PERMAISURI SANG KAISAR

PERMAISURI SANG KAISAR
Tersedot dimensi terlarang


__ADS_3

"Hahaha..,ternyata alam semesta masih berpihak padaku. wanita itu ingin membunuhku namun dia malah tertelan oleh pusara hitam itu!" seru dewa matahari yang sudah berpikir kalau kekuatan kegelapan itu telah menyedot Yura dan Kaisar Han.


Namun terlihat di sebuah alam yang sangat berbeda, Syalila dan sang suami juga merasakan kekuatan yang sangat luar biasa. kekuatan yang belum pernah dia rasakan.


"Suamiku, Apakah kau bisa merasakan kekuatan ini?" tanya Yura kepada suaminya.


"Kelihatannya kekuatan ini benar-benar sangat luar biasa, istriku. bahkan kekuatan ini lebih besar daripada kekuatan di masa kita dahulu." jawab Ley.


"Namun Apa yang terjadi jika kekuatan ini benar-benar sangat hebat?" tanya Syalila.


"Aku tidak tahu, Istriku. Namun kita harus bersiap-siap dengan semua kemungkinan yang terjadi." jawab Ley.


Syalila dan suaminya yang berada di dunia para peri, mereka berdua terus memperhatikan seluruh kekuatan dari para dewa yang tidak mampu untuk menutup kekuatan dari dimensi terlarang tersebut.


"Para dewa tidak mampu menolong atau menutup lubang hitam itu. kemungkinan besar kita juga tidak akan mampu untuk menutup lubang itu, karena aku yakin lubang itu akan menimbulkan masalah yang sangat luar biasa." ucap Syalila.


"Kau benar istriku, Namun kita hanya bisa melihat Apa yang akan terjadi selanjutnya. karena aku yakin kita tidak boleh turun tangan dengan masalah ini, ini bukanlah masalah kita." jawab Ley.


"Aku benar-benar tidak menyukai sifatmu yang seperti ini, dari dahulu sampai sekarang kau selalu menganggap sederhana semua permasalahan. Apakah kau tidak ingin membantu mereka atau kau tidak ingin menolong mereka?" tanya Syalila kepada sang suami.


"Tenang saja istriku, aku yakin kedua makhluk yang tersedot itu akan bisa melakukan sesuatu, karena yang aku rasakan kalau mereka mempunyai kekuatan yang hampir setara dengan kekuatan kita." jawab Ley.


"Namun jika dua makhluk itu membuat kerusuhan di bumi ini, maka aku tidak akan segan-segan untuk menghancurkannya. aku tidak peduli menggunakan ilmu bangsa peri, Dewa ataupun ilmu para siluman. aku akan membunuh dewa matahari dan putranya." jawab Syalila yang membuat sang suami mencoba untuk menenangkan istrinya itu.


"Ini bukanlah permasalahan kita, istriku. kita hanya melihat terlebih dahulu, tapi jika mereka berdua membuat kehancuran maka kita harus menghentikan mereka." jawab Ley.


"Sudah ratusan tahun aku tidak pernah ikut campur dalam permasalahan para makhluk yang ada di dunia manusia. jika mereka semuanya dimusnahkan maka aku tidak akan tinggal diam saja." Jawab Syalila.


"Aku juga tidak akan membiarkan hal itu terjadi, istriku. kau tenang saja kita akan lihat apa yang terjadi setelah ini." jawab Ley.

__ADS_1


Dunia peri terlihat menatap raja dan ratu mereka, nampak sekali kalau raja dan ratu mereka memikirkan sesuatu yang telah terjadi di dunia Para manusia.


"Yang mulia, apakah Yang mulia mengkhawatirkan para manusia itu?" tanya seorang peri kepada Syalila.


"Tentu saja tentu saja Aku tidak akan membiarkan mereka menghancurkan dunia Para manusia. keturunanku semuanya ada di sana, Jika sampai anak keturunan ku dihancurkan oleh dewa matahari dan putranya lihat saja akan aku binasakan dua makhluk itu tanpa tersisa sama sekali." ucap Syalila.


Apa yang dikatakan oleh wanita itu tidak akan dia pungkiri, satu kata yang diucapkan pasti akan dia lakukan. ley menatap istrinya, pria itu tahu kalau istrinya benar-benar mengkhawatirkan para makhluk yang ada di bumi. beberapa kerajaan yang ada di bumi juga akan hancur jika mereka sampai menguasai ilmu iblis dari Zarka.


"Dewa matahari dan putranya benar-benar berambisi untuk menjadi pemimpin dari 5 alam. aku yakin mereka berdua akan menggunakan seluruh ilmu kegelapan yang dimiliki oleh iblis Zarka." ucap Ley yang kemudian memerintahkan para siluman untuk menjaga kerajaan hutan hijau yang sekarang sudah diselimuti oleh segel para siluman.


Sudah ribuan tahun kerajaan itu tidak pernah mencampuri urusan Para manusia yang ada di bumi. namun beberapa kerajaan yang masih bertahan Seperti kerajaan langit, kerajaan petir kerajaan-kerajaan yang lain semuanya masih bertahan di bawah pimpinan generasi selanjutnya.


"Iblis Zarka benar-benar meninggalkan sebuah warisan yang sangat berbahaya, Bahkan dia telah menelurkan keturunan-keturunan yang akan membinasakan seluruh umat manusia." ucap Ley.


"Mereka bukan saja akan melakukan hal itu, namun mereka berdua ingin menjadi pemimpin alam semesta. aku yakin mereka juga ingin mengetahui mengenai dunia para peri, sebuah dunia yang tidak pernah menampakan wujudnya." ucap Syalila.


Kita cari tahu mengenai bagaimana kondisi Kaisar Han dan Yura yang sudah tersedot di pusara dimensi terlarang. sebuah dimensi kegelapan dengan kekuatan yang sangat luar biasa, sebuah tempat yang ternyata mempunyai bentuk hampir mirip dengan dunia Para dewa. sepasang suami istri yang masih belum tersadar dari pengaruh kekuatan yang berada di dunia para kegelapan.


UHUKK...


UHUKK..


terlihat Yura sudah terbangun, dia terbatuk dan merasakan sesuatu yang benar-benar membuatnya seperti kehilangan seluruh kekuatan.


"Kenapa tubuh tiba-tiba tidak bisa digerakkan seperti ini? Apakah ada sesuatu yang terjadi padaku." ucap Yura yang terlihat berusaha untuk membuka matanya. kedua bola matanya masih tertutup, tubuhnya terasa tidak mempunyai kekuatan sama sekali. tenaganya benar-benar terasa tercekat.


"Apa ini, apa ini kenapa tubuhku tidak bisa digerakkan sama sekali." ucap Yura yang kemudian berusaha untuk menggerakkan tubuhnya. kedua bola mata Yura terbuka dia terus melihat di sekelilingnya, sebuah tempat yang benar-benar begitu sunyi.


UHUKK...

__ADS_1


UHUKK..


sama seperti halnya dengan Yura, Kaisar Han juga sudah mulai terbangun. tatapan mata Kaisar Han mencari keberadaan istrinya. Hal pertama yang harus dia cari adalah wanita yang sangat dia cintai.


"Apa ini, kenapa tubuhku tidak bisa digerakkan sama sekali." ucap Kaisar Han. sama seperti dengan Yura, ternyata Kaisar Han juga tidak bisa menggunakan kekuatannya sama sekali.


"Di mana ini, kenapa aku tidak bisa menggunakan kekuatanku sama sekali." ucap Kaisar Han.


"Suamiku." ucap Yura yang masih dalam kondisi terbaring tak berdaya dan tidak mempunyai kekuatan sama sekali.


"Isteriku." ucap Kaisar Han yang telah melihat istrinya. pria itu berusaha untuk menggerakkan tubuhnya, Namun sayang sekali dia tidak mampu untuk bergerak ataupun menggunakan kekuatannya.


"Apa yang terjadi istriku?" tanya Kaisar Han kepada Yura.


"Aku tidak tahu, suamiku. tubuhku tidak bisa bergerak sama sekali." jawab Yura.


"Dimana ini?" tanya Kaisar Han kembali.


"Aku tidak tahu, suamiku. tempat ini benar-benar begitu sunyi." jawab Yura.


Sesaat kemudian Kaisar Han kembali merebahkan tubuhnya, dia mengatur nafasnya mengatur tenaganya dan mencoba kembali menggunakan kekuatannya.


"Bagaimana suamiku?" tanya Yura kepada sang suami.


"Aku sama sekali tidak bisa menggerakkan tubuhku, istriku." jawab Kaisar Han.


"Aku juga sama, aku tidak bisa menggerakkan tubuhku sama sekali." jawab Yura yang terus berusaha untuk menggerakkan tubuhnya. seolah tubuhnya dihimpit oleh batu yang benar-benar sangat besar.


*** bersambung ***

__ADS_1


__ADS_2