau jadi wanita yang cepat gitu loh gerakannya, Cepat segera utarakan kata cinta kemudian langsung beri label kalau dia itu milikmu." ucap Yura yang membuat dayang Lin melongo tanpa bisa mengatakan sesuatu apapun kepada Yura.


"Kok bisa gitu Nona, nanti aku dikira wanita apaan.., masa langsung menembak dan menyatakan cinta pada seorang pria." ucap dayang Lin.


"Kalau kau mau kecolongan ya nggak apa-apa." jawab Yura.


"Kalau begitu kenapa Nona tidak menerima cinta Kaisar Han? dia kan benar-benar mencintaimu, Nona?" tanya dayang Lin yang membuat Yura menatap wajah dayang Lin sambil melotot dan bibirnya begitu manyun.


"Kau ini dikasih hati malah tidak tahu diri." ucap Yura yang terlihat mempermainkan bibirnya seolah mengatakan dia tidak terima dengan kata-kata yang diucapkan oleh dayang Lin.


>>> bersambung <<<

__ADS_1


__ADS_2