PERMAISURI SANG KAISAR

PERMAISURI SANG KAISAR
Pertarungan yang tak terelakkan


__ADS_3

DUMMM....


DRERTTTTT...


DUMMM....


suara pertarungan yang begitu sengit, bisa dilihat dari mata telanjang kalau dewa matahari sudah tidak mampu lagi menyerang Yura dengan semua kemampuannya.


"Jangan salahkan aku atas semua yang telah kau terima. kau telah membangunkanku, membangunkan sisi jahatku di masa lalu!!" seru Yura. Kaisar Han benar-benar sangat terkejut, dia tidak akan pernah tahu kalau istrinya mengingat semua mengenai masa lalu yang sekarang sudah bereinkarnasi menjadi wanita lain.


ZDARRRR...


ZDARRRR..


ZDARRRR...


tiba-tiba petir bergemuruh dengan begitu hebatnya, terlihat langit juga berwarna hitam kelam. angin berhembus dengan begitu kencang, hingga membuat kondisi yang ada di Hutan itu benar-benar sangat menakutkan.


ZDARRRR...


ZDARRRR...


ZDARRRR....


petir terus menyambar, suara gelegar petir benar-benar membuat para penduduk desa Naming sangat ketakutan. siluman rubah putih yang berada di sana dia mencoba menenangkan para penduduk desa tersebut. kalian tidak boleh melakukan apapun.


"Kalian harus tetap di sini, jangan sampai kalian keluar dari batas yang telah aku buat!!" seru siluman rubah putih.


"Komandan, ada apa? kenapa seperti ini?!" seru beberapa prajurit kerajaan tanah surgawi.


"Kemungkinan akan terjadi sesuatu yang sangat hebat, kalian tidak boleh keluar dari segel yang aku buat. jika kalian berani keluar dari segel ini maka kalian semuanya akan mati sia-sia!" seru siluman rubah putih.


Para penduduk desa dan para prajurit tanah surgawi nampak terdiam, mereka harus menjalankan semua perintah dari komandan sekaligus Jenderal kerajaan tanah surgawi.


"Tuan, apa yang terjadi? Mengapa langit tiba-tiba berwarna gelap?" tanya salah satu penduduk yang ada di desa Naming.


"Kalian tidak boleh melakukan apapun, ingat yang aku katakan. jika kalian berani melanggar perintahku kalian akan mati konyol!!" seru siluman rubah putih.

__ADS_1


Para penduduk desa..,Tentu saja tidak akan berani melakukannya, mereka baru saja keluar dari jerat kematian


"Ada apa? Kenapa tiba-tiba langit langsung gelap seperti ini?" tanya penduduk desa Naming.


"Aku tidak tahu." jawab warga yang lain.


Putri Liani dan selir Mei nampak terdiam, tentu saja selir Mei sudah mengira kalau semua kekuatan ini adalah kekuatan dari Kaisar Han dan istrinya.


"Ada apa ini? kenapa bumi bergetar begitu hebat?" tanya Putri Liani kepada Selir Mei.


"Tenanglah, Aku tidak tahu." jawab selir Mei.


"Goncangan dan getaran pada bumi yang dipijak oleh orang-orang itu membuat mereka sangat ketakutan, sama halnya dengan para dewa yang sudah turun ke bumi. mereka terus menyaksikan pertempuran antara Yura dan Dewa matahari.


"Aku tidak akan pernah mengira kalau dewa matahari mempunyai pikiran picik seperti ini." ucap Dewa bumi.


"Kita tidak akan tahu walaupun kita hidup di dunia para dewa." jawab Dewa kehidupan.


"Apa yang akan terjadi setelah ini?" tanya dewa perang.


"Kita tidak akan tahu, karena kita semua hanya bisa melihat Apa yang akan terjadi." jawab Dewa Air.


"Tenanglah, Suamiku. aku tidak akan mengeluarkan tenagaku melebihi ini, kau uruslah siluman rubah merah. aku akan mengurus kedua makhluk ini." jawab Yura.


Di sana ada Dewa matahari bersama dengan Elios, Yura melawan dewa matahari dan Elios. sedangkan Kaisar Han nampak melawan siluman rubah merah.


"Teruslah, teruslah berusaha untuk membunuhku, karena aku bisa jamin kalian tidak akan bisa melakukan apa yang akan kalian lakukan!!" seru Yura.


Tiba-tiba langit yang sudah berwarna hitam pekat itu sekarang mengeluarkan sebuah lubang yang begitu hitam. Kaisar Han mengetahui kalau itu adalah jalan menuju dimensi lain, sebuah jalan yang tidak akan bisa membuat siapapun yang memasukinya dengan mudah keluar dari tempat itu.


DRERTTTTTT...


ZDARRRR...


ZDARRRR...


suara pertarungan terus terdengar, bahkan terlihat kalau kaisar Han menggunakan kekuatannya untuk membuat siluman rubah merah terluka.

__ADS_1


"Tanah, bergeraklah!! segel batu!!" seru kaisar Han yang kemudian membuat tubuh siluman rubah merah sudah terhimpit diantara dua bebatuan dan tanah yang sudah mengeras. hanya yang terlihat kepala siluman rubah merah, seluruh tubuhnya telah dihimpit oleh batu yang sangat besar dan tanah yang menyegel batu tersebut.


"Aku tidak akan pernah memaafkanmu!!" seru siluman rubah merah.


"Silakan saja kalau kau mencoba untuk melakukan sesuatu kepadaku, namun yang jelas aku tidak akan membiarkanmu mencoba untuk mengambil apapun dariku!" seru Kaisar Han.


Langit benar-benar tergoncang, Dewa Langit yang berada di istana khayangan..,nampak pria itu terus melihat pergerakan Yura melawan dewa matahari dan elios.


"Aku tidak pernah mengira kalau kau akan melakukan hal itu, dewa matahari. berani sekali kau ingin memberontak di istana para dewa." ucap Dewa Langit.


Terlihat sekali kalau Dewa Langit akan memberikan hukuman kepada dewa matahari.


ZDARRRR...


ZDARRRR...


suara petir yang terus menggelegar dari atas langit, petir itu menyentuh tanah hingga membuat tanah yang terkena petir itu terlihat terbakar dan retak.


"Aku akan membunuhmu!!" seru Elios.


"Cobalah, aku akan membuatmu menjadi bongkahan batu yang berserakan di tanah!!" seru Yura.


Langkah kaki kemudian dihentakkan ke tanah, pria itu membuat sebuah mantra dan ingin menyegel tubuh Yura. kau ingin menyegel tubuhku.


"Bermimpilah saja, karena aku tidak akan membiarkanmu melakukan hal itu!!" seru Yura yang kemudian menyerang balik Elios hingga membuat pria itu terpental begitu jauh. hanya dengan dua kali hempasang tangan Yura, Elios terlempar begitu jauh walaupun dia sudah memiliki kekuatan kegelapan milik iblis Zarka.


"Dasar iblis!!" seru dewa matahari.


Pria itu benar-benar begitu berambisi untuk menjadi pemimpin dan menjadi orang yang paling kuat di alam semesta. dewa matahari terlihat membuat sebuah pondasi dan akan melakukan penyerangan kepada Yura, di sisi lain para dewa ingin membantu Yura dan yang lain. namun itu semuanya tidak akan mungkin terjadi karena akan membuat dewa matahari tersungkur lebih dahulu.


Dimensi terlarang telah terbuka, lubang kecil itu sekarang bertambah besar dan kekuatan yang berasal dari lubang dimensi itu. seolah Yura dan Kaisar Han dengan kekuatan yang benar-benar sangat besar.


"Apa ini!!" seru Yura yang merasakan kalau tubuhnya tersedot pusaran dari dimensi terlarang. Kaisar Han yang melihat hal itu tentu saja dia menggunakan kekuatannya.


"Aku tidak akan membiarkan lubang itu mengambil istriku." ucap Kaisar Han. Pria itu memeluk tubuh istrinya dengan begitu dia tidak akan membiarkan lubang hitam itu mengambil istrinya dengan begitu mudah.


Namun apa yang terjadi, kekuatan yang dimiliki oleh kaisar Han ternyata tidak mampu untuk melawan kekuatan dari dimensi terlarang. sebuah kekuatan yang benar-benar begitu hebat, bahkan para dewa yang berada di sana mencoba untuk menolong Yura dan Kaisar Han. namun kekuatan mereka juga tidak mampu.

__ADS_1


"Isteriku!!" seru Kaisar Han yang memeluk erat istrinya. sesaat kemudian di lubang dimensi terlarang itu telah menyedot tubuh Yura dan Kaisar Han. hingga membuat tubuh kedua orang itu sudah tidak terlihat lagi dan dewa matahari yang melihat hal itu mereka tertawa terbahak-bahak. mereka tertawa saat melihat tubuh Yura dan Kaisar Han telah sirna terbawa kekuatan yang sangat hebat itu.


*** bersambung ****


__ADS_2