
1 tahun sebelumnya...
Barra di hampir oleh gadis cantik inveran cowok cowok SMA Alexandria. Barra sering kali memergoki Vallen ketika gadi itu sedang menyimpan hadiah untuknya. Kali ini Barra memberanikan diri untuk menghampiri dan menangkap basah si pengagum rahasia ini.
"Ohh jadi selama ini kamu yang selalu menyimpan hadiah di meja gue." Ujar Barra seraya mendekat pada Vallen yang terkejut akan kedatangannya.
Vallen membalikkan badannya dan menghadap ke arah Barra. Wajah nya merah meroba seperti udang rebus. Vallen memang sengaja, ia tidak mau terus terusan bersembunyi, kalau bersembunyi terus kapan jadianya. Pikir Vallen.
"Iya, selama ini gue pengagum rahasia lo. Lo pasti terkejut kan cewek secantik gue, mau ngejar cowok kayak lo." Ujar Vallen dengan bangga.
"Kalo gue gak ganteng, mana mungkin lo mau jadi pengagum rahasia gue, bahkan udah banyak barang yang lo simpen di atas meja gue." Barra mencondongkan wajahnya agar mendekat pada wajah Vallen. Membuat Vallen tidak bisa bernafas, melihat kegantengan yang bak dewa ini yang jaraknya hanya 1 jengkal.
Sialan ganteng banget!
" Nafas dong, gue gak mau bikin anak orang mati." Barra terkekeh saat mengatakan hal itu, lalu menjauhkan wajahnya dari Vallen.
Akhirnya Vallen bisa bernafas lega. Ia masih terkejut dan jantungnya pun berdegup kencang 2 kali dari biasanya. Karena tidak kuat, Vallen berlari keluar kelas Barra. Mereka baru kelas 10 semester 2, Ayah Vallen belum jadi donatur sekolah.
Setelah kejadian itu, Vallen memberanikan diri untuk mendekati Barra duluan. Karena ia tahu, tipe karakter seperti Barra itu pasti susah untuk berteman dengan cewek apalagi jadian. Jadi, Vallen bersikeras untuk menurunkan sedikit egonya untuk Barra.
Hari ke—1
"Lo mau jalan gak sama gue?" Tanya Vallen dan hanya mendapat gelengan dari Barra.
Hari ke—3
__ADS_1
"Mau makan di kantin bareng gak?"
Hari ke—6
"Gue boleh nebeng pulang sama lo?"
"Gak! Gue bonceng adik gue" Jawabnya dengan dingin
Hari ke —10
"Bioskop yuk?" Jawaban yang di dapat sama saja, ia mendapatkan gelengan.
Hari ke —15.
"Bar, gue cape ngejar lo. Usaha gue seakan akan sia sia, gue dapat penolakan dari lo terus. Gimana gue mau deket sama lo?!" Ucapan Vallen kali ini akhirnya sedikit hati Barra.
1 tahun kemudian...
Saat Barra baru pulang dari malang, beberapa hari dari situ. Barra terus mencari cari Vallen yang lenyap tanpa kabar, Barra terus menghubungi Vallen tapi tidak ada jawaban sekali pun.
Akhirnya ia memutuskan untuk mengunjungi rumahnya dan hasilnya pun tetap sama. Vallen bahkan tidak ada di rumahnya.
Hanya ada satu tempat favorit Vallen, ia sering datang kesana sendirian. Barra pun dengan cepat langsung pergi ke tempat yang di tuju.
Dan benar saja Vallen ada disana. Tapi sebentar, kenapa dia bersama laki laki? Perasaan Vallen tidak pernah mengajak siapa pun, bahkan orang tuanya sekali pun. Hanya Barra yang tahu dan tentunya Vallen.
__ADS_1
Barra mengendap, mendengar pembicaraan mereka berdua. Obrolannya sangat romantis seperti orang yang sedang kasmaran, bahkan mereka memanggil satu sama lain dengan sebutan sayang.
"Pantes ngilang, udah ada yang baru ternyata." Vallen sangat terkejut, melihat keberadaan Barra di hadapannya. Vallen langsung menjauh dari laki laki itu dan mendekat pada Barra.
Saat Vallen akan memegang tangan Barra, ia langsung mendapat tepisan dari Barra.
" Sayang, aku bisa jelasin semuanya. Tolong jangan dengerin aku—
" semua ini udah jelas, hubungan kita sampai sini. Jangan coba mendekat, kalo lo gak mau dapat perlakuan kasar dari gue! " Barra langsung melengos meninggalkan Vallen dan laki laki itu.
Vallen menangis, saat akan mengejar Barra, tangannya di tahan oleh laki laki itu. Dan Vallen di tarik masuk ke dalam pelukannya.
" Udah jangan di kejar, sekarang kan ada aku. Sekarang aku akan ngebahagiain kamu, kamu gak usah khawatir soal itu, aku pasti ngelakuin semuanya buat kamu."
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
**Vallen : Thor, balikin Barra gue. Susah payah gue dulu ngejar dia, sekarang dia malah pergi gitu aja. Cepet Thor balikin Barra.
Author : HEH! Suruh siap lu selingkuh dari dia. Udah tahu cowok kutub, malah lu selingkuhin. Jadi begini kan ceritanya, ahh elu.
Vallen : Apa apaan nyalain gue, pokoknya gue mau My baby bala bala gue balik lagi sama gue atau liat aja nanti gue bisa bikin perhitungan sama lo.
Author : jiahkkk ngancem, pasti bawa bawa babeh ni. Pasti lo sering nangis di ketek mak bapak lu ya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
Seperti biasa jangan lupa ninggalin jejak bestie, luvyu🤎**